Ibu Korban Keracunan MBG di Berastagi Marah kepada Kepala BGN: Maaf Bapak Tak Merubah Keadaan

- Redaksi

Minggu, 16 Agustus 2026 - 23:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Seorang ibu yang anaknya diduga menjadi korban keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) meluapkan kemarahannya kepada Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono.

Insiden tersebut terjadi saat Kepala BGN meninjau kondisi para pelajar yang sedang dirawat di Rumah Sakit Efarina, Minggu (16/08/2026).

Sambil menangis, ibu tersebut menceritakan kondisi anaknya, siswa SMA Negeri 1 Berastagi, yang sejak Kamis mengalami sesak napas hingga harus dirawat selama tiga hari di Rumah Sakit Amanda.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sempat diperbolehkan pulang, kondisi anaknya kembali memburuk setelah mengalami mual dan gatal-gatal hingga akhirnya dilarikan ke Rumah Sakit Efarina Etahanam.

Dengan suara bergetar, ia kemudian berteriak menggunakan bahasa daerah. Ia menanyakan apa yang terkandung dalam makanan yang disantap anaknya.

Baca Juga :  Tetap Lakukan Penumbangan di Lahan Berstatus Sengketa, PT Arara Abadi Diduga Abaikan Putusan MA ‎

Hingga kini, ia mengaku belum mendapat penjelasan mengenai penyebab anaknya mengalami keracunan.

“Tolong Bapak, permintaan maaf Bapak tidak mengubah keadaan, apa sebenarnya racun yang dimakan anak saya, agar kami tahu mengobatinya,” ujarnya sambil menangis.

Dia juga meminta pertanggungjawaban BGN.

“Pertanggungjawaban yang mana yang kalian bilang, anak saya ini segeranya kenapa, tolong jangan cuma datang dan melihat kasih kami keterangan yang jelas,” ucapnya sambil teriak.

Kepala (BGN) Sudaryono menyampaikan, pihaknya akan membuka secara gamblang hasil investigasi dan tidak akan menutup-nutupi hasilnya.

“Kita akan terbuka, semuanya kita akan buka, kalau penyebab berasal dari ikan yang tidak diletakkan di ruang pendingin lebih dari 12 jam,” ujar dia.

Dia mengaku ada kelalaian oleh petugas SPPG yang fatal dan menjadi penyebab terjadinya keracunan ini.

Baca Juga :  Viral di Medsos! Polisi Ringkus Pelaku Pungli Bus Rombongan Mahasiswa di Lembah Anai

“Hasil uji sudah ada di dinas kesehatan, itu ada kelalaian yang fatal dan kita sudah lakukan penutupan dapur, dan kepala SPPG sudah kita copot,” ujarnya.

Hingga saat ini, ada 64 anak yang menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit diduga akibat keracunan MBG di Berastagi. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Parigi Moutong, Tak Berpotensi Tsunami
Breaking News! Gempa M 6,4 Guncang Simalungun, Dirasakan di Sejumlah Wilayah Sumatra Utara
Usai Mediasi dengan Kapolda, Massa Bergerak ke DPRA dan Kantor Gubernur Aceh
Kapolda Aceh Irjen Pol Ruddi Setiawan Turun Langsung Temui Massa Aksi, Kedepankan Dialog dan Persaudaraan
Peringatan Hari Damai Aceh ke-21 di Masjid Baiturrahman Berujung Ricuh, Polisi Tembakkan Gas Air Mata
DePA-RI: Jangan Biarkan Viralitas Menjadi Pengadilan Media Sosial
Kodam IX/Udayana Kerahkan Prajurit Evakuasi Warga Pascagempa M 7,7 di NTT
Gempa M7,7 Guncang NTT, Telan Korban Jiwa dan Rusak Sejumlah Bangunan

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 23:44 WIB

Ibu Korban Keracunan MBG di Berastagi Marah kepada Kepala BGN: Maaf Bapak Tak Merubah Keadaan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:02 WIB

Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Parigi Moutong, Tak Berpotensi Tsunami

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:58 WIB

Usai Mediasi dengan Kapolda, Massa Bergerak ke DPRA dan Kantor Gubernur Aceh

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:56 WIB

Kapolda Aceh Irjen Pol Ruddi Setiawan Turun Langsung Temui Massa Aksi, Kedepankan Dialog dan Persaudaraan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:28 WIB

Peringatan Hari Damai Aceh ke-21 di Masjid Baiturrahman Berujung Ricuh, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Berita Terbaru