Gunakan Knalpot Brong, 28 Motor Terjaring Razia Gabungan di Pekanbaru Langsung Ditilang

- Redaksi

Minggu, 25 Januari 2026 - 09:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Sebanyak 28 unit sepeda motor terjaring razia karena menggunakan knalpot brong (tidak standar) dalam patroli skala besar yang digelar Tim Riau Anti Geng dan Anarkisme (Raga) bersama Satlantas Polresta Pekanbaru, Minggu (25/1/2026) dini hari.

Patroli tersebut digelar untuk memastikan keamanan masyarakat dari ancaman geng motor dan aksi anarkisme, sekaligus sebagai wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

Dalam kegiatan ini, tim gabungan menyisir sejumlah rute strategis yang kerap dianggap rawan, mulai dari Jalan Ahmad Yani, Jalan Riau, kawasan Stadion Utama, Nangka Ujung, hingga Jalan Soekarno Hatta. Petugas juga memantau secara ketat area Stadion Rumbai dan Jembatan Siak IV.

“Sedikitnya 28 unit sepeda motor yang dikendarai para remaja kedapatan menggunakan knalpot brong (tidak standar) dan terjaring oleh tim gabungan,” kata Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Muharman.

Muharman menjelaskan, langkah tegas tersebut diambil karena penggunaan knalpot bising dinilai sangat mengganggu kenyamanan dan ketenangan warga, terutama pada malam hari.

Selain melakukan penindakan berupa tilang, tim gabungan juga merangkul para remaja agar diarahkan ke kegiatan positif, sehingga angka kriminalitas di Kota Pekanbaru dapat terus ditekan.

“Terhadap pemilik kendaraan, kami berikan sanksi tilang. Kendaraan tersebut juga akan ditahan hingga pemilik menggantinya dengan knalpot standar sesuai aturan yang berlaku,” tegas Kapolresta.

Baca Juga :  Jelang Ramadan, Satpol PP Rencanakan Gelar Razia KTP

Selain melakukan pengawasan statis, tim juga melaksanakan patroli dialogis. Petugas berinteraksi langsung dengan warga untuk memberikan imbauan kamtibmas serta mengajak masyarakat agar tidak ragu melaporkan segala bentuk potensi tindak pidana, seperti pencurian dengan pemberatan (Curat), pencurian dengan kekerasan (Curas), pencurian kendaraan bermotor (Curanmor/C3), maupun peredaran narkoba.

“Dengan kehadiran Tim Raga di lapangan, diharapkan masyarakat merasa lebih aman,” ujar Kombes Pol Muharman.

Kapolresta berharap langkah preventif tersebut dapat menciptakan situasi yang kondusif di Kota Madani, sekaligus menjadi peringatan bagi pelaku balap liar dan geng motor agar tidak melakukan aksi yang merugikan ketertiban umum. **

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Sinergi Sambut Hari Bhayangkara ke-80, BRI Rengat Inhu Dukung Fun Run 8K Polres Inhu
Mulai Senin Besok, Pendaftaran SMA/SMK Swasta Jalur Afirmasi di Riau Dibuka
Masih ada 3 SMA Negeri Belum Tuntas Kembalikan Uang Seragam, Inspektorat Riau Ambil Langkah Lanjutan
Ratusan Peserta Meriahkan Fun Run 8K Road To Riau Bhayangkara Run 2026 di Polres Inhu
Ribuan Warga Padati Jalan Sudirman, Festival Kue Talam Ketan Durian di Pekanbaru Pecahkan Rekor Muri
BASMI Riau Tantang DPRD dan Aparat Lakukan Sidak Senyap ke Lokasi Gelper
SPMB Riau 2026 Capai Tahap Akhir, Daya Tampung Sekolah Lampaui Jumlah Pendaftar
Niat Tangkap Ular, Warga Rantau Kopar Rohil Koma dan Jalani Perawatan Instensif di RSUD Mandau

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 15:28 WIB

Perkuat Sinergi Sambut Hari Bhayangkara ke-80, BRI Rengat Inhu Dukung Fun Run 8K Polres Inhu

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:51 WIB

Mulai Senin Besok, Pendaftaran SMA/SMK Swasta Jalur Afirmasi di Riau Dibuka

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:49 WIB

Masih ada 3 SMA Negeri Belum Tuntas Kembalikan Uang Seragam, Inspektorat Riau Ambil Langkah Lanjutan

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:25 WIB

Ratusan Peserta Meriahkan Fun Run 8K Road To Riau Bhayangkara Run 2026 di Polres Inhu

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:22 WIB

BASMI Riau Tantang DPRD dan Aparat Lakukan Sidak Senyap ke Lokasi Gelper

Berita Terbaru