Diduga usai Diberi Telur Mentah oleh Neneknya, Bayi 28 Hari di Surabaya Meninggal Dunia

- Redaksi

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || SURABAYA — Seorang bayi perempuan bernama Alena yang baru berusia 28 hari meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan intensif di RSUD Dr. Soetomo, Surabaya, Jawa Timur. Kasus ini menjadi perhatian publik setelah muncul dugaan bahwa bayi tersebut sebelumnya diberi telur mentah oleh neneknya.

Alena dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (11/10/2026), setelah mendapatkan penanganan medis dalam kondisi kritis di ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU), unit perawatan intensif khusus bayi baru lahir.

Kabar meninggalnya Alena turut mengundang perhatian masyarakat di media sosial. Keluarga bayi juga menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah memberikan dukungan, termasuk Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak dan tim medis RSUD Dr. Soetomo.

Emil menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Alena. Ia mengatakan, pihaknya bersama rumah sakit telah memantau kondisi bayi tersebut selama beberapa hari terakhir.

“Kami sangat berduka. Saya meyakini tim RSUD Dr. Soetomo telah memberikan pelayanan semaksimal mungkin untuk menyelamatkan nyawa ananda Alena sejak dirujuk dalam kondisi yang sangat memprihatinkan saat tiba di RSUD Dr. Soetomo,” kata Emil, melansir detikNews.

Menurut informasi yang diterima Emil dari pihak rumah sakit, Alena mengalami infeksi serius pada saluran pencernaan.

Meski demikian, hubungan antara kondisi medis bayi dan dugaan konsumsi telur mentah masih perlu diklarifikasi oleh tenaga medis yang berwenang.

Baca Juga :  Kecelakaan Maut di Rumbai, Motor Bonceng 3 Tabrak Truk Parkir, 1 Tewas Ditempat

“Untuk keterkaitan dengan apa yang dikonsumsi, mohon kita serahkan ke tim medis terkait untuk memberi keterangan. Info yang kami dapat, terjadi infeksi serius di saluran pencernaan,” jelas Emil.

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar tidak memberikan makanan atau bahan pangan yang belum sesuai dengan usia bayi. Pemberian makanan pada bayi baru lahir harus mengikuti anjuran tenaga kesehatan.

Hingga keterangan yang diberitakan tersebut, penyebab medis yang disampaikan adalah infeksi serius pada saluran pencernaan. Keterkaitan langsung dengan dugaan pemberian telur mentah belum dapat dipastikan hanya berdasarkan informasi tersebut.

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Luhut Usul ke Prabowo Kerugian Negara Bukan Tindak Pidana Korupsi
Viral! Aksi Arogan Ajudan Gubernur Kaltim ke Mahasiswa Demo
Warga Limbungan Dibuat Geger! Mayat Pria Paruh Baya Ditemukan Didalam Rumah, Polisi Amankan Anak Kandung
Bareskrim Polri Tangkap Ketua LSM LIRA Kepri Yusril Koto, Diduga Terlibat Pengancaman Pengusaha Lewat Narasi Berita
Posting soal Batam Blackout, Warganet Dipanggil Polda Kepri
TNI Pastikan Tunduk Putusan MK soal Revisi UU Peradilan Militer
Putusan MK: Prajurit TNI Terlibat Tindak Pidana Umum Harus Diadili di Peradilan Umum
Rotasi Jabatan Strategis TNI, Dua Jenderal TNI Emban Amanah Baru

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Luhut Usul ke Prabowo Kerugian Negara Bukan Tindak Pidana Korupsi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Viral! Aksi Arogan Ajudan Gubernur Kaltim ke Mahasiswa Demo

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:42 WIB

Warga Limbungan Dibuat Geger! Mayat Pria Paruh Baya Ditemukan Didalam Rumah, Polisi Amankan Anak Kandung

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:19 WIB

Bareskrim Polri Tangkap Ketua LSM LIRA Kepri Yusril Koto, Diduga Terlibat Pengancaman Pengusaha Lewat Narasi Berita

Senin, 19 Oktober 2026 - 06:02 WIB

Posting soal Batam Blackout, Warganet Dipanggil Polda Kepri

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page