Kapolri, Gubernur Riau, dan Menteri LH Cek Langsung Karhutla di Rohil dan Rohul

- Redaksi

Kamis, 24 Juli 2025 - 18:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Gubernur Riau Abdul Wahid mendampingi Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Lingkungan Hidup (LH) Dr Hanif Faisol Nurofiq dalam peninjauan langsung ke lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Rokan Hilir dan Rokan Hulu, Kamis (24/7/2025) sore.

Kunjungan ini merupakan upaya konkret keseriusan dan kolaborasi pemerintah pusat dan daerah dalam menangani darurat karhutla yang tengah melanda sebagian wilayah Provinsi Riau.

Dalam peninjauan tersebut, turut hadir Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, perwakilan BMKG, BNPB, unsur TNI, relawan, serta pihak swasta yang tergabung dalam Satgas Karhutla.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menggunakan tiga helikopter rombongan meninjau sejumlah titik api, khususnya di Rohil dan Rohul untuk melihat langsung kondisi lapangan dan mengevaluasi upaya pemadaman yang telah dan sedang berlangsung.

Baca Juga :  Viral Video Guru Honorer di Tanjung Morawa Tinggal Digubuk Reyot, Ternyata Hoax, Marsiah Minta Maaf

Kapolri mengungkapkan bahwa pada tanggal 20 Juli 2025 sempat terjadi lonjakan titik panas (hotspot) yang mencapai 586 titik. Namun berkat kerja sama lintas sektor, angka tersebut berhasil ditekan menjadi 144 titik pada 22 Juli.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 14 titik api aktif masih menyala di delapan kabupaten, dengan sebaran terbanyak di Kabupaten Rokan Hilir.

“Sebagai bentuk keseriusan penanganan, Gubernur Riau telah menetapkan status Tanggap Darurat Karhutla di Kabupaten Rokan Hilir dan Rokan Hulu selama 14 hari, mulai 22 Juli hingga 4 Agustus 2025. Sementara 10 kabupaten/kota lainnya berada dalam status Siaga Darurat,” ujar Jenderal Listyo.

Baca Juga :  Jadi Tempat Maksiat, Pemko Pekanbaru Bongkar Bangunan Liar di SM Amin

Kapolri juga mengapresiasi kerja keras berbagai pihak, mulai dari tim darat, udara, pemerintah daerah, relawan, masyarakat, hingga dunia usaha.

Di sisi penegakan hukum, Polda Riau, sebut Kapolri, telah mengamankan 46 tersangka yang diduga terlibat dalam pembakaran lahan, baik secara sengaja maupun karena kelalaian.

Para tersangka ini jelas Kapolri membakar lahan dengan total luas mencapai 280 hektare.

“Penindakan hukum akan dilakukan tanpa pandang bulu, sesuai dengan amanat Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Karhutla,” tegas Kapolri.

Sementara itu, Menteri LH Dr Hanif Faisol menegaskan bahwa penanganan karhutla dilakukan secara menyeluruh dengan menggabungkan pendekatan udara dan darat.

Lanjut Hanif, operasi water bombing serta teknologi modifikasi cuaca (TMC) terus diintensifkan, terutama di kawasan sulit dijangkau seperti lahan gambut dan perbukitan.

Baca Juga :  Kodam XIX/Tuanku Tambusai: Soliditas dan Kewaspadaan TNI Kunci Hadapi Era Globalisasi

“Beberapa helikopter tambahan akan disiagakan di Rokan Hulu untuk memperluas cakupan pemadaman udara. Di sisi darat, strategi penutupan kanal-kanal air diterapkan guna mempertahankan kelembaban tanah gambut dan mencegah api meluas,” jelas Hanif.

Menteri mengatakan sebagai bentuk pencegahan, peran serta masyarakat sangat penting ditambah edukasi serta penyuluhan yang akan digencarkan hingga ke tingkat desa, agar masyarakat memahami bahaya karhutla dan ikut terlibat dalam pengendaliannya.

“Meski api utama sudah padam di beberapa titik, asap masih menyebar. Satgas akan membentuk pagar betis dengan melibatkan TNI-Polri, masyarakat, dan perusahaan sekitar untuk memastikan api tidak menyala kembali,” tambahnya. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BBPOM Pekanbaru dan Komisi IX DPR RI Gencarkan Edukasi Pangan Aman untuk Cegah Stunting di Tapung Hulu
Keren! 26 Siswa SMAN 19 Pekanbaru Tembus PTN Favorit, Bukti Sekolah Muda Tak Bisa Dipandang Sebelah Mata
Jaga Integritas Pendidikan, KPK Terbitkan SE Baru: Tolak Pungli dan Praktik Titipan Siswa di SPMB 2026
Ancam Pengemudi Ojol, Dishub Pekanbaru Pecat Jukir di Sushi Yay Jalan Riau
Alami Kerusakan pada Tumpuan, Jembatan Danau Bingkuang Kampar Ditutup Sementara
Pengadaan Tong Sampah Miliaran Rupiah Disorot, KNPI Riau Minta APH Periksa DLHK Pekanbaru
36 Tahun Mengabdi, Maizar Tinggalkan Jejak Keteladanan dan Kebersamaan di Pemasyarakatan Riau
Paparan Ganja Pasif Jadi Sorotan dalam Razia Narkoba THM Pekanbaru, Ini Penjelasannya

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:12 WIB

BBPOM Pekanbaru dan Komisi IX DPR RI Gencarkan Edukasi Pangan Aman untuk Cegah Stunting di Tapung Hulu

Minggu, 31 Mei 2026 - 15:49 WIB

Keren! 26 Siswa SMAN 19 Pekanbaru Tembus PTN Favorit, Bukti Sekolah Muda Tak Bisa Dipandang Sebelah Mata

Minggu, 31 Mei 2026 - 10:40 WIB

Jaga Integritas Pendidikan, KPK Terbitkan SE Baru: Tolak Pungli dan Praktik Titipan Siswa di SPMB 2026

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:27 WIB

Ancam Pengemudi Ojol, Dishub Pekanbaru Pecat Jukir di Sushi Yay Jalan Riau

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:06 WIB

Pengadaan Tong Sampah Miliaran Rupiah Disorot, KNPI Riau Minta APH Periksa DLHK Pekanbaru

Berita Terbaru