Kemenag Resmi Tetapkan 1 Ramadhan Jatuh pada Hari Kamis 19 Februari 2026

- Redaksi

Selasa, 17 Februari 2026 - 20:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Kementerian Agama (Kemenag) RI telah menetapkan 1 Ramadan jatuh pada hari Kamis, 19 Februari 2026. Hal tersebut diputuskan melalui sidang isbat.

Menteri Agama RI Nasaruddin Umar menyebutkan secara pemantauan pada hari ini, Selasa (17/2/2026), posisi hilal di wilayah NKRI tidak ada yang memenuhi kriteria MABIMS.

“Sehingga tanggal 1 Ramadhan 1447 Hijriah secara hisab imkanur rukyat MABIMS jatuh pada hari Kamis 19 Februari 2026 Masehi,” kata Nasaruddin Umar melalui Konferensi Pers di Jakarta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, keputusan Akhir Tunggu Rukyatul Hilal Kriteria MABIMS sendiri mensyaratkan tinggi hilal minimal 3 derajat secara toposentrik dan elongasi minimal 6,4 derajat secara geosentrik.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Resmi Lantik 11 Pejabat di Istana Negara, Berikut Daftar Namanya!

Sementara pada tanggal 29 Sya’ban 1447 Hijriah atau 17 Februari 2026, posisi hilal di wilayah NKRI tidak ada yang memenuhi kriteria tinggi hilal minimum 3 dan elongasi minimum 6,4 derajat.

“Dengan begitu, berdasarkan hasil kesepakatan sidang isbat, ditetapkan 1 Ramadan pada Kamis Pahing, tanggal 19 Februari 2026,” katanya.

Disamping itu, awal Ramadan versi Muhammadiyah ditetapkan pada Rabu, 18 Februari 2026. Penetapan ini menegaskan penggunaan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang kini sepenuhnya diadopsi organisasi tersebut.

Melalui pendekatan astronomi global, Muhammadiyah menerapkan prinsip satu hari satu tanggal di seluruh dunia. Artinya, awal bulan hijriah tidak lagi bergantung pada lokasi geografis masing-masing negara.

Baca Juga :  Said Iqbal Bongkar Kesenjangan: Gaji DPR Rp3 Juta per Hari, Buruh Hanya Rp20 Ribu

Terhadap perbedaan waktu Ramadan tersebut, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir mengajak seluruh umat Islam menyikapi dengan cerdas dan tasamuh (saling menghargai).

“Di situlah sebagai ruang ijtihad tentu tak perlu saling menyalahkan satu sama lain, dan satu sama lain juga tidak merasa paling benar sendiri,” kata Haedar. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bentuk Penghormatan Negara, Panglima TNI Pimpin Upacara Pemakaman Militer
UNIFIL Gelar Upacara Memorial untuk Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Selatan
Pererat Kemitraan Strategis, Panglima TNI Terima Courtesy Call Panglima Angkatan Tentera Malaysia
Menguatkan Doa untuk Prajurit yang Bertugas, Panglima TNI Gelar Doa Bersama di Cilangkap
Tak Hanya ASN, Karyawan Swasta Juga Disarankan WFH Seminggu Sekali
Mulai 1 April 2026, Pemerintah Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar 50 Liter per Hari
Isu Kenaikan BBM 1 April 2026 Ramai Beredar di Medsos, Pertamina: Belum Ada Pengumuman Resmi
TNI Berduka atas Gugurnya Prajurit TNI Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL di Lebanon

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 20:09 WIB

Bentuk Penghormatan Negara, Panglima TNI Pimpin Upacara Pemakaman Militer

Sabtu, 4 April 2026 - 18:22 WIB

UNIFIL Gelar Upacara Memorial untuk Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Selatan

Sabtu, 4 April 2026 - 12:14 WIB

Pererat Kemitraan Strategis, Panglima TNI Terima Courtesy Call Panglima Angkatan Tentera Malaysia

Rabu, 1 April 2026 - 16:58 WIB

Menguatkan Doa untuk Prajurit yang Bertugas, Panglima TNI Gelar Doa Bersama di Cilangkap

Rabu, 1 April 2026 - 16:52 WIB

Tak Hanya ASN, Karyawan Swasta Juga Disarankan WFH Seminggu Sekali

Berita Terbaru

Pekanbaru

Kalapas Pekanbaru Hadiri Musrenbang RKPD 2027

Kamis, 16 Apr 2026 - 22:26 WIB