Trump Sebut Gencatan Senjata Dilanggar, Paling Kecewa dengan Israel

- Redaksi

Selasa, 24 Juni 2025 - 21:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Presiden AS Donald Trump pada Selasa (24/6/2025) mengatakan, bahwa baik Israel dan Iran telah melanggar kesepakatan gencatan senjata yang telah dia umumkan. Namun, dia tidak senang dengan sikap kedua negara, khususnya Israel.

Berbicara kepada wartawan sebelum meninggalkan pertemuan tingkat tinggi NATO di Den Hag, Trump mengatakan, Israel “menyerang” segera setelah gencatan senjata disepakati. Dia juga mengatakan, program nuklir Iran sudah hilang.

Tak lama Trump kemudian mengeluarkan peringatan keras kepada Israel agar tidak melancarkan serangan lagi terhadap Iran. Ini setelah ia mendengar kementerian pertahanan Israel mengumumkan rencana untuk “serangan intensif” sebagai tanggapan atas tudingan pelanggaran gencatan senjata oleh Iran.

“ISRAEL. JANGAN JATUHKAN BOM ITU.” Trump menulis di Truth Social. “JIKA KALIAN MELAKUKANNYA, INI ADALAH PELANGGARAN BESAR. BAWA PULANG PILOT KALIAN, SEKARANG!”

Diketahui tak lama setelah Trump mengumumkan tercapainya kesepakatan senjata lewat unggahan di Truth Social, Israel melancarkan serangan ke beberapa wilayah di Iran. Serangan itu kemudian dibalas Iran dengan serangan rudal ke kota Beersheba. Dilaporkan Ynet, tiga warga setempat tewas (kemudian direvisi jadi empat korban tewas) dan tujuh lainnya luka-luka usai sebuah gedung dihantam rudal balistik Iran.

Baca Juga :  China's Growing Influence in International Politics: Implications for the World Order

Layanan kesehatan Magen David Adom mengonfirmasi korban tewas. Tim penyelamat mengatakan, beberapa orang lainnya dikhawatirkan masih terperangkap di reruntuhan gedung yang hancur dihantam rudal Iran.

Menurut laporan, serangan mematikan ini bagian dari serangkaian luncuran rudal Iran yang memicu aktifnya sirine di kawasan utara, selatan, dan selanjutnya tengah Israel. Pada gelombang serangan pertama, dua rudal berhasil diintersep. Kemudian pada gelombang luncuran selanjutnya, empat hulu ledak terdekteksi, satu di antaranya berhasil menghantam sebuah gedung di Beersheba. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Kopda Rico Pramudia
Tidak Mencapai Kesepakatan, Perundingan Iran dan As di Pakistan Gagal
Iran: Serangan Israel ke Lebanon Bisa Buat Negosiasi dengan AS Sia-sia
Jurnalis Al Jazeera Tewas dalam Serangan Drone Israel di Gaza
Tensi Memanas! Jenderal Iran Ultimatum AS: Jika Serangan Darat Terjadi, Tak Ada Musuh yang akan Selamat
Arab Saudi, UEA hingga Qatar Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Hari Jumat 20 Maret
Iran Sebut Israel sebagai Dalang Serangan Drone ke Kilang Saudi, Ini Tujuannya
China Bela Iran, Sebut Punya Hak Lawan Perang AS-Israel

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 14:01 WIB

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Kopda Rico Pramudia

Minggu, 12 April 2026 - 21:40 WIB

Tidak Mencapai Kesepakatan, Perundingan Iran dan As di Pakistan Gagal

Jumat, 10 April 2026 - 12:23 WIB

Iran: Serangan Israel ke Lebanon Bisa Buat Negosiasi dengan AS Sia-sia

Jumat, 10 April 2026 - 12:22 WIB

Jurnalis Al Jazeera Tewas dalam Serangan Drone Israel di Gaza

Kamis, 2 April 2026 - 19:48 WIB

Tensi Memanas! Jenderal Iran Ultimatum AS: Jika Serangan Darat Terjadi, Tak Ada Musuh yang akan Selamat

Berita Terbaru