Tagih Utang Proyek Rp.54 Milyar, Puluhan Kontraktor Segel Sejumlah Fasilitas di RS Madani

- Redaksi

Rabu, 7 Mei 2025 - 16:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Ketegangan memuncak di Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani, Senin (6/5), setelah puluhan kontraktor menggelar aksi penyegelan dan memutus aliran listrik di beberapa ruangan manajemen rumah sakit.

Aksi dramatis ini dipicu oleh tunggakan pembayaran proyek yang belum diselesaikan oleh pihak rumah sakit sejak tahun 2022, dengan total nilai kerugian yang ditaksir mencapai Rp54 miliar.

Aksi yang berlangsung sejak pagi hari ini dikawal ketat dan dipimpin langsung oleh perwakilan kontraktor, Arlek Setyanto. Ia menegaskan bahwa penyegelan akan berlangsung selama sepekan ke depan.

Jika tidak ada respon dari Pemerintah Kota Pekanbaru, kontraktor mengancam akan menyegel secara permanen bahkan membongkar fasilitas yang telah dibangun.

“Sudah terlalu lama kami bersabar. Ini adalah puncak kekecewaan. Kami minta Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, segera bertindak,” tegas Arlek kepada awak media.

Menurutnya, hingga kini belum ada kepastian pembayaran untuk pekerjaan yang telah selesai dilakukan oleh sekitar 100 vendor sejak 2022.

Ia juga menyayangkan minimnya komitmen dari pihak RSD Madani maupun Pemko Pekanbaru.

Senada dengan Arlek, Nofrizal selaku kontraktor lainnya menambahkan bahwa rumah sakit diminta segera mengosongkan ruangan-ruangan tertentu guna menghindari gangguan terhadap pasien jika aksi lanjutan dilakukan.

Baca Juga :  Satgas Kodim 0302/Inhu Rakit Rangka Besi Jembatan Gantung Garuda

Sementara itu, drg. Aznar, yang sebelumnya menjabat Direktur RSD Madani, mengaku saat ini tidak lagi memiliki wewenang karena masa jabatannya telah berakhir.

Ia menyampaikan bahwa pihak rumah sakit akan segera melakukan rapat internal untuk mencari solusi.

“Kami akan inventarisasi dulu dan menyusun rencana ke depan. Namun keputusan akhir tetap menunggu pimpinan baru,” ujarnya.

Pantauan di lokasi, sejumlah ruangan seperti Maqomul Amin, Firdaus, dan area parkir telah disegel. Listrik di bagian manajemen pun turut dipadamkan, membuat aktivitas rumah sakit terganggu.

Adapun lima tuntutan utama dari para kontraktor mencakup permintaan pembayaran penuh, pelarangan penggunaan hasil pekerjaan, serta ancaman menduduki dan membongkar proyek jika tak kunjung dibayar.

Baca Juga :  Mulai Pekan Depan, Program Makan Bergizi Gratis di Pekanbaru akan Dilanjutkan

Situasi ini menambah sorotan tajam terhadap pengelolaan anggaran dan proyek infrastruktur di tubuh Pemko Pekanbaru. Jika tidak segera ditangani, RS Madani bisa lumpuh total. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pakta Integritas SPMB 2026/2027 Ditandatangani, Safrial: Semua Anak Riau Berhak Sekolah
Viral di Medsos! Dugaan Permainan di Penyeberangan Dumai-Rupat, DPRD akan Panggil Dishub
Mulai 8 Juni, Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Sasar Knalpot Brong, Travel Ilegal hingga Pengendara Tanpa Helm
DPP-SPKN Soroti Dugaan Tumpang Tindih Bansos Rp5,3 Miliar di Kampar, Desak Audit Menyeluruh
BASMI Riau: Guru Dituntut Cerdaskan Bangsa, Tapi Kesejahteraannya Masih Terabaikan
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Lirik Ikut Sukseskan Panen Jagung Kuartal II di Desa Sidomulyo
Cuaca Panas Hambat Pertumbuhan Jagung, Polsek Lirik Intensifkan Pemantauan
Estafet Jabatan di Disdik Riau, Fokus Perkuat Pelayanan dan Sukseskan SPMB 2026/2027

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:22 WIB

Pakta Integritas SPMB 2026/2027 Ditandatangani, Safrial: Semua Anak Riau Berhak Sekolah

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:56 WIB

Viral di Medsos! Dugaan Permainan di Penyeberangan Dumai-Rupat, DPRD akan Panggil Dishub

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:50 WIB

Mulai 8 Juni, Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Sasar Knalpot Brong, Travel Ilegal hingga Pengendara Tanpa Helm

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:27 WIB

DPP-SPKN Soroti Dugaan Tumpang Tindih Bansos Rp5,3 Miliar di Kampar, Desak Audit Menyeluruh

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:52 WIB

BASMI Riau: Guru Dituntut Cerdaskan Bangsa, Tapi Kesejahteraannya Masih Terabaikan

Berita Terbaru