Kualitas Udara di Pekanbaru Tak Sehat, Warga Diimbau Kurangi Aktivitas di Luar Rumah Hingga Gunakan Masker

- Redaksi

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Kualitas udara di Kota Pekanbaru memburuk dan dalam kondisi tidak sehat. Kabut asap putih terlihat cukup tebal menyelimuti Kota Pekanbaru, Senin (24/8/2026) pagi.

Berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada Minggu (23/8/2026) mulai pukul 17.00 WIB hingga 21.00 WIB, konsentrasi PM2.5 di Kota Pekanbaru terpantau berada pada kategori Tidak Sehat hingga Sangat Tidak Sehat, dengan nilai berkisar antara 170,2 µg/m³ hingga 235,7 µg/m³.

Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, melalui Dinas Kesehatan (Diskes) setempat mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi dampak kabut asap bagi kesehatan tubuh.

“Pertama, kami mengimbau warga agar mengurangi aktifitas di luar rumah,” kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Deddy Sambudi.

Menurutnya, jika memang aktivitas di luar rumah tidak dapat ditinggalkan maka warga diimbau memakai masker jika berada di luar rumah.

Deddy juga mengimbau warga untuk banyak mengkonsumsi air putih, guna menjaga kebugaran tubuh.

“Segera mencari pelayanan kesehatan Puskesmas jika ada keluhan kesehatan,” ucapnya.

Warga bisa mendatangi fasilitas kesehatan milik pemerintah kota. Ada 21 Puskesmas yang siap melayani warga tersebar di 15 kecamatan.

Baca Juga :  Satresnarkoba Polres Siak Ungkap Jaringan Narkotika, 2 Tersangka Diamankan dan 1 DPO Diburu

Warga Kota Pekanbaru diimbau agar mewaspadai gangguan kesehatan dampak kabut asap. Pasalnya, tercatat ada 376 kasus Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di Kota Pekanbaru dalam tiga Minggu terakhir.

Diskes Pekanbaru mencatat, ratusan kasus ISPA ini dalam penanganan sejumlah layanan kesehatan sejak awal Agustus 2026.

Kebanyakan kasus ISPA tersebut merupakan Non Pneumonia dengan jumlah 367 kasus.

Banyak dari pasien kasus tersebut mengalami batuk, pilek hingga radang tenggorokan.

“Yang pneunomia hanya sembilan orang, selebihnya non pneunomia,” tambah Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Edi Satriawan.

Baca Juga :  Juri LCC di Kalbar Tak Muncul Ke Publik dan Minta Maaf, Ketua MPR: Sudah Diwakili Lembaga

Menurutnya, kasus ISPA terbilang tinggi pada Juli 2026 lalu. Jumlah kasus ISPA yang mendapat penanganan di pusat layanan medis mencapai 5.325 kasus.

Dirinya menyebut bahwa kasus non pneunomia juga mendominasi. Jumlah kasus non pneunomia mencapai 5.305 kasus.

“Sedangkan yang mengalami ISPA kategori pneunomia pada Juli lalu hanya 20 kasus,” pungkasnya. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Siswa Tewas Saat Mengambil Piala, BASMI Riau Soroti SMAN 1 Tapung dan Desak Evaluasi Kepsek
Kampung Narkoba Menuju Kampung Bersinar, Polda dan Pemda Perlu Hadirkan Program Nyata
Dugaan Pungutan Parkir di Dekat RSUD Arifin Achmad, BASMI Riau Desak Pemeriksaan Lapangan
Pulang Mengambil Piala Berujung Petaka, Dua Siswa SMAN 1 Tapung Alami Kecelakaan
Jelang Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Dirlantas Polda Riau Pimpin Apel Pagi dan Pengecekan Kendaraan Patroli
Aksi Demo di Dinkes Pekanbaru Diduga Dibatalkan, Kadis Belum Beri Klarifikasi
Pajak Parkir di Pekanbaru Jadi Sorotan, Tim Media Minta Penjelasan Bapenda soal RSUD, Bandara hingga Minimarket
Polemik Fee Kayu Akasia Rantau Kasih Kembali Disorot, Datuk Marwas Sampaikan Klarifikasi

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Siswa Tewas Saat Mengambil Piala, BASMI Riau Soroti SMAN 1 Tapung dan Desak Evaluasi Kepsek

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Kampung Narkoba Menuju Kampung Bersinar, Polda dan Pemda Perlu Hadirkan Program Nyata

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Dugaan Pungutan Parkir di Dekat RSUD Arifin Achmad, BASMI Riau Desak Pemeriksaan Lapangan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Pulang Mengambil Piala Berujung Petaka, Dua Siswa SMAN 1 Tapung Alami Kecelakaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Aksi Demo di Dinkes Pekanbaru Diduga Dibatalkan, Kadis Belum Beri Klarifikasi

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page