Dugaan Pungli SPMB SMAN 5 Tapung Bergulir, BASMI Riau Minta Proses Sesuai Fakta

- Redaksi

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || KAMPAR — Hebohnya pemberitaan Kepala Sekolah SMAN 5 Tapung, Kamaruddin, M.Pd, dengan dugaan pungutan liar (Pungli) penerimaan siswa pada SPMB 2026 dan juga mencari keuntungan dalam pengelolaan seragam siswa baru.

Adapun informasi yang dikabarkan, dana tersebut bakal digunakan untuk memboyong para guru untuk pergi jalan jalan dan menikmati keuntungan hasil dugaan pungutan liar (Pungli) SMAN 5 Tapung, kab. Kampar.

Dugaan pungli yang dilakukan pihak SMAN 5 Tapung bersumber dari penyampaian orang tua siswa yang merasa keberatan dan sangat membebani perekonomian orang tua saat ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan itu dikuatkan dengan beredarnya video rapat pembahasan seragam siswa baru antara orang tua siswa yang di hadirkan langsung oleh kepala sekolah SMAN 5 Tapung, Kamaruddin, M.Pd.

Baca Juga :  Pimpin Apel Pagi, KPLP Pekanbaru : "Kita Harus Bekerja dengan Semangat dan Komitmen Tinggi"

Kepala Sekolah SMAN 5 Tapung, Kamaruddin, M.Pd saat dimintai konfirmasi dan klarifikasinya belum memberikan tanggapan apapun hingga saat ini.

Saat ini beredar pula berita, dikutip dari salah satu media online, Kamaruddin, M.Pd., membantah sejumlah tudingan yang menyebut dirinya maupun pihak sekolah terlibat dalam dugaan pungutan liar (pungli) terkait penerimaan peserta didik baru (SPMB) maupun pengadaan seragam siswa.

Kepada media tersebut, Sabtu (22/8/2026), Kamaruddin menegaskan bahwa khusus terkait pengadaan seragam siswa baru, kegiatan tersebut bukan merupakan program sekolah maupun pungutan yang dilakukan kepala sekolah ataupun guru.

Menurutnya, pembahasan mengenai seragam merupakan hasil kesepakatan para orang tua atau wali siswa baru.

Baca Juga :  Dalam Upaya Meningkatkan Rasa Aman dan Ketertiban di Tengah Masyarakat, Polda Riau Launching Program Tim RAGA

“Semua itu merupakan kesepakatan orang tua siswa baru. Saya sebagai kepala sekolah tidak ikut dalam kesepakatan tersebut. Komite juga tidak ikut menentukan ataupun mengutip uang,” tegas Kamaruddin.

Pada persoalan ini, Ketua Barisan Masyarakat Bersih dari Korupsi (BASMI) Riau, Fadli Akbar menanggapi dengan tegas dan serius.

Persoalan pungli yang ada di sekolahan itu sebenarnya sudah lama terjadi, tidak sedikit juga kepala sekolah di proses hukum, diberi sangsi tegas, dan telah di berikan juga himbauan oleh Disdik kota maupun Provinsi agar tidak ada lagi sekolah melakukan pungli.

Saat ini diketahui, persoalan dugaan pungli SMAN 5 Tapung telah masuk laporan ke dinas pendidikan Riau dan telah diproses.

Baca Juga :  Wapang TNI Tinjau Yonif TP 899/BSG dan Pembangunan Koperasi Merah Putih di Wilayah Kodam Jaya

Namun atas dugaan pungli di SMAN 5 Tapung akan kita lanjutkan ke pihak terkait, berharap tidak ada tebang pilih dalam memproses laporan masuk, jika hal itu tidak benar dan sesuai dengan bantahan Kepsek Kamaruddin, buktikan dengan fakta yang ada, bukan sekedar ucapan klarifikasi di beberapa media,” sebut Fadli. Senin (24/8/26).

Terakhir dikatakannya, BASMI Riau akan terus mendukung penuh Dinas Pendidikan Riau, Inspektorat Riau, Ombudsman Riau, dan pihak terkait untuk memproses dan mengambil tindakan tegas setiap laporan atas dugaan pelanggaran yang dilakukan setiap sekolah SMA/SMK, “tidak ada ruang bagi pelaku pungli”, tutupnya. (Zha)

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Presiden Prabowo Tiba di Pekanbaru, Pantau Penanganan Karhutla di Rimbo Panjang Kampar
Pemko Pekanbaru Liburkan Sekolah Akibat Dampak dari Kabut Asap, MBG Tetap Disalurkan
Kualitas Udara di Pekanbaru Tak Sehat, Warga Diimbau Kurangi Aktivitas di Luar Rumah Hingga Gunakan Masker
Asap Tebal Selimuti Pekanbaru, Ditlantas Polda Riau Bagikan Ribuan Masker kepada Masyarakat
Kabut Asap Memburuk, Pemko Pekanbaru Liburkan Sementara Sekolah Pembelajaran Tatap Muka
Kualitas Udara di Riau Memburuk Akibat Karhutla, Dokter Paru Imbau Gunakan Masker N95
Kabut Asap Selimuti Riau, Plt Gubernur Imbau Warga Kurangi Aktivitas di Luar Rumah
“Di Mana Nurani?” LMB Nusantara Kecam Penahanan Nova Rianti, Bayi 7 Bulan Jadi Korban

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:06 WIB

Dugaan Pungli SPMB SMAN 5 Tapung Bergulir, BASMI Riau Minta Proses Sesuai Fakta

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:59 WIB

Presiden Prabowo Tiba di Pekanbaru, Pantau Penanganan Karhutla di Rimbo Panjang Kampar

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:18 WIB

Pemko Pekanbaru Liburkan Sekolah Akibat Dampak dari Kabut Asap, MBG Tetap Disalurkan

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:17 WIB

Kualitas Udara di Pekanbaru Tak Sehat, Warga Diimbau Kurangi Aktivitas di Luar Rumah Hingga Gunakan Masker

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:15 WIB

Asap Tebal Selimuti Pekanbaru, Ditlantas Polda Riau Bagikan Ribuan Masker kepada Masyarakat

Berita Terbaru