Modus Jalan Rusak, Pungli Dijalur Perbatasan Sumbar-Riau Membuat Macet Hingga 7 Jam

- Redaksi

Rabu, 29 Januari 2025 - 21:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Sumbar — Dugaan praktik pungutan liar (pungli) di jalan lintas Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, semakin meresahkan pengguna jalan. Para pelaku menutup jalan dengan dalih jalan rusak, padahal masih bisa dilewati.

Akibat aksi ini, kemacetan panjang hingga 7 jam terjadi di ruas jalan perbatasan Sumatera Barat (Sumbar)-Riau, menghambat mobilitas warga dan kendaraan penting, termasuk ambulans.

Jalur perbatasan Sumbar-Riau Macet

Seorang sopir yang melintas mengungkapkan bahwa sekelompok pemuda berdiri di tepi jalan sambil menyodorkan kardus, meminta uang kepada pengendara yang lewat.

“Pungli ini sudah terjadi sejak 23 Januari. Mereka berdiri dekat mobil dan terkesan memaksa. Kami tidak mungkin menabrak mereka,” ujar seorang sopir dilansir dari Riauaktual.com, Rabu (29/1/2025).

Aksi pungli ini dilakukan di beberapa titik dengan jarak sekitar 200 meter antar lokasi pungutan. Menariknya, para pelaku lebih fokus menghalangi kendaraan dari arah Sumatera Barat menuju Riau, diduga karena peluang mendapatkan uang lebih besar dari jalur ini.

Akibat praktik pungli ini, arus lalu lintas dari Sumbar menuju Riau dan sebaliknya mengalami gangguan serius. Kemacetan panjang hingga 7 jam merugikan pengguna jalan baik dari segi waktu maupun ekonomi.

Baca Juga :  BADKO HMI Jatim dan HMI Cabang Istimewa Malaysia Gelar Silaturahmi, Perkuat Kolaborasi Kaderisasi Hingga Ekonomi Kepemudaan

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada respons dari Dirlantas Polda Sumatera Barat, Kombes Dwi terkait penindakan aksi pungli ini.

Masyarakat dan pengguna jalan mendesak pihak kepolisian dan instansi terkait segera bertindak untuk menertibkan aksi pungli yang telah berlangsung selama lebih dari seminggu.

“Pungli ini mencoreng citra daerah Sumbar. Kami berharap ada tindakan tegas agar masalah ini tidak terus berulang,” ujar seorang pengendara lainnya. **

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kabid SMA Disdik Riau Buka Dauroh Tahfidz Al-Qur’an ke-3 di SMAN 6 Pekanbaru
Dukung Swasembada Pangan, Polsek Lirik Monitoring Pertumbuhan Jagung Pipil Binaan
Nobar Piala Dunia 2026, Kodim 0302/Inhu Pererat Kemanunggalan TNI dan Rakyat
Jumat Berbagi, DPD LIRA Pekanbaru Salurkan Sembako untuk Warga Sidomulyo Barat
Wali Kota Pekanbaru Ingatkan Kepala Sekolah Jaga Integritas dalam Pelaksanaan SPMB 2026
Pemko Pekanbaru Perjuangkan 5.000 PPPK Paruh Waktu Menjadi Penuh Waktu
Kapolda Riau Beri Nama Anak Gajah TNTN ‘Nona Seroja’, Simbol Harapan Konservasi
Aset Negara Diduga Diacak-Acak, KNPI Riau Minta Penegakan Hukum Tegas di Lahan Sawit HPT

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:44 WIB

Kabid SMA Disdik Riau Buka Dauroh Tahfidz Al-Qur’an ke-3 di SMAN 6 Pekanbaru

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:49 WIB

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Lirik Monitoring Pertumbuhan Jagung Pipil Binaan

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:29 WIB

Nobar Piala Dunia 2026, Kodim 0302/Inhu Pererat Kemanunggalan TNI dan Rakyat

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:11 WIB

Wali Kota Pekanbaru Ingatkan Kepala Sekolah Jaga Integritas dalam Pelaksanaan SPMB 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:54 WIB

Pemko Pekanbaru Perjuangkan 5.000 PPPK Paruh Waktu Menjadi Penuh Waktu

Berita Terbaru