SUARANEWS86.COM || Duka bercampur amarah menyelimuti massa atas kepergian driver ojek online (ojol) Affan Kurniawan dalam prosesi pemakamannya di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, pada Jumat, 29 Agustus 2025.
Affan tewas usai mobil taktis Brimob melindas tubuhnya saat kericuhan demonstrasi pada Kamis malam.
Pemakaman Affan kian emosional saat Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri, hadir. Setelah melakukan tabur bunga, Kapolda yang didampingi rombongan disambut oleh teriakan amarah dari ratusan driver ojol yang telah berkumpul.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Massa yang emosi meneriaki Kapolda dengan kata-kata “pembunuh” dan melemparkan beberapa botol ke arah rombongan, seperti dilansir dari Suara.com.
Massa ojol terlihat berusaha mendekat, menuntut agar kasus yang menewaskan rekan mereka diusut tuntas. “Usut tuntas, Pak, kasusnya,” teriak mereka.
Situasi sempat memanas, namun Kapolda berhasil diamankan oleh pengawalan ketat dari personel TNI yang membentuk barisan melingkar untuk melindunginya.
Teriakan protes terus bergema hingga Irjen Asep berhasil masuk ke dalam mobil dinasnya dan meninggalkan lokasi.
Kematian Affan Kurniawan jadi sumber gelombang protes yang kian membesar dari gedung DPR higga Mako Brimob.
Affan adalah tulang punggung keluarga. Ia tinggal bersama orang tua, abang, dan adik perempuannya di sebuah kontrakan kecil di Jatipulo, Jakarta Barat.
Sehari-hari, ia berjuang memenuhi kebutuhan keluarga dengan bekerja sebagai ojol, setelah sebelumnya juga sempat menjadi satpam.
Saat kejadian, Affan diduga tidak terlibat dalam aksi demonstrasi. Ia berada di lokasi bentrokan karena sedang mengantar pesanan makanan.
Sebuah rekaman video yang viral di media sosial menunjukkan detik-detik mengerikan saat mobil rantis Brimob melaju kencang untuk membubarkan massa.
Dalam kekacauan tersebut, Affan yang tidak sempat menghindar, tertabrak dan terlindas oleh kendaraan taktis itu. Menurut saksi mata, mobil tersebut bahkan tidak berhenti setelah menabrak korban dan terus melaju meninggalkan lokasi.
Meskipun Affan sempat dilarikan ke rumah sakit, nyawanya tidak dapat diselamatkan. **
Editor : Reza


























