Penertiban PETI di Kuansing Ricuh, 6 Mobil Dirusak, 1 Motor Dibakar, Polisi Buru Pelaku Pengrusakan

- Redaksi

Selasa, 7 Oktober 2025 - 22:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Polda Riau mengeluarkan pernyataan tegas menyikapi aksi anarkis yang terjadi saat operasi penertiban Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Selasa (7/10/2025).

Insiden itu menyebabkan enam kendaraan dinas rusak dan satu sepeda motor dibakar massa yang diduga terprovokasi oleh pemilik rakit PETI.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Anom Karibianto menegaskan bahwa operasi tersebut merupakan bagian dari upaya penegakan hukum untuk menyelamatkan lingkungan dari kerusakan akibat aktivitas tambang ilegal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Polda Riau mengecam keras tindakan anarkis dan perusakan fasilitas negara. Tindakan itu adalah tindak pidana dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya di Pekanbaru.

Sebelum menggelar penertiban, tim gabungan terlebih dahulu mengikuti apel pasukan gabungan di Mapolres Kuansing, dipimpin Kapolres Kuansing AKBP R Ricky Pratidiningrat bersama Bupati Kuansing Dr H Suhardiman Amby sekitar pukul 08.15 WIB, yang diikuti 149 personel gabungan terdiri dari Polri, TNI, Satpol PP, BPBD, dan Dit Polairud Polda Riau.

Baca Juga :  Plt Kajari SBB Gelar Rapat Triwulan Kedua dan Evaluasi Pencanangan ZI Menuju WBK/WBBM

“Pasukan dibagi dua tim, tim air dengan delapan rubber boat yang menelusuri Sungai Kuantan untuk memusnahkan rakit PETI, serta tim darat yang bertugas mengamankan lokasi,” jelas Kabid Humas Kombes Anom Karibianto, Selasa (7/10) malam.

Hasilnya, hingga siang, petugas telah berhasil memusnahkan 43 unit rakit PETI di Desa Pulau Bayur. Namun, sekitar pukul 13.40 WIB, situasi berubah tegang. Sekelompok warga yang menolak operasi datang dan melempari petugas dengan batu.

“Kericuhan pecah hingga mengakibatkan enam kendaraan dinas rusak, termasuk mobil Kapolres, Kabag Ops Kompol Teguh Wiyono, Sat Lantas, Satpol PP, bus Polres, dan truk Polairud Polda Riau. Satu unit sepeda motor juga dibakar massa,” jelas Kabid Humas.

Selain itu, seorang wartawan media daring yang ikut meliput peristiwa itu turut mengalami luka ringan akibat terkena lemparan saat berlindung di mobil Kapolres yang diserang.

“Menghindari bentrokan lebih besar, petugas gabungan akhirnya menarik diri ke Mapolsek Cerenti,” kata Kabid Humas.

Baca Juga :  Jika Ingin Sukses di Era Bisnis Mafia Ini, Wartawan harus Profesional & Bermental Singa

Sementara itu, mobil dinas Bupati Kuansing yang sebelumnya diparkir di Pasar Cerenti berhasil diselamatkan dari amukan massa.

“Saat kejadian aksi anarkis, Bupati dan Kapolres masih berada di sungai untuk memimpin pemusnahan rakit,” sebut Kabid Humas.

Kemudian, setelah Kapolda Riau Irjen Pol Hery Heryawan menerima laporan adanya perlawanan dari massa pelaku PETI. Kapolda langsung memerintahkan jajarannya untuk menyelidiki dan menyidik pelaku perusakan serta kekerasan terhadap wartawan.

Selain itu, Polda juga sudah menginventarisasi seluruh kerusakan kendaraan dinas sebagai dasar proses hukum dan pemulihan operasional.

“Polda Riau memberikan dukungan penuh kepada Polres Kuansing atas langkah penegakan hukum yang profesional dan sesuai SOP. Keselamatan personel tetap prioritas, namun ketegasan dalam menindak pelanggaran hukum tidak akan berkurang,” ujar Kombes Anom.

Sebagai langkah preventif, Polda Riau memperkuat patroli di wilayah Cerenti serta menggandeng tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat untuk menjaga situasi tetap kondusif.

Selain penegakan hukum, Polda juga mendorong pembentukan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) sebagai solusi legal agar warga dapat menambang secara sah dan berkelanjutan. Edukasi publik tentang bahaya PETI terhadap lingkungan dan keselamatan juga akan diperluas melalui kerja sama lintas instansi.

Baca Juga :  Terkait Kasus SDN 108, Plt Gubri: Sekolah Harus Jadi Tempat Paling Aman bagi Anak Didik

“Penegakan hukum ini bukan untuk menghukum masyarakat, tapi untuk menyelamatkan alam Riau dan menegakkan keadilan ekologis,” kata Kombes Anom menegaskan pesan Kapolda.

“Kami akan terus menjaga tuah dan marwah Bumi Lancang Kuning dengan langkah tegas, terukur, dan humanis,” pungkasnya.

Terpisah, Kapolres Kuansing AKBP Ricky Pratidiningrat memastikan kondisi terkini sudah aman. Ia menyebut banyak masyarakat sebenarnya mendukung penertiban PETI karena menyadari dampak lingkungannya.

Kapolres juga memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, dan seluruh personel kini kembali melakukan konsolidasi untuk pengamanan lanjutan.

“Hanya sebagian kecil yang menolak karena diprovokasi pemilik rakit. Kami bersama Pemkab dan aparat gabungan tetap berkomitmen menegakkan hukum dan menjaga lingkungan,” tegasnya. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polemik Pelantikan 247 Kepala Sekolah di Inhu, LIRA Dorong Pembentukan Pansus
Siswa Tewas Saat Mengambil Piala, BASMI Riau Soroti SMAN 1 Tapung dan Desak Evaluasi Kepsek
Kampung Narkoba Menuju Kampung Bersinar, Polda dan Pemda Perlu Hadirkan Program Nyata
Dugaan Pungutan Parkir di Dekat RSUD Arifin Achmad, BASMI Riau Desak Pemeriksaan Lapangan
Pulang Mengambil Piala Berujung Petaka, Dua Siswa SMAN 1 Tapung Alami Kecelakaan
Jelang Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Dirlantas Polda Riau Pimpin Apel Pagi dan Pengecekan Kendaraan Patroli
Aksi Demo di Dinkes Pekanbaru Diduga Dibatalkan, Kadis Belum Beri Klarifikasi
Pajak Parkir di Pekanbaru Jadi Sorotan, Tim Media Minta Penjelasan Bapenda soal RSUD, Bandara hingga Minimarket

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 01:40 WIB

Polemik Pelantikan 247 Kepala Sekolah di Inhu, LIRA Dorong Pembentukan Pansus

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Siswa Tewas Saat Mengambil Piala, BASMI Riau Soroti SMAN 1 Tapung dan Desak Evaluasi Kepsek

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Kampung Narkoba Menuju Kampung Bersinar, Polda dan Pemda Perlu Hadirkan Program Nyata

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Pulang Mengambil Piala Berujung Petaka, Dua Siswa SMAN 1 Tapung Alami Kecelakaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:35 WIB

Jelang Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Dirlantas Polda Riau Pimpin Apel Pagi dan Pengecekan Kendaraan Patroli

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page