SUARANEWS86.COM || Kerusakan pada jembatan yang berada di Jalan Nelayan Ujung, Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai, menjadi perhatian serius Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Infrastruktur yang menjadi akses utama masyarakat tersebut mengalami ambles pada bagian oprit atau sisi penghubung jembatan sehingga tidak dapat dilalui kendaraan.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, Pemko Pekanbaru langsung mengerahkan tim teknis dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk melakukan pemeriksaan di lapangan.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan hasil pengecekan awal menunjukkan adanya pergerakan tanah yang menyebabkan penurunan pada bagian sisi jembatan. Kondisi itu membuat struktur jalan menuju jembatan mengalami kerusakan cukup parah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tim sudah turun ke lokasi untuk melihat kondisi sebenarnya dan menyiapkan langkah penanganan. Karena jalur ini banyak dimanfaatkan masyarakat, tentu harus segera ditangani,” kata Agung, Minggu (14/6/2026).
Menurutnya, Pemko juga menjalin komunikasi dengan Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) III. Koordinasi dilakukan karena di kawasan sekitar jembatan sedang berlangsung pekerjaan penguatan tebing sungai yang menggunakan metode pemancangan.
Dugaan sementara, aktivitas tersebut ikut memengaruhi kondisi tanah di sekitar konstruksi jembatan. Apalagi, berdasarkan informasi yang diterima dari warga, sebelum ambles terjadi sebuah kendaraan crane berbobot besar sempat melintasi jembatan tersebut.
“Warga menyampaikan setelah kendaraan berat melintas, kondisi jembatan mulai menunjukkan penurunan. Namun penyebab pastinya masih akan dikaji lebih lanjut oleh tim teknis,” jelasnya.
Saat ini area jembatan telah menjadi fokus pengawasan guna menghindari risiko bagi pengguna jalan. Pemko Pekanbaru menargetkan proses penanganan dapat segera dilakukan setelah koordinasi teknis dengan pihak terkait rampung. **
Editor : Reza























