Operasi Lancang Kuning 2026 akan Dimulai 2-15 Februari, 9 Pelanggaran Menjadi Sasaran Prioritas

- Redaksi

Minggu, 1 Februari 2026 - 22:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Menuju pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 yang akan menjamin kelancaran perjalanan mudik dan balik serta aktivitas masyarakat selama musim libur, Direktorat Lalu Lintas Ditlantas Polda Riau akan melaksanakan Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026.

Operasi ini resmi dimulai pada tanggal 02 Februari 2026 dengan tujuan utama menciptakan kondisi kamseltibcarlantas (kesehatan, keselamatan, ketertiban lalu lintas) yang aman, nyaman, dan selamat bagi seluruh pengguna jalan di wilayah Riau.

Direktur Lalu Lintas Ditlantas Polda Riau, Kombes Pol Ieki Rahmat Mustika, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa operasi ini dirancang untuk mengantisipasi potensi masalah lalu lintas yang mungkin muncul menjelang dan selama Operasi Ketupat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Melalui Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026, kami mengimbau seluruh masyarakat pengguna jalan untuk bersama-sama meningkatkan kesadaran dan kepatuhan dalam berlalu lintas.

Baca Juga :  Disdik Riau Nonaktifkan Sementara Kepsek SMAN 1 Ujung Batu

Setiap tindakan yang tidak sesuai aturan tidak hanya membahayakan diri sendiri tetapi juga orang lain di sekitarnya,” ujarnya.

Adapun sasaran prioritas yang akan menjadi fokus pemantauan, pembinaan, dan penindakan selama operasi meliputi:

  1. Kendaraan R2 (sepeda motor) dan R4 (mobil penumpang ringan) yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi, baik dari segi ukuran, jenis, maupun tingkat kebisingan yang melebihi batas standar.
  2. Kendaraan truk yang mengalami modifikasi tidak standar pabrikan, seperti penambahan rangka untuk muatan lebih banyak atau perubahan spesifikasi mesin dan sistem pengereman yang dapat mengurangi keamanan.
  3. Kendaraan pribadi yang menggunakan sirene, lampu rotator, dan strobo yang bukan merupakan peralatan khusus untuk kendaraan dinas atau darurat sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
  4. Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) yang tidak sesuai ketentuan, seperti menggunakan nomor palsu, dipalsukan, tidak terdaftar, atau ditempel secara tidak benar.
  5. Kendaraan pribadi yang digunakan sebagai kendaraan travel tanpa izin dan persyaratan operasional yang sesuai, termasuk tidak memiliki surat izin usaha angkutan jalan (SIUAJ) dan fasilitas keselamatan yang tidak memadai.
  6. Kendaraan angkutan barang yang digunakan untuk mengangkut orang, yang sangat berbahaya karena kendaraan tersebut tidak dirancang untuk keamanan penumpang.
  7. Kendaraan penumpang yang tidak laik jalan, seperti memiliki kerusakan pada sistem pengereman, remuk badan kendaraan, atau lampu yang tidak berfungsi dengan baik.
  8. Kendaraan R2 (sepeda motor) yang tidak menggunakan helm Standar Nasional Indonesia (SNI) serta melakukan boncengan lebih dari satu orang, yang meningkatkan risiko cedera berat saat terjadi kecelakaan.
  9. Kendaraan pengunjung tempat wisata yang parkir sembarangan di bahu jalan, yang dapat menyumbat aliran lalu lintas dan menjadi sumber bahaya bagi pengguna jalan lainnya.
Baca Juga :  Diduga Bunuh Diri, Karyawan Cafe di Pekanbaru Ditemukan Tewas

“Kami akan melakukan pengawasan di berbagai titik strategis di seluruh provinsi Riau, mulai dari jalur utama penghubung kota, jalur alternatif yang sering digunakan untuk menghindari kemacetan, hingga sekitar kawasan wisata yang diperkirakan akan ramai dikunjungi masyarakat menjelang dan selama musim libur,” tambah Kombes Pol Ieki Rahmat Mustika.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan utama dalam setiap aktivitas berlalu lintas, bukan sekadar kewajiban yang harus dipenuhi.

“Tertib berlalu lintas adalah wujud kepedulian kita terhadap diri sendiri, keluarga yang menanti kita pulang dengan selamat, dan juga pengguna jalan lainnya yang berbagi ruang jalan dengan kita,” pungkasnya.

Baca Juga :  Tausiyah Ustadz Abdul Somad Bersama Keluarga Besar Korem 031/Wira Bima

Keselamatan adalah yang utama. Patuhi aturan lalu lintas dan lakukan pemeriksaan berkala pada kendaraan agar perjalanan Anda selalu aman dan nyaman. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelajar Asal Siak dan Inhil Terpilih Wakili Riau untuk Paskibraka Tingkat Nasional
Perkuat Sinergi Sambut Hari Bhayangkara ke-80, BRI Rengat Inhu Dukung Fun Run 8K Polres Inhu
Mulai Senin Besok, Pendaftaran SMA/SMK Swasta Jalur Afirmasi di Riau Dibuka
Masih ada 3 SMA Negeri Belum Tuntas Kembalikan Uang Seragam, Inspektorat Riau Ambil Langkah Lanjutan
Ratusan Peserta Meriahkan Fun Run 8K Road To Riau Bhayangkara Run 2026 di Polres Inhu
Ribuan Warga Padati Jalan Sudirman, Festival Kue Talam Ketan Durian di Pekanbaru Pecahkan Rekor Muri
BASMI Riau Tantang DPRD dan Aparat Lakukan Sidak Senyap ke Lokasi Gelper
SPMB Riau 2026 Capai Tahap Akhir, Daya Tampung Sekolah Lampaui Jumlah Pendaftar

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 06:57 WIB

Pelajar Asal Siak dan Inhil Terpilih Wakili Riau untuk Paskibraka Tingkat Nasional

Senin, 22 Juni 2026 - 15:28 WIB

Perkuat Sinergi Sambut Hari Bhayangkara ke-80, BRI Rengat Inhu Dukung Fun Run 8K Polres Inhu

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:51 WIB

Mulai Senin Besok, Pendaftaran SMA/SMK Swasta Jalur Afirmasi di Riau Dibuka

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:49 WIB

Masih ada 3 SMA Negeri Belum Tuntas Kembalikan Uang Seragam, Inspektorat Riau Ambil Langkah Lanjutan

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:22 WIB

Ribuan Warga Padati Jalan Sudirman, Festival Kue Talam Ketan Durian di Pekanbaru Pecahkan Rekor Muri

Berita Terbaru