Plt Disdik Riau Intruksikan PPTK Segera Menyusun Justifikasi Pencairan BOSDA 2025

- Redaksi

Selasa, 15 April 2025 - 07:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM | PEKANBARU — Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau mulai memproses pencairan dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) tahun 2025. Namun, besaran dana BOSDA tahun ini berpotensi mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya akibat keterbatasan anggaran daerah.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan Riau, Erisman Yahya, menyebutkan pihaknya telah menginstruksikan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) terkait untuk segera menyusun justifikasi pencairan BOSDA.

“Namun besarannya perlu kami laporkan terlebih dahulu kepada Gubernur, karena terjadi penurunan signifikan akibat defisit. Kami juga sudah agendakan pertemuan via zoom bersama seluruh kepala sekolah untuk membahas hal ini,” jelasnya, Senin (14/4/2025).

Terkait dana BOSDA tahun 2024, Erisman mengungkapkan bahwa hingga saat ini masih ada sekolah yang belum menerima dana tersebut karena adanya tunda bayar tahun lalu.

“Dana BOSDA 2024 sebagian besar masuk tunda bayar. Pembayarannya akan dilakukan setelah audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan masuk dalam skema APBD Perubahan 2025,” urainya.

Ia juga menambahkan bahwa dana BOS dari pemerintah pusat yang bersumber dari APBN sebenarnya sudah masuk ke rekening masing-masing sekolah. Namun, belum banyak sekolah yang memanfaatkannya akibat keterlambatan penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS).

Baca Juga :  Kapolri Beri Penghargaan Sekolah Perwira kepada Aiptu Jimmi Personel Polsek Rumbai Pesisir Pemilik Pesantren Gratis

“Karena itu, dalam zoom hari Senin ini kami juga berdialog dengan para kepala sekolah untuk mengetahui kendala apa yang menyebabkan BOS Pusat belum dieksekusi,” sambungnya.

Sebagai informasi, dana BOSDA merupakan anggaran dari Pemerintah Provinsi Riau yang ditujukan untuk mendukung pembiayaan pendidikan siswa yang tidak dapat dibiayai oleh dana BOS pusat. Kehadiran BOSDA diharapkan dapat meringankan beban biaya sekolah bagi siswa di Riau. ***

Editor : Fadli

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Misteri Supir Truk Tewas Dilakban di Pekanbaru Terungkap, Polisi Tangkap 3 Pelaku
Asyik Ngeganja di Kafe Saat Listrik di Pekanbaru BlackOut, 2 Pria Diciduk Polisi
Listrik Padam Massal di Sumatera, Manajemen PT PLN Sampaikan Permohonan Maaf
Gangguan Transmisi di Sungai Rumbai-Muaro Bungo 275kV Sebabkan Listrik BlackOut di Wilayah Sumatera
Persoalan Lahan SHM Niko Fernando yang Diklaim Milik Pemko Pekanbaru, BASMI Riau Akan Bongkar Kasus ini
Antisipasi Terjadinya Kriminalitas Akibat Listrik Padam, Polda Riau dan Tim Raga Gelar Patroli
“Blue Light Patrol Ditlantas Polda Riau Ditingkatkan Pasca Gangguan Kelistrikan Sumbagut”
Ada Gangguan Kelistrikan Sistem Sumbagut, Listrik di Riau, Aceh, Sumbar, Kepri dan Sumut Padam Total

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:12 WIB

Misteri Supir Truk Tewas Dilakban di Pekanbaru Terungkap, Polisi Tangkap 3 Pelaku

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:55 WIB

Asyik Ngeganja di Kafe Saat Listrik di Pekanbaru BlackOut, 2 Pria Diciduk Polisi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 07:05 WIB

Gangguan Transmisi di Sungai Rumbai-Muaro Bungo 275kV Sebabkan Listrik BlackOut di Wilayah Sumatera

Sabtu, 23 Mei 2026 - 02:33 WIB

Persoalan Lahan SHM Niko Fernando yang Diklaim Milik Pemko Pekanbaru, BASMI Riau Akan Bongkar Kasus ini

Sabtu, 23 Mei 2026 - 01:56 WIB

Antisipasi Terjadinya Kriminalitas Akibat Listrik Padam, Polda Riau dan Tim Raga Gelar Patroli

Berita Terbaru