Dampak Bencana di Sumbar dan Sumut, Harga Cabai di Pekanbaru Tembus Rp120 Ribu per Kg

- Redaksi

Jumat, 28 November 2025 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Harga kebutuhan dapur di sejumlah pasar tradisional Pekanbaru melonjak tajam dalam dua hari terakhir.

Para pedagang menyebut kenaikan ini dipicu terganggunya pasokan karena dampak bencana yang melanda sejumlah wilayah sentra produksi, seperti Sumatera Barat (Sumbar) dan Sumatera Utara (Sumut).

Melansir Riauaktual.com, Jumat (28/11/2025), di Pasar Cik Puan, hampir seluruh komoditas sayur dan bumbu dapur naik signifikan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pedagang setempat, Eka, mengatakan lonjakan terjadi serentak pada berbagai jenis cabai, bawang, hingga sayuran.

“Dampak bencana di Sumbar besar, pak. Semuanya naik. Cabai, bawang, sayur-sayur, rawit, semuanya mahal,” ujarnya.

Baca Juga :  Pj Wako Pekanbaru Sebut Tenaga Honor Lama Masih Tetap Bekerja, Tidak ada Rekrut Baru

Kenaikan paling tinggi terlihat pada cabai merah. Harga yang sebelumnya berada pada kisaran Rp70.000-Rp80.000 per kg kini menembus Rp115.000-Rp120.000 per kg.

“Hari ini langsung naik Rp115.000-Rp120.000. Kemarin masih Rp70.000-80.000,” katanya.

Cabai hijau juga ikut meroket. Komoditas yang biasanya dijual Rp40.000-Rp50.000 per kg kini tembus Rp80.000-Rp90.000 per kg.

“Semalam dapat Rp90.000. Biasanya cuma Rp40.000-50.000. Memang sudah mahal kemarin, tapi sekarang tambah mahal,” jelas Eka.

Sementara cabai rawit dijual di angka Rp90.000 per kg, jauh lebih tinggi dari harga normal di bawah Rp60.000 per kg.

Baca Juga :  Kirab Maung MV3, Wujud Kemandirian Alutsista Nasional dan Kedekatan TNI-Polri dengan Masyarakat

Lonjakan harga ini membuat sebagian pembeli memilih mengurangi jumlah belanjaan mereka.

Para pedagang pun mengaku omzet menurun karena daya beli masyarakat melemah.

Pedagang memperkirakan harga masih berpotensi naik jika pasokan dari daerah terdampak bencana belum pulih.

Selama ini, pasar di Pekanbaru mengandalkan suplai dari Sumatera Barat, Sumatera Utara, serta beberapa daerah lain yang saat ini terkendala cuaca dan kondisi jalan.

“Kalau pasokan belum lancar, ya bisa naik lagi. Kita juga nunggu kabar dari agen,” ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan, pemerintah daerah belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait langkah penanganan lonjakan harga.

Baca Juga :  Pecahkan Rekor, Pacu Jalur 2025 Diikuti 228 Jalur yang Siap Berlaga di Tepian Narosa

Pedagang berharap adanya operasi pasar atau intervensi distribusi agar harga bisa kembali stabil dan tidak semakin membebani masyarakat. **

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Siak Bongkar Sindikat SIM Palsu, 8 Orang Tersangka Diamankan, 500 SIM Diduga Beredar
Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, Ditlantas Polda Riau Bagikan 1.000 Masker dan Edukasi Green Policing
ISPU Tembus Sampai 220, Pemko Pekanbaru Kembali Terapkan PJJ Selama 4 Hari Kedepan
Disdik Pekanbaru Terus Pantau Kualitas Udara, PJJ akan Diterapkan Kembali Apabila ISPU Capai 201
HUT Lantas ke-71, Ditlantas Polda Riau Sambangi Tiga Purna Bakti, Bawa Pesan Green Policing
Kabut Asap Masih Kepung Pekanbaru, Pemko Terapkan Sekolah Tatap Muka Terbatas
Semarak HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Donor Darah Ditlantas Polda Riau Kumpulkan 350 Kantong Darah
Kabut Asap Kembali Selimuti Pekanbaru, Peserta Didik Dipulangkan Lebih Awal

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 23:30 WIB

Polres Siak Bongkar Sindikat SIM Palsu, 8 Orang Tersangka Diamankan, 500 SIM Diduga Beredar

Selasa, 15 September 2026 - 19:06 WIB

Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, Ditlantas Polda Riau Bagikan 1.000 Masker dan Edukasi Green Policing

Selasa, 15 September 2026 - 17:22 WIB

ISPU Tembus Sampai 220, Pemko Pekanbaru Kembali Terapkan PJJ Selama 4 Hari Kedepan

Selasa, 15 September 2026 - 15:39 WIB

Disdik Pekanbaru Terus Pantau Kualitas Udara, PJJ akan Diterapkan Kembali Apabila ISPU Capai 201

Selasa, 15 September 2026 - 08:25 WIB

Kabut Asap Masih Kepung Pekanbaru, Pemko Terapkan Sekolah Tatap Muka Terbatas

Berita Terbaru