Bitcoin Menguat ke $97.000, Data Inflasi AS Redam Kekhawatiran Pasar Kripto

- Redaksi

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Jakarta – Harga Bitcoin (BTC) kembali menguat dan sempat menembus level $97.000 sebelum terkoreksi tipis ke level US$95.000–US$96.000 pada Kamis (15/1) setelah rilis data inflasi Amerika Serikat Desember 2025 yang cenderung sesuai dengan ekspektasi pasar.

Berdasarkan data Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS), inflasi AS tercatat naik 0,3%
secara bulanan dan 2,7% secara tahunan, sementara inflasi inti (core inflation rate) tetap terkendali di level 0,2% m/m dan 2,6% y/y. Kenaikan inflasi tersebut terutama didorong oleh sektor perumahan (shelter) yang naik 0,4% m/m.

Dalam kondisi inflasi yang relatif stabil dan terkendali, bank sentral (The Federal Reserve) umumnya memiliki ruang untuk mempertahankan, atau dalam kondisi tertentu menurunkan, suku bunga guna mendukung pertumbuhan ekonomi.

Menanggapi data tersebut, Vice President INDODAX, Antony Kusuma, menilai stabilnya inflasi memberi ruang bagi pasar kripto untuk bergerak lebih leluasa setelah periode konsolidasi yang
cukup panjang.

“Angka inflasi Desember 2025 masih sejalan dengan ekspektasi, sehingga pasar relatif lebih tenang. Dalam kondisi seperti ini, investor global biasanya mulai kembali melirik aset berisiko, termasuk kripto, karena ketidakpastian kebijakan moneter menurun dan likuiditas global berpotensi tetap terjaga. Untuk saat ini pelaku pasar akan fokus menunggu arah kebijakan suku bunga The Fed sambil mencermati data ekonomi berikutnya,” ujar Antony.

Baca Juga :  Sambut HUT RI ke-81, The Premiere Hotel Pekanbaru Beri Diskon 17 Persen Bagi Pemilik Nama 'Agus'

Selain faktor makro, penguatan Bitcoin juga terjadi di tengah aksi pembelian oleh institusi besar. Strategy Inc. mengumumkan penambahan kepemilikan Bitcoin senilai lebih dari US$1 miliar di awal 2026, yang menjadi pembelian terbesarnya sejak pertengahan 2025. Langkah tersebut memperkuat posisinya sebagai pemegang Bitcoin korporasi terbesar dan turut memberi dorongan sentimen pasar, meskipun permintaan ritel global masih cenderung terbatas.

Menurut Antony, konsistensi akumulasi oleh institusi besar memperkuat pandangan bahwa Bitcoin semakin dipandang sebagai aset dengan fundamental yang kuat. “Institusi tidak masuk karena momentum sesaat. Akumulasi yang dilakukan secara berkelanjutan mencerminkan
keyakinan jangka panjang terhadap Bitcoin, terlepas dari volatilitas jangka pendek yang masih terjadi,” ujarnya.

Baca Juga :  Nurhayati Resmi Pimpin Srikandi GRIB Jaya Pekanbaru, Siap Bergerak Humanis dan Berdayakan UMKM

Selain Bitcoin, sejumlah aset kripto utama lainnya juga mencatatkan penguatan dalam periode yang sama. Ethereum, Solana, dan beberapa altcoin besar bergerak lebih agresif, mencerminkan meningkatnya minat investor terhadap aset berisiko setelah tekanan makro mereda.

INDODAX turut mengimbau pelaku pasar untuk tetap mengedepankan manajemen risiko yang disiplin dan melakukan riset secara mandiri atau Do Your Own Research (DYOR), mengingat volatilitas masih menjadi karakter utama dalam pasar aset kripto. (Rls)

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Siswa Tewas Saat Mengambil Piala, BASMI Riau Soroti SMAN 1 Tapung dan Desak Evaluasi Kepsek
Kampung Narkoba Menuju Kampung Bersinar, Polda dan Pemda Perlu Hadirkan Program Nyata
Dugaan Pungutan Parkir di Dekat RSUD Arifin Achmad, BASMI Riau Desak Pemeriksaan Lapangan
Pulang Mengambil Piala Berujung Petaka, Dua Siswa SMAN 1 Tapung Alami Kecelakaan
Jelang Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Dirlantas Polda Riau Pimpin Apel Pagi dan Pengecekan Kendaraan Patroli
Aksi Demo di Dinkes Pekanbaru Diduga Dibatalkan, Kadis Belum Beri Klarifikasi
Pajak Parkir di Pekanbaru Jadi Sorotan, Tim Media Minta Penjelasan Bapenda soal RSUD, Bandara hingga Minimarket
Polemik Fee Kayu Akasia Rantau Kasih Kembali Disorot, Datuk Marwas Sampaikan Klarifikasi

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Siswa Tewas Saat Mengambil Piala, BASMI Riau Soroti SMAN 1 Tapung dan Desak Evaluasi Kepsek

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Kampung Narkoba Menuju Kampung Bersinar, Polda dan Pemda Perlu Hadirkan Program Nyata

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Dugaan Pungutan Parkir di Dekat RSUD Arifin Achmad, BASMI Riau Desak Pemeriksaan Lapangan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Pulang Mengambil Piala Berujung Petaka, Dua Siswa SMAN 1 Tapung Alami Kecelakaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:35 WIB

Jelang Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Dirlantas Polda Riau Pimpin Apel Pagi dan Pengecekan Kendaraan Patroli

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page