Tegas! Polda Riau akan Tindak Debt Collector Bertindak Preman Dalam Melakukan Penagihan

- Redaksi

Selasa, 13 Mei 2025 - 12:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau menegaskan komitmennya untuk menindak tegas segala bentuk kekerasan dan aksi premanisme yang dilakukan oleh oknum debt collector dalam proses penagihan utang.

Penegasan ini disampaikan Direktur Kriminal Umum Polda Riau, Kombes Pol. Asep Darmawan, usai pelaksanaan Coaching Clinic Hukum Perdata yang digelar sebagai bagian dari upaya edukasi dan penertiban penegakan hukum perdata di wilayah hukum Polda Riau.

“Kami tidak akan memberi ruang bagi praktik penagihan utang yang disertai kekerasan atau intimidasi. Siapa pun yang melakukan atau memerintahkan tindakan tersebut, akan kami proses secara hukum tanpa pandang bulu,” tegas Kombes Pol. Asep, Sabtu (10/5).

Pernyataan ini merespons berbagai kasus kekerasan oleh debt collector di wilayah hukum Polda Riau.

Asep menjelaskan, sesuai ketentuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), tenaga penagih utang wajib memiliki dokumen resmi seperti surat tugas, sertifikat jaminan fidusia, dan sertifikat kompetensi sebagai tenaga ahli.

Penagihan yang dilakukan tanpa prosedur sah dan legalitas yang lengkap adalah tindakan melanggar hukum.

“Penarikan kendaraan atau barang jaminan fidusia tanpa dasar hukum dan dengan cara paksa, itu adalah pidana. Kami akan bertindak sesuai hukum yang berlaku, termasuk terhadap pihak pemberi perintah yang membiarkan praktik tersebut,” tambahnya.

Baca Juga :  Bersurat ke Kapolri, Kementerian HAM Usul SKCK Dihapuskan

Lebih lanjut, melalui forum Coaching Clinic ini, Polda Riau mendorong sinergi antara aparat penegak hukum, perusahaan pembiayaan, dan masyarakat untuk memastikan setiap tindakan penagihan dilakukan secara profesional dan beradab, tanpa melanggar hak asasi maupun hukum yang berlaku.

“Dalam kepemimpinan Bapak Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan, kami berkomitmen menjadikan hukum sebagai alat perlindungan masyarakat, bukan sebagai alat intimidasi,” tutup Asep. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Eksekusi Lahan Siak IV Disorot, BASMI Riau Tantang Pemko Tunjukkan Bukti Kepemilikan
Tingkatkan Kapasitas Masyarakat Hadapi Potensi Bencana, Desa Redang Gelar Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana
Lapas Narkotika Rumbai Panen Kangkung, Warga Binaan Dilibatkan dalam Program Ketahanan Pangan
Babinsa Jalin Hubungan Baik dengan Warga Lewat Komsos dan Silaturahmi di Desa Binaan
Babinsa Tetap Jaga Hubungan Baik dengan Warga Desa Binaan Lewat Komsos
Rutinitas Kegiatan Malam, Babinsa Pastikan Wilayah Binaan Tetap Aman
Akselerasi Pembangunan Jembatan Gantung Garuda, Satgas Kodim 0302/Inhu Genjot Pengecoran dan Perakitan Rangka
Polisi Tangkap Pembobol Toko Ponsel di Pekanbaru, Uangnya untuk Kebutuhan Hidup

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:57 WIB

Eksekusi Lahan Siak IV Disorot, BASMI Riau Tantang Pemko Tunjukkan Bukti Kepemilikan

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:07 WIB

Tingkatkan Kapasitas Masyarakat Hadapi Potensi Bencana, Desa Redang Gelar Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:37 WIB

Lapas Narkotika Rumbai Panen Kangkung, Warga Binaan Dilibatkan dalam Program Ketahanan Pangan

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:26 WIB

Babinsa Jalin Hubungan Baik dengan Warga Lewat Komsos dan Silaturahmi di Desa Binaan

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:25 WIB

Babinsa Tetap Jaga Hubungan Baik dengan Warga Desa Binaan Lewat Komsos

Berita Terbaru