Home / Riau / Siak

Harimau Ukuran Besar Melintas di Jalan Zamrud Siak, BBKSDA Riau Turunkan Tim

- Redaksi

Jumat, 16 Januari 2026 - 01:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

{

{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":[],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"transform":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

SUARANEWS86.COM || Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau menurunkan tim ke lapangan menyusul laporan kemunculan seekor harimau sumatera berukuran besar di jalur akses Water Injection Plant (WIP) Zamrud, Kabupaten Siak.

Harimau tersebut dilaporkan muncul pada Rabu (14/1/2026) siang di area depan WIP Zamrud, tepatnya di dekat jembatan yang menjadi jalur utama kendaraan.

Dari data yang dirangkum, satwa dilindungi itu terlihat menyeberangi jalan sebelum kembali masuk ke semak belukar di sekitar kawasan tersebut, sehingga sempat mengejutkan pengendara yang melintas.

Penampakan harimau tersebut sempat diabadikan oleh Mandor Departemen Operation, Khaidir, bersama seorang sopir bernama Dedi.

Disebutkan juga bahwa lokasi kemunculan harimau tersebut berada sekitar 1,3 kilometer dari Pos BBKSDA di kawasan Taman Nasional Zamrud.

Kepala Bidang Teknis BBKSDA Riau, Ujang Holisudin, mengatakan pihaknya langsung merespons laporan tersebut dengan melakukan pengecekan di lapangan.

“Saat ini tim dari BBKSDA Riau sedang melakukan konfirmasi langsung ke lokasi,” ujar Ujang, Kamis (15/1/2026).

Ujang juga mengimbau masyarakat dan para pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur WIP Zamrud, mengingat kawasan tersebut berada di tepi wilayah konservasi yang merupakan habitat alami harimau sumatera.

Baca Juga :  Ancam Pengemudi Ojol, Dishub Pekanbaru Pecat Jukir di Sushi Yay Jalan Riau

Untuk diketahui WIP kawasan Zamrud sendiri merupakan fasilitas industri migas yang berbatasan langsung dengan kawasan konservasi, sehingga potensi perjumpaan antara satwa liar dan aktivitas manusia masih dapat terjadi. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Lirik Monitoring Pertumbuhan Jagung Pipil Binaan
Nobar Piala Dunia 2026, Kodim 0302/Inhu Pererat Kemanunggalan TNI dan Rakyat
Jumat Berbagi, DPD LIRA Pekanbaru Salurkan Sembako untuk Warga Sidomulyo Barat
Wali Kota Pekanbaru Ingatkan Kepala Sekolah Jaga Integritas dalam Pelaksanaan SPMB 2026
Pemko Pekanbaru Perjuangkan 5.000 PPPK Paruh Waktu Menjadi Penuh Waktu
Kapolda Riau Beri Nama Anak Gajah TNTN ‘Nona Seroja’, Simbol Harapan Konservasi
Aset Negara Diduga Diacak-Acak, KNPI Riau Minta Penegakan Hukum Tegas di Lahan Sawit HPT
Drama Pelarian di PN Pekanbaru, Petugas Kejar Lima Tahanan yang Masih Buron

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:49 WIB

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Lirik Monitoring Pertumbuhan Jagung Pipil Binaan

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:29 WIB

Nobar Piala Dunia 2026, Kodim 0302/Inhu Pererat Kemanunggalan TNI dan Rakyat

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:56 WIB

Jumat Berbagi, DPD LIRA Pekanbaru Salurkan Sembako untuk Warga Sidomulyo Barat

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:11 WIB

Wali Kota Pekanbaru Ingatkan Kepala Sekolah Jaga Integritas dalam Pelaksanaan SPMB 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:54 WIB

Pemko Pekanbaru Perjuangkan 5.000 PPPK Paruh Waktu Menjadi Penuh Waktu

Berita Terbaru