Megawati Soekarnoputri Diduga Merajuk dan Larang Kepala Daerah PDIP ikut Retreat, Ketua Relawan Prabowo Gibran: “Bentuk Perlawanan Terhadap Negara”

- Redaksi

Jumat, 21 Februari 2025 - 11:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM | JAKARTA — Beredarnya Surat dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan dengan Nomor 7294/IN/DPP/II/2025, perihal Instruksi Harian Ketua Umum kepada seluruh Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah PDI Perjuangan di Seluruh Indonesia pada tanggal 20 Febuari 2025 kemarin, ternyata memicu Amarah dan Penyesalan bagi seluruh Masyarakat Indonesia.

Seperti yang disampaikan Aktivis Anti Korupsi Nasional, yang juga menjabat selaku Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gabungan Rakyat Prabowo Gibran (GARAPAN).

Menurut Larshen Yunus, beredarnya surat seperti itu menunjukkan betapa Kecewanya Presiden RI ke 5 sekaligus Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Hj Megawati Soekarnoputri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sikap Kecewa itu terakumulasi menjadi bentuk Merajuk dari seorang Putri Proklamator.

Baca Juga :  Kapolri Ingatkan Seluruh Jajaran Agar Cepat Merespon Aduan Masyarakat, Jangan Tunggu Viral Dulu

Bagi Ketua Umum Relawan Prabowo Gibran, seharusnya Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri tidak melakukan hal-hal seperti itu, sekalipun rasa kecewa yang mendalam terhadap segala bentuk Praduga yang dialamatkan kepada Presiden RI maupun Wakil Presiden RI.

“Mohon Izin Kanjeng Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. Kendati ibu Kecewa dan Merajuk seperti saat ini, ada baiknya dapat lebih menahan diri. Kami tahu persis, betapa sedihnya ibu melihat Sekjen Hasto di Ekspos menggunakan Rompi Oranye dengan tangan di Borgol. Tapi yakinlah ibu! apa yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi adalah terkait persoalan Hukum, bukan justru dituding Kriminalisasi ataupun di Politisasi,” ujar Larshen Yunus.

Ketua Umum DPP Gabungan Rakyat Prabowo Gibran itu lagi-lagi mengajak Keduabelah Pihak untuk Tabbayun, terutama bagi ibu Hj Megawati Soekarnoputri.

Baca Juga :  LAMR Sambut Hangat Audiensi DPD FSPKSI Riau, Pendidikan Jadi Topik Pembahasan

Bertempat di Restoran Sriwijaya Hotel Jalan Veteran Nomor 1 Jakarta Pusat, hari ini Jum’at (21/2/2025) Ketua Umum Relawan Prabowo Gibran berencana untuk menyusun Jadwal pertemuan Presiden RI dengan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. Bagi Larshen Yunus, para Tokoh Bangsa itu harus dapat lebih Arif dan Bijaksana, kedepankan Semangat Persatuan dan Kebangsaan, demi Kondusifitas Negeri ini.

“Mohon izin ibu Megawati Soekarnoputri. Janganlah Merajuk terus, pakai menerbitkan Surat seperti itu. Ibu ini Putri Proklamator Lho. Lagian sekarang ibu masih di Luar Negeri. Liburan saja ibu disana. Biarkan Sekjen PDIP Hasto bertanggung jawab atas apa yang telah dilakukannya. Biarlah Proses Hukum berjalan. Status Tersangka Hasto sudah lama disematkan, tapi baru sekarang di Tahan, mestinya ibu dan PDIP bersyukur, jangan justru buat Kegaduhan seperti saat ini. Kasihan sama para Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah itu. Mau Nurutin dan Loyal atas perintah ibu, ntar dinilai melawan Negara, giliran ikut Retreat ke Magelang, nanti dituduh pula durhaka melawan ibu Ketum sendiri. Prihatin kami Bu’ Ketum! buah simalakama bagi mereka semua”, tutur Larshen Yunus.

Baca Juga :  Libatkan 1.126 Personel Gabungan, Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 Dimulai

Sampai berita ini diterbitkan, Ketua Relawan Prabowo Gibran itu kembali mengajak Ibu Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, agar meluangkan waktu Kopi Darat bersama Presiden RI dan atau Wakil Presiden RI, Tabbayun lebih baik daripada merajuk ngak tentu arah seperti itu. (Rls)

 

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pers Indonesia Berduka, Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia Akibat Serangan Jantung
Menteri ESDM: Hingga Akhir Tahun 2026, Harga BBM Subsidi Tak Akan Mengalami Kenaikan
Bentuk Penghormatan Negara, Panglima TNI Pimpin Upacara Pemakaman Militer
UNIFIL Gelar Upacara Memorial untuk Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Selatan
Pererat Kemitraan Strategis, Panglima TNI Terima Courtesy Call Panglima Angkatan Tentera Malaysia
Menguatkan Doa untuk Prajurit yang Bertugas, Panglima TNI Gelar Doa Bersama di Cilangkap
Tak Hanya ASN, Karyawan Swasta Juga Disarankan WFH Seminggu Sekali
Mulai 1 April 2026, Pemerintah Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar 50 Liter per Hari

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 10:45 WIB

Pers Indonesia Berduka, Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia Akibat Serangan Jantung

Jumat, 17 April 2026 - 14:09 WIB

Menteri ESDM: Hingga Akhir Tahun 2026, Harga BBM Subsidi Tak Akan Mengalami Kenaikan

Senin, 6 April 2026 - 20:09 WIB

Bentuk Penghormatan Negara, Panglima TNI Pimpin Upacara Pemakaman Militer

Sabtu, 4 April 2026 - 18:22 WIB

UNIFIL Gelar Upacara Memorial untuk Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Selatan

Sabtu, 4 April 2026 - 12:14 WIB

Pererat Kemitraan Strategis, Panglima TNI Terima Courtesy Call Panglima Angkatan Tentera Malaysia

Berita Terbaru

Oplus_131072

Hukum dan Kriminal

Aksi Curanmor di Rumbai Berhasil Digagalkan Warga, Polisi Amankan Pelaku

Jumat, 17 Apr 2026 - 18:34 WIB