Demo Penjaringan Perangkat Desa Ricuh, Kades Hoho Alkaf Dikeroyok Massa Saat Keluar Balai Desa

- Redaksi

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Aksi demonstrasi di Kantor Balai Desa Purwasaba, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, berujung ricuh. Kepala Desa Purwasaba, Welas Yuni Nugroho atau yang akrab disapa Hoho Alkaf, mengaku menjadi korban pengeroyokan oleh puluhan orang usai aksi unjuk rasa, Selasa (11/3).

Peristiwa itu terjadi saat Hoho hendak meninggalkan kantor balai desa setelah aksi demonstrasi yang diikuti ratusan anggota LSM. Awalnya, aksi berlangsung tertib. Namun situasi berubah memanas ketika massa mulai mendesak agar proses penjaringan perangkat desa dibatalkan.

Dalam keterangannya melalui media sosial pribadi, Hoho menyebut dirinya tiba-tiba diserang oleh sejumlah orang dari kerumunan massa. Akibat insiden tersebut, kacamata yang dikenakannya pecah dan pakaian yang ia pakai robek.

“Saya hendak keluar dari balai desa, tapi langsung diserang dan dikeroyok. Kacamata saya pecah dan baju saya robek,” ungkap Hoho dalam unggahan yang kemudian viral di media sosial.

Melansir dari Radarsurabaya, Hoho juga menyoroti sikap aparat keamanan yang dinilai tidak sigap mengendalikan situasi. Ia menilai aparat kepolisian yang berada di lokasi tidak memberikan perlindungan maksimal saat kericuhan terjadi. Ia bahkan berencana melaporkan oknum aparat yang bertugas saat kejadian tersebut ke Propam Mabes Polri.

Menurut Hoho, aksi demonstrasi tersebut dipicu oleh kekecewaan salah satu anggota LSM yang tidak lolos dalam proses penjaringan perangkat desa. Massa menuntut agar tahapan seleksi yang sudah sampai pada tahap pengumuman hasil dibatalkan dan diulang kembali.

Baca Juga :  Napi Terpidana Mati 3 Orang Kabur dari Rutan Siak, 2 Tangkap dan 1 Masih Buron

Namun permintaan itu ditolak pemerintah desa karena proses penjaringan disebut telah dilakukan sesuai prosedur dan aturan yang berlaku. Hoho menegaskan tidak akan membatalkan hasil seleksi perangkat desa hanya karena tekanan dari pihak tertentu. Ia juga meminta perlindungan hukum atas insiden yang dialaminya.

“Proses penjaringan perangkat desa sudah sesuai mekanisme. Tidak mungkin dibatalkan hanya karena tekanan,” tegasnya.

Insiden tersebut kini menjadi perbincangan luas di media sosial, terutama karena Hoho dikenal sebagai kepala desa yang cukup aktif membuat konten dan kerap viral di berbagai platform digital. Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait dugaan pengeroyokan tersebut. **

Baca Juga :  Ramai di Medsos Muncul Seruan Bubarkan DPR, Sahroni: Orang Tolol Sedunia

(Zha)

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemerintah Siapkan Bansos Digital untuk 50 Juta Masyarakat Desil 1-5
Anaknya Masuk Desil 7, Purbaya Soroti Data BPS yang Meleset
HUT ke-25 Demokrat, Afrian Mukhlas: Partai Harus Makin Kokoh Jadi Rumah Kebangsaan dan Pro-Rakyat
HUT Ke-25 Partai Demokrat, DPC Sumenep Gaungkan Semangat Mengabdi di Momentum Maulid Nabi
Viral Penganiayaan di RTH Pekanbaru, Polisi Tangkap Terduga Pelaku
Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, PVMBG Imbau Warga Jauhi Radius 3 Kilometer
Pabrik Sabun di KEK Sei Mangkei Simalungun Terbakar, 3 Orang Pekerja Ditemukan Tewas
Kenalan Lewat Aplikasi WALLA, Remaja 16 Tahun Jadi Korban Curas di Rumbai

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 17:14 WIB

Pemerintah Siapkan Bansos Digital untuk 50 Juta Masyarakat Desil 1-5

Kamis, 10 September 2026 - 14:04 WIB

Anaknya Masuk Desil 7, Purbaya Soroti Data BPS yang Meleset

Rabu, 9 September 2026 - 18:32 WIB

HUT Ke-25 Partai Demokrat, DPC Sumenep Gaungkan Semangat Mengabdi di Momentum Maulid Nabi

Rabu, 9 September 2026 - 17:37 WIB

Viral Penganiayaan di RTH Pekanbaru, Polisi Tangkap Terduga Pelaku

Sabtu, 5 September 2026 - 08:48 WIB

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, PVMBG Imbau Warga Jauhi Radius 3 Kilometer

Berita Terbaru

Indragiri Hulu

Tim Penyuluh Karhutla Berikan Edukasi kepada Masyarakat di Lirik Inhu

Kamis, 10 Sep 2026 - 17:45 WIB