Tingkatkan Literasi Keuangan Pelajar Sumenep, BPRS Bhakti Sumekar Berhasil luncukan Aplikasi BBS “Simpel”

- Redaksi

Selasa, 15 Juli 2025 - 12:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || SUMENEP — BPRS Bhakti Sumekar dalam upaya meningkatkan pemahaman finansial di kalangan pelajar terus digalakkan dalam bentuk program digital inovatif bernama BBS Sekolah. Senin (15/07/2025).

Berkat gagasan inovasi Digital BBS Sekolah BPRS Bhakti Sumekar yang merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Sumenep yang bergerak di sektor perbankan berhasil meningkatkan literasi keuangan terhadap kaum pelajar di ujung timur pulau Garam Madura.

Program inovasi Digital BBS Sekolah BPRS Bhakti Sumekar memang dirancang khusus untuk membangun budaya literasi keuangan sejak dini di lingkungan sekolah-sekolah Kabupaten Sumenep.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Utama PT BPRS Bhakti Sumekar, H. Hairil Fajar menjelaskan, bahwa BBS Sekolah merupakan sistem tabungan digital berbasis QRIS yang dirancang secara khusus untuk siswa.

Baca Juga :  Cegah Tindak Kejahatan Babinsa Koramil 01/Rengat Melaksanakan Patroli Malam

Kehadiran inovasi Digital BBS Sekolah BPRS Bhakti Sumekar ini diharapkan menjadi solusi aman, efisien, dan transparan dalam pengelolaan tabungan pelajar, tanpa campur tangan pihak ketiga yang bisa menimbulkan risiko.

“Melalui aplikasi BBS Sekolah, kami mengelola Simpanan Pelajar (Simpel) dengan tujuan agar setiap siswa memiliki satu rekening pribadi yang terintegrasi, sebagaimana program Satu Rekening Satu Pelajar atau Kejar yang digagas pemerintah,” kata Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar.

Ia juga mengungkapkan bahwa sebelumnya, lembaganya sudah melaksanakan program penguatan tabungan pelajar melalui Bismillah Gerakan Melayani Simpanan Pelajar (Berani Simpel).

Namun, program tersebut belum mengarah pada kepemilikan rekening individu oleh setiap siswa.

“Sehingga program Digital BBS Sekolah ini merupakan inovasi lanjutan untuk memperkuat target pemerintah dalam implementasi Kejar, dengan pendekatan yang lebih praktis dan berbasis teknologi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Tim Intel Korem 031/Wira Bima Ringkus Pelaku Sindikat Perdagangan Bayi Antar Provinsi

Melalui BBS Sekolah, proses kerja sama antara pihak sekolah dan perbankan menjadi lebih sederhana dalam mengelola tabungan siswa. Program ini menyasar semua jenjang pendidikan, mulai dari SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/MA.

Selain itu, Hairil Fajar menjelaskan, bahwa aplikasi ini juga dapat digunakan oleh orang tua untuk memantau aktivitas menabung anak-anak mereka secara digital. Hal ini sekaligus mendorong tumbuhnya kebiasaan menabung yang berkelanjutan dan menciptakan lingkungan keuangan syariah yang inklusif di Sumenep.

“Kami berkomitmen menjadi pelopor dalam menyediakan layanan keuangan yang tidak hanya transaksional, tapi juga edukatif. Melalui jaringan kantor kami yang telah tersebar di seluruh kecamatan, kami ingin menjadi bagian dari pendidikan keuangan generasi muda,” ujarnya.

Baca Juga :  Pencurian 66 Tandan Sawit di Kebun PTPN IV, Dua Pelaku Diamankan Polsek Lubuk Dalam

Ia juga menuturkan bahwa sebagai salah satu implementasi awal program, Fajar menyoroti keberhasilan BBS Sekolah di SDN Juluk 1, Kecamatan Saronggi. Sekolah tersebut menjadi pelopor dalam penerapan sistem ini dan telah mencatat progres yang menjanjikan.

“Kami hadir langsung di SDN Juluk 1 untuk peluncuran buku tabungan BBS Sekolah. Di hadapan wali murid, saya sampaikan bahwa sekolah ini sudah menerapkan sistem tersebut. Kami juga mencatat berbagai kendala yang dihadapi, seperti mekanisme setoran dan penarikan di akhir tahun ajaran, yang nantinya akan kami evaluasi agar lebih baik ke depan,” pungkasnya. (Ions)

 

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terkait Kasus Pemerasan, Andi Syafrani Minta Media Akurat: Yusril Koto Kader LSMLIRA Indonesia Bukan LIRA
Luhut Usul ke Prabowo Kerugian Negara Bukan Tindak Pidana Korupsi
Viral! Aksi Arogan Ajudan Gubernur Kaltim ke Mahasiswa Demo
Bareskrim Polri Tangkap Ketua LSM LIRA Kepri Yusril Koto, Diduga Terlibat Pengancaman Pengusaha Lewat Narasi Berita
Posting soal Batam Blackout, Warganet Dipanggil Polda Kepri
TNI Pastikan Tunduk Putusan MK soal Revisi UU Peradilan Militer
Putusan MK: Prajurit TNI Terlibat Tindak Pidana Umum Harus Diadili di Peradilan Umum
Rotasi Jabatan Strategis TNI, Dua Jenderal TNI Emban Amanah Baru

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 00:02 WIB

Terkait Kasus Pemerasan, Andi Syafrani Minta Media Akurat: Yusril Koto Kader LSMLIRA Indonesia Bukan LIRA

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Luhut Usul ke Prabowo Kerugian Negara Bukan Tindak Pidana Korupsi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Viral! Aksi Arogan Ajudan Gubernur Kaltim ke Mahasiswa Demo

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:19 WIB

Bareskrim Polri Tangkap Ketua LSM LIRA Kepri Yusril Koto, Diduga Terlibat Pengancaman Pengusaha Lewat Narasi Berita

Senin, 19 Oktober 2026 - 06:02 WIB

Posting soal Batam Blackout, Warganet Dipanggil Polda Kepri

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page