1 Prajurit TNI Tewas Akibat Serangan Israel ke Lebanon

- Redaksi

Senin, 30 Maret 2026 - 17:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Seorang anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tergabung dalam pasukan Perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tewas akibat serangan Israel di Lebanon. Selain itu ada tiga anggota TNI lainnya terluka.

Dilansir dari detikNews, insiden itu disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB António Guterres. Dia mengonfirmasi bahwa serangan itu terjadi pada Minggu (29/3).

“Saya mengutuk keras insiden hari Minggu yang menewaskan seorang penjaga perdamaian Indonesia dari @UNIFIL_ di tengah permusuhan antara Israel & Hizbullah. Seorang penjaga perdamaian Indonesia lainnya mengalami luka serius dalam insiden yang sama,” demikian keterangan António Guterres lewat akun X-nya, Senin (30/3/2026).

Dia kemudian menyampaikan belasungkawa kepada keluarga, teman, dan kolega penjaga perdamaian yang meninggal, serta kepada Indonesia. Guterres juga berharap penjaga perdamaian yang terluka segera pulih sepenuhnya.

“Ini hanyalah salah satu dari sejumlah insiden baru-baru ini yang telah membahayakan keselamatan dan keamanan para penjaga perdamaian,” ujarnya.

Dia menyerukan kepada semua pihak untuk menjunjung tinggi kewajiban mereka berdasarkan hukum internasional dan untuk memastikan keselamatan dan keamanan personel dan properti PBB.

3 Prajurit TNI Terluka

Sementara Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan (Kemhan) Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait mengatakan ada tiga prajurit TNI terluka dalam serangan itu. Ketiga korban terluka telah mendapatkan penanganan medis.

Baca Juga :  Ketua NasDem Sumut Jadi Korban Salah Tangkap Didalam Pesawat, 4 Polisi Diperiksa Propam

“Terdapat korban dari prajurit TNI, yaitu satu orang meninggal dunia, satu dalam kondisi luka berat, dan dua luka ringan yang saat ini telah mendapatkan penanganan medis,” kata Rico Ricardo Sirait, dilansir Antara, Senin (30/3).

Dia menjelaskan peristiwa yang terjadi pada Minggu (29/3) itu lantaran adanya eskalasi konflik yang meningkat di wilayah Lebanon antara Israel dengan Hizbullah.

Eskalasi konflik itu semakin meningkat hingga akhirnya serangan artileri menyasar ke lokasi kontingen Indonesia yang berada di Kota Adshit al-Qusyar di Lebanon Selatan.

“Perlu disampaikan bahwa insiden terjadi di tengah saling serang artileri, dan proses klarifikasi masih dilakukan oleh UNIFIL,” jelas Rico

Baca Juga :  Dalam Waktu 3 Minggu, Polda Riau Berhasil Ungkap 435 Kasus Narkotika, Amankan 557 Tersangka, 31,8 Kg Sabu, 2.329 Ekstasi

Rico memastikan pihak Mabes TNI akan menyampaikan informasi lebih lengkap dan terbaru terkait insiden tersebut.

“Untuk perkembangan operasional lebih lanjut akan disampaikan oleh TNI,” ucap dia. **

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terkait Kasus Pemerasan, Andi Syafrani Minta Media Akurat: Yusril Koto Kader LSMLIRA Indonesia Bukan LIRA
Warga Limbungan Dibuat Geger! Mayat Pria Paruh Baya Ditemukan Didalam Rumah, Polisi Amankan Anak Kandung
TNI Pastikan Tunduk Putusan MK soal Revisi UU Peradilan Militer
Putusan MK: Prajurit TNI Terlibat Tindak Pidana Umum Harus Diadili di Peradilan Umum
Rotasi Jabatan Strategis TNI, Dua Jenderal TNI Emban Amanah Baru
Geger! Mayat Perempuan Ditemukan Membusuk dalam Rumah di Rumbai
Prabowo Lantik Letjen TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB Gantikan Letjen TNI Suharyanto
Komdigi Tegaskan Sisa Kuota Internet Hak Pelanggan, Operator Dilarang Hanguskan Sepihak

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 00:02 WIB

Terkait Kasus Pemerasan, Andi Syafrani Minta Media Akurat: Yusril Koto Kader LSMLIRA Indonesia Bukan LIRA

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:42 WIB

Warga Limbungan Dibuat Geger! Mayat Pria Paruh Baya Ditemukan Didalam Rumah, Polisi Amankan Anak Kandung

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:26 WIB

TNI Pastikan Tunduk Putusan MK soal Revisi UU Peradilan Militer

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Putusan MK: Prajurit TNI Terlibat Tindak Pidana Umum Harus Diadili di Peradilan Umum

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Rotasi Jabatan Strategis TNI, Dua Jenderal TNI Emban Amanah Baru

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page