BMKG Catat 229 Hotspot di Riau, Daerah Pesisir Jadi Wilayah Rawan

- Redaksi

Minggu, 29 Maret 2026 - 21:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Jumlah titik panas (hotspot) di Provinsi Riau kembali mengalami peningkatan pada Minggu (29/3/2026). Berdasarkan pemantauan BMKG melalui citra satelit, terdeteksi sebanyak 229 hotspot di Riau dari total 352 titik panas yang tersebar di Pulau Sumatera.

Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Deby C, mengungkapkan bahwa sebaran hotspot masih didominasi wilayah pesisir, dengan konsentrasi tertinggi berada di Kabupaten Bengkalis.

“Bengkalis menjadi daerah dengan jumlah hotspot paling banyak, mencapai 147 titik,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain Bengkalis, titik panas juga terpantau di sejumlah wilayah lain, seperti Kabupaten Pelalawan sebanyak 36 titik, Indragiri Hilir 35 titik, Kota Dumai 9 titik, serta masing-masing 1 titik di Kabupaten Kampar dan Indragiri Hulu.

Baca Juga :  Danrem 031/Wira Bima Pimpin Pembukaan Kader Pelatih Pencak Silat Militer (PSM)

Sementara itu, di luar Riau, hotspot juga terdeteksi di beberapa provinsi lain di Sumatera, di antaranya Kepulauan Riau sebanyak 81 titik, Bangka Belitung 12 titik, Jambi 11 titik, Aceh dan Sumatera Selatan masing-masing 9 titik, serta Sumatera Barat 1 titik.

Meningkatnya jumlah hotspot ini menjadi indikasi bahwa potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih cukup tinggi di sejumlah wilayah, terutama di area yang rawan kekeringan.

BMKG pun mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla.

Baca Juga :  Laka Lantas Ganda di Tol Permai, Dua Orang Meninggal Dunia, PJR Riau Bertindak Cepat

Pasalnya, api dapat dengan cepat meluas ketika didukung kondisi cuaca yang panas dan kering. Pemantauan hotspot sendiri terus dilakukan secara rutin menggunakan teknologi satelit guna mendeteksi dini potensi kebakaran, sehingga langkah penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan dampak yang ditimbulkan bisa diminimalkan. **

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kabid SMA Disdik Riau Buka Dauroh Tahfidz Al-Qur’an ke-3 di SMAN 6 Pekanbaru
Dukung Swasembada Pangan, Polsek Lirik Monitoring Pertumbuhan Jagung Pipil Binaan
Nobar Piala Dunia 2026, Kodim 0302/Inhu Pererat Kemanunggalan TNI dan Rakyat
Jumat Berbagi, DPD LIRA Pekanbaru Salurkan Sembako untuk Warga Sidomulyo Barat
Wali Kota Pekanbaru Ingatkan Kepala Sekolah Jaga Integritas dalam Pelaksanaan SPMB 2026
Pemko Pekanbaru Perjuangkan 5.000 PPPK Paruh Waktu Menjadi Penuh Waktu
Kapolda Riau Beri Nama Anak Gajah TNTN ‘Nona Seroja’, Simbol Harapan Konservasi
Aset Negara Diduga Diacak-Acak, KNPI Riau Minta Penegakan Hukum Tegas di Lahan Sawit HPT

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:44 WIB

Kabid SMA Disdik Riau Buka Dauroh Tahfidz Al-Qur’an ke-3 di SMAN 6 Pekanbaru

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:49 WIB

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Lirik Monitoring Pertumbuhan Jagung Pipil Binaan

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:29 WIB

Nobar Piala Dunia 2026, Kodim 0302/Inhu Pererat Kemanunggalan TNI dan Rakyat

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:11 WIB

Wali Kota Pekanbaru Ingatkan Kepala Sekolah Jaga Integritas dalam Pelaksanaan SPMB 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:54 WIB

Pemko Pekanbaru Perjuangkan 5.000 PPPK Paruh Waktu Menjadi Penuh Waktu

Berita Terbaru