SUARANEWS86.COM || Pepatah “sepandai-pandai tupai melompat akhirnya jatuh juga” tampaknya sangat tepat menggambarkan akhir pelarian Nasriyatno alias Cili. Warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IA Pekanbaru yang sempat kabur sejak Minggu (24/5/2026) lalu, akhirnya berhasil diringkus kembali di kawasan Rumbai pada Rabu (27/5/2026) sekitar pukul 14.56 WIB.
Pelarian Cili berakhir secara dramatis. Bukan karena operasi intelijen rumit, pria tersebut justru diduga keluar dari persembunyiannya karena tidak tahan menahan lapar.
Menurut keterangan warga, Cili mendekati kerumunan masyarakat yang sedang memasak rendang dan memotong hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Katanya dia keluar karena lapar. Kebetulan di dekat situ memang lagi masak rendang untuk kurban,” ujar seorang warga di lokasi kejadian.
Suasana yang awalnya hangat dan penuh kebersamaan mendadak berubah tegang saat warga menyadari pria asing yang datang ternyata merupakan buronan yang tengah dicari pihak berwenang.
Warga kemudian bergerak cepat mengepung dan mengamankan Cili sebelum akhirnya petugas datang ke lokasi.
Kepala Rutan Kelas IA Pekanbaru, Erwin Siregar, membenarkan penangkapan tersebut.
“Benar, sudah ditangkap,” ujar Erwin singkat kepada awak media.
Ia menambahkan, saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap yang bersangkutan terkait proses pelarian dan kondisi saat ditangkap.
“Saat ini masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tambahnya.
Sebelumnya, aksi kabur Cili sempat menghebohkan masyarakat.
Narapidana kasus pencurian dengan vonis 1 tahun 1 bulan penjara itu diduga memanfaatkan kelengahan petugas saat pergantian sif penjagaan menjelang magrib.
Dengan memanfaatkan situasi yang mulai gelap, Cili disebut berhasil melompati pagar dan tembok pembatas rutan sebelum akhirnya menghilang.
Peristiwa tersebut memicu sorotan publik terhadap sistem pengamanan di Rutan Pekanbaru. Menanggapi hal itu, pihak rutan menyatakan akan melakukan evaluasi internal secara menyeluruh guna memperketat sistem keamanan agar kejadian serupa tidak kembali terulang. **
Editor : Reza
























