Heboh Isu Pengerahan Pasukan Skala Besar ke Jakarta usai Listyo Tersangka, Ini Penjelasan TNI

- Redaksi

Rabu, 4 November 2026 - 10:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || JAKARTA — Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (TNI) akhirnya buka suara menanggapi kabar yang beredar luas terkait pengerahan prajurit dalam jumlah besar ke DKI Jakarta.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI Muhammad Nas, menegaskan bahwa pergerakan personel tersebut merupakan bagian dari tugas rutin militer demi memastikan stabilitas dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Pengerahan pasukan merupakan hal yang biasa dilakukan karena TNI dituntut senantiasa siap siaga untuk melindungi segenap bangsa dan menjaga keutuhan NKRI, selalu siap melaksanakan tugas berpedoman perundang-undangan yang berlaku,” kata dikutip dari Antara, Selasa (3/6/2026) malam.

Terkait Jumlah Personel dan Isu Demo

Meski mengonfirmasi kesiapsiagaan tersebut, Nas belum membeberkan secara spesifik misi operasional di balik pengerahan pasukan itu.

Detail mengenai jumlah personel yang digeser ke ibu kota pun masih dirahasiakan.

Mabes TNI juga belum memberikan respons terkait spekulasi yang menyebut mobilisasi prajurit ini dipersiapkan guna mengantisipasi agenda aksi unjuk rasa (demonstrasi) dalam waktu dekat.

Kerahkan Pasukan ke Jakarta

Sebelumnya beredar kabar pengerahan besar-besaran personel TNI Angkatan Laut (TNI AL) untuk pengamanan wilayah Jakarta. Hal ini usai ramai terbongkarnya dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto yang menyeret mantan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Baca Juga :  Operator SDP Lapas Pekanbaru Ikuti Kegiatan Sosialisasi dan Bimtek Pemanfaatan Aplikasi SDP Watkesrehab

Berdasarkan dokumen laporan Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut (Asops Kasal) yang beredar, TNI AL diduga menyiapkan sebanyak 20.980 personel dalam empat tahapan pengerahan untuk memperkuat pengamanan dan mengantisipasi perkembangan situasi di Ibu Kota.

Rencana tersebut tertuang dalam Surat Telegram Panglima TNI Nomor STR/96/2026 tertanggal 2 November 2026 tentang pengerahan pasukan pengamanan perkembangan situasi.

Pengerahan tahap pertama melibatkan 2.100 personel dari satuan TNI AL yang berada di wilayah Jakarta. Sementara itu, tahap kedua menyiapkan 3.500 personel dan tahap ketiga sebanyak 2.240 personel dari satuan luar Jakarta.

Baca Juga :  Sidang Kasus Penganiayaan oleh Selebgram Pekanbaru, Bayu Berharap Hakim Memutuskan Hukuman Seberat-beratnya

Adapun tahap keempat menyiapkan 13.140 personel dari satuan wilayah Jakarta. Mereka ditempatkan dalam status siaga di masing-masing satuan sembari menunggu perintah pergerakan.

Jika seluruh tahapan direalisasikan, total personel yang disiapkan mencapai 20.980 orang.

Rencana tersebut muncul di tengah kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Prabowo menjadi sorotan setelah Bareskrim Polri menetapkan tiga orang sebagai tersangka.

Mereka adalah mantan Kapolri yang kini menjabat Kepala Staf Kepresidenan Listyo Sigit Prabowo, Kepala Divisi Hukum Polri Irjen Ahrie Sonta Nasution, serta Irjen Eko Hadi Santoso. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Hanya Presiden Prabowo, Politisi hingga Media Turut Disadap Eks Kapolri Jenderal Listyo Sigit
Breaking News! Mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Ditetapkan Sebagai Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
Lelang BRI Kramat Disorot! LBH LMP Warning KPKNL II, Dugaan Pelanggaran Prosedur Berujung Gugatan PMH
Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI di Sentul
Heboh! Beredar Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Ditahan di Mako Brimob, Mabes Polri Buka Suara
Diduga Melanggar SOP, Propam Polda Jatim Periksa 7 Polisi yang Tangkap 3 Anggota DPRD Pesta Narkoba
Gerindra Pecat 3 Anggota DPRD yang Terjaring Pesta Narkoba di Jatim
Polri Tertibkan Debt Collector, Dorong Legalitas Profesi dan Cegah Aksi Premanisme

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:41 WIB

Heboh Isu Pengerahan Pasukan Skala Besar ke Jakarta usai Listyo Tersangka, Ini Penjelasan TNI

Selasa, 3 November 2026 - 21:43 WIB

Bukan Hanya Presiden Prabowo, Politisi hingga Media Turut Disadap Eks Kapolri Jenderal Listyo Sigit

Selasa, 3 November 2026 - 20:37 WIB

Breaking News! Mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Ditetapkan Sebagai Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 14:43 WIB

Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus TNI di Sentul

Selasa, 3 November 2026 - 14:17 WIB

Heboh! Beredar Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Ditahan di Mako Brimob, Mabes Polri Buka Suara

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page