Berikut Kronologis Waketum PSI ‘Bro Ron’ Jadi Korban Pemukulan di Menteng

- Redaksi

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Wakil Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ronald Aristone Sinaga atau yang akrab disapa Bro Ron, mengungkapkan kronologi saat dirinya menjadi korban pemukulan.

Pemukulan itu terjadi di sebuah kantor firma hukum di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (4/5).

Peristiwa itu bermula saat Bro Ron mendampingi karyawan PT SKS yang ingin melakukan audiensi dengan pihak firma hukum. Ia mengaku hadir karena diminta membantu proses mediasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Senin sore sekitar pukul 16:00 saya menemani karyawan PT. SKS atas permintaan mereka. Kebetulan mantan klien di firma hukum saya sebelumnya, Sabat Law Firm untuk beraudiensi ke kantor firma hukum Michael, Putra & Partners,” ujar Bro Ron saat dihubungi, Selasa (5/5).

Ia menjelaskan, keterlibatannya juga dilatarbelakangi hubungan sebelumnya dengan pimpinan firma hukum tersebut.

Baca Juga :  Perkuat Integritas 2026, Kalapas Pekanbaru Ikuti Penandatanganan Janji Kinerja di Kanwil Ditjenpas Riau

“Kenapa ajak saya? Karena pimpinan kantor hukum Michael, Putra & Partners (MPP) ini adalah mantan partner saya tahun lalu dan saya diminta bantu mediasi,” ungkapnya.

Bro Ron mengatakan, sekitar pukul 18.00 WIB, muncul tiga orang tak dikenal yang mengaku sebagai pihak keamanan gedung.

“Sewaktu karyawan PT SKS aksi di depan kantor MPP, datanglah 3 orang yang tidak dikenal sekitar pukul 18:00. Mereka bilang mereka di situ sebagai pengamanan kantor dan meminta untuk semua keluar dari gedung. Kalau mau aksi, di luar gedung saja,” jelas Bro Ron.

Cekcok pun tak terhindarkan. Namun situasi sempat mereda setelah aparat kepolisian turun tangan.

“Terjadilah cekcok di antara 3 oknum ini, karyawan SKS, dan saya juga. Tapi akhirnya 3 oknum ini berhasil dipukul mundur oleh anggota Polsek Menteng yang sudah duluan hadir di lokasi. Dipukul mundur maksudnya dikawal turun melalui lift, entah diusir atau dikawal sampai lobby gedung,” tutur Bro Ron.

Baca Juga :  Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Sebut Kebakaran Berawal dari Komputer yang Masih Menyala

Meski sempat dikeluarkan dari lokasi, ketiga orang tersebut diduga kembali naik ke lantai tempat kejadian sekitar 15 menit kemudian. Ketegangan kembali terjadi dan berujung pada aksi kekerasan.

“15 menit kemudian, 3 oknum ini naik kembali ke lantai 4 (lokasi Kantor MPP), seketika mulai lagi cekcok. Cekcok sekitar 10 detik setelah mereka muncul dari tangga, terjadilah pemukulan seperti di video,” ungkapnya.

Bro Ron menilai, tindakan tersebut dilakukan secara sengaja untuk memicu keributan.

“Kesimpulan, setelah dikawal oleh anggota Polsek turun ke bawah, mereka sengaja naik kembali untuk membuat onar,” jelasnya.

Baca Juga :  Percepat Penanganan Bencana, Presiden Prabowo Prioritaskan Bantuan ke Wilayah Terisolir

“Di depan anggota Polsek Menteng dan Babinsa, mereka berani melakukan kekerasan,” sambung dia.

Adapun video pemukulan itu diunggah oleh Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, melalui akun Instagram.

Terkait hal ini, Kapolsek Metro Menteng, Braiel Arnold Rondonuwu, membenarkan adanya peristiwa pemukulan tersebut.

“Benar ada kejadian seperti di video,” kata Arnold saat dikonfirmasi, Selasa (5/5).

Arnold menjelaskan, korban telah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian dan saat ini proses penanganan tengah berjalan.

Lebih lanjut, polisi juga telah menangkap 2 orang pelaku yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.

“Terduga pelaku sebanyak 2 orang sudah kami amankan di Polsek untuk diproses lanjut,” ujarnya. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Taufik Hidayat Pelaku Penyekap dan Penganiaya Wanita di Bandung Akan Ditahan di Sel Khusus
DePA-RI Desak Revisi UU Advokat, Berorientasi pada Kualitas Profesi dan Kepentingan Pencari Keadilan
Breaking News! Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Penyekap dan Penganiayaan Wanita di Bandung
Nenek Jukir di Brebes Dapat Hadiah Umroh dari Pemilik Uang Usai Gagalkan Aksi Perampokan Rp 3,6 Milyar
Terlilit Utang Pinjol dan Judol, Pelaku Nekat Rampok PT MPT di Pelalawan, Kasir Perempuan Ditusuk 22 Kali
Bitcoin Terkoreksi Pasca FOMC, INDODAX Ajak Investor Tetap Fokus pada Fundamental
Polisi akan Berikan Reward kepada Nenek Jukir di Brebes yang Gagalkan Aksi Perampokan Rp 3,6 Milyar
Gagalkan Aksi Perampokan Rp3,6 Milyar, Nenek Jukir di Brebes Bagi 4 Hadiah Rp100 Ribu dari Pemilik

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 00:43 WIB

Taufik Hidayat Pelaku Penyekap dan Penganiaya Wanita di Bandung Akan Ditahan di Sel Khusus

Rabu, 24 Juni 2026 - 00:41 WIB

DePA-RI Desak Revisi UU Advokat, Berorientasi pada Kualitas Profesi dan Kepentingan Pencari Keadilan

Selasa, 23 Juni 2026 - 23:05 WIB

Breaking News! Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Penyekap dan Penganiayaan Wanita di Bandung

Sabtu, 20 Juni 2026 - 00:54 WIB

Nenek Jukir di Brebes Dapat Hadiah Umroh dari Pemilik Uang Usai Gagalkan Aksi Perampokan Rp 3,6 Milyar

Sabtu, 20 Juni 2026 - 00:16 WIB

Terlilit Utang Pinjol dan Judol, Pelaku Nekat Rampok PT MPT di Pelalawan, Kasir Perempuan Ditusuk 22 Kali

Berita Terbaru