SPPG di Padang Sajikan Rendang Istimewa dari Santan Kelapa Petikan Beruk Terlatih

- Redaksi

Jumat, 23 Januari 2026 - 11:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tanah Sirah Piai Nan XX, Kota Padang, Sumatera Barat menyajikan rendang daging istimewa yang santan dan minyaknya berasal dari kelapa hasil petik beruk atau monyet terlatih.

Proses mengolah bahan baku hingga jadi rendang daging ini diunggah lewat akun Instagram resmi mereka @sppgtanahsirahpiainanxx dengan judul “Story Marandang”, Kamis (22/1).

Di awal video, tampak monyet-monyet berlari memanjat pohon kelapa. Lalu, dengan tekanan kaki dan tangan yang sangat kuat, mereka menjatuhkan buah-buah kelapa. Selanjutnya, kelapa-kelapa tersebut diolah hingga menghasilkan santan.

Santan yang diproduksi itu kemudian dibawa ke dapur SPPG Tanah Sirah Piai Nan XX untuk diolah menjadi bahan dasar bumbu rendang. Di dapur SPPG itu tampak para pekerja dengan kompak berbagi tugas. Ada yang menghaluskan bawang serta mengaduk santan hingga matang.

Setelah itu, menu masakan pun dibagikan per porsi ke dalam ompreng atau wadah makanan. Pada video terlihat menu MBG hari itu adalah nasi putih, rendang daging, tahu goreng, dan buah jeruk.

Paket menu MBG itu kemudian didistribusikan ke sekolah-sekolah setempat. Anak-anak tampak gembira dan lahap menyantap rendang daging itu.

Baca Juga :  Ribuan Pemuda di Indonesia Timur Lulus Seleksi TNI AD

Pendiri Indonesia Food Security Review, I Dewa Made Agung, turut mengomentari menu MBG unik dan istimewa sajian SPPG Tanah Sirah Piai Nan XX. Ia menjelaskan beruk yang memetik kelapa itu dilatih khusus untuk memanjat dan memilih kelapa terbaik. Ia pun menilai rasa rendang dari kelapa petikan beruk-beruk khusus ini berbeda dari yang lain.

“Beruk ini punya sekolah, punya kepala sekolah sendiri, dan dilatih khusus untuk memanjat dan memilih kelapa terbaik. Walaupun banyak orang bisa masak rendang, tapi rasanya tak akan sama,” kata Agung.

Baca Juga :  HUT ke-81 RI, Pemkab Belitung Gelar Upacara Tanpa Tenda Pejabat

“Karena salah satu kunci rasa bumbu rendang ada di minyak kelapanya. Dari alam, ke dapur SPPG, ke piring anak-anak Indonesia,” tambahnya.

Agung berpendapat sajian MBG dari SPPG Tanah Sirah Piai Nan XX itu penuh makna. Menu tersebut mengandung cerita mutualisme beruk dan manusia dalam menciptakan rasa dan budaya. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terkait Kasus Pemerasan, Andi Syafrani Minta Media Akurat: Yusril Koto Kader LSMLIRA Indonesia Bukan LIRA
Luhut Usul ke Prabowo Kerugian Negara Bukan Tindak Pidana Korupsi
Viral! Aksi Arogan Ajudan Gubernur Kaltim ke Mahasiswa Demo
Bareskrim Polri Tangkap Ketua LSM LIRA Kepri Yusril Koto, Diduga Terlibat Pengancaman Pengusaha Lewat Narasi Berita
Posting soal Batam Blackout, Warganet Dipanggil Polda Kepri
TNI Pastikan Tunduk Putusan MK soal Revisi UU Peradilan Militer
Putusan MK: Prajurit TNI Terlibat Tindak Pidana Umum Harus Diadili di Peradilan Umum
Rotasi Jabatan Strategis TNI, Dua Jenderal TNI Emban Amanah Baru

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 00:02 WIB

Terkait Kasus Pemerasan, Andi Syafrani Minta Media Akurat: Yusril Koto Kader LSMLIRA Indonesia Bukan LIRA

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Luhut Usul ke Prabowo Kerugian Negara Bukan Tindak Pidana Korupsi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Viral! Aksi Arogan Ajudan Gubernur Kaltim ke Mahasiswa Demo

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:19 WIB

Bareskrim Polri Tangkap Ketua LSM LIRA Kepri Yusril Koto, Diduga Terlibat Pengancaman Pengusaha Lewat Narasi Berita

Senin, 19 Oktober 2026 - 06:02 WIB

Posting soal Batam Blackout, Warganet Dipanggil Polda Kepri

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page