Diduga Terlibat Korupsi Ompreng, Kejagung Tetapkan Brigjen Polisi Aktif sebagai Tersangka Baru Korupsi MBG

- Redaksi

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali menetapkan tersangka baru dalam perkara dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kali ini, Sekretaris Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama Badan Gizi Nasional (BGN), Brigjen Pol Lalu Muhammad Iwan Mahardan (LMI), resmi ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan penyimpangan dalam pengadaan food tray atau ompreng.

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Syarief Sulaeman Nahdi, menjelaskan penetapan LMI menambah jumlah tersangka dalam perkara tersebut menjadi tujuh orang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut penyidik, LMI diduga memanfaatkan jabatannya dengan meminta dua saksi berinisial YCS dan RD mendirikan sebuah perusahaan yang kemudian dijadikan sarana penjualan ompreng kepada calon mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Baca Juga :  Kapolda Metro: Kawal Demo dengan Cara Humanis, Jangan Sembarangan Pakai Gas Air Mata

Tak hanya itu, LMI juga diduga menentukan harga ompreng yang wajib dibeli para calon mitra. Harga tersebut diduga telah disisipi komponen fee yang akan diterimanya sebagai imbalan atas persetujuan perusahaan menjadi pemasok ompreng di berbagai titik SPPG.

Atas dugaan tersebut, penyidik menahan LMI di Rumah Tahanan Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan selama 20 hari pertama guna kepentingan penyidikan.

Ia disangkakan melanggar ketentuan dalam Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Kasus ini semakin memperkuat dugaan bahwa praktik korupsi dalam Program MBG tidak hanya terjadi pada proyek-proyek bernilai besar, tetapi juga merambah hingga pengadaan perlengkapan dasar distribusi makanan bergizi.

Baca Juga :  Motor Warga Hilang, DPRD Pekanbaru Minta Segera Tertibkan Parkir Liar di Sekitar Mall SKA

Sebelumnya, Kejagung telah mengungkap dugaan penyimpangan dalam berbagai pengadaan, mulai dari sekitar 21.801 unit motor listrik senilai kurang lebih Rp1 triliun yang diduga mengalami mark-up, pengadaan puluhan ribu pasang sepatu, lebih dari 31.000 unit komputer tablet, hingga ribuan televisi berukuran 75 inci.

Penyidik juga mengungkap dugaan manipulasi dalam penunjukan yayasan sebagai mitra SPPG. Sejumlah yayasan yang diduga tidak memenuhi persyaratan disebut tetap memperoleh persetujuan melalui intervensi dalam proses verifikasi.

Hingga kini, tujuh orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis.

Baca Juga :  Usai Ramai Sebut 'Orang Tolol Sedunia', Ahmad Sahroni Dicopot dari Jabatan Wakil Ketua Komisi III DPR

Mereka terdiri dari mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, dua mantan wakil kepala BGN, pihak swasta, pimpinan yayasan, hingga Brigjen Pol Lalu Muhammad Iwan Mahardan yang diduga berperan dalam pengaturan pengadaan ompreng bagi mitra SPPG.

Kejaksaan Agung menegaskan penyidikan masih terus berlangsung dan tidak menutup kemungkinan adanya pengembangan perkara maupun penetapan tersangka baru apabila ditemukan alat bukti yang cukup. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terkait Kasus Pemerasan, Andi Syafrani Minta Media Akurat: Yusril Koto Kader LSMLIRA Indonesia Bukan LIRA
TNI Pastikan Tunduk Putusan MK soal Revisi UU Peradilan Militer
Putusan MK: Prajurit TNI Terlibat Tindak Pidana Umum Harus Diadili di Peradilan Umum
Rotasi Jabatan Strategis TNI, Dua Jenderal TNI Emban Amanah Baru
Prabowo Lantik Letjen TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB Gantikan Letjen TNI Suharyanto
Komdigi Tegaskan Sisa Kuota Internet Hak Pelanggan, Operator Dilarang Hanguskan Sepihak
Kemenag Permudah Pasutri Mendapatkan Kartu Nikah Digital, Berikut Caranya!
Letjen TNI Iwan Setiawan Jabat Pangkostrad Gantikan Letjen TNI Mohammad Fadjar

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 00:02 WIB

Terkait Kasus Pemerasan, Andi Syafrani Minta Media Akurat: Yusril Koto Kader LSMLIRA Indonesia Bukan LIRA

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:26 WIB

TNI Pastikan Tunduk Putusan MK soal Revisi UU Peradilan Militer

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Putusan MK: Prajurit TNI Terlibat Tindak Pidana Umum Harus Diadili di Peradilan Umum

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Rotasi Jabatan Strategis TNI, Dua Jenderal TNI Emban Amanah Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:03 WIB

Prabowo Lantik Letjen TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB Gantikan Letjen TNI Suharyanto

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page