SUARANEWS86.COM || JAKARTA — Kabagrenmin Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, AKBP Dr. Netty Rosdiana Siagian, S.H., M.M., M.H., menyatakan mundur dari kepolisian. Polwan berprestasi itu membagikan pernyataan pengunduran dirinya melalui akun Instagram pribadi, @netty_diana, pada Sabtu, 31 Oktober 2026.
Dalam pernyataan resminya, istri Purnawirawan Brigjen Puji Santosa tersebut mengajukan pengakhiran masa dinas aktif terhitung sejak 1 September 2026.

“Tidak mudah meninggalkan institusi yang pernah menjadi bagian dari hidup dan pengabdian. Namun, lebih menyakitkan jika harus bertahan dalam tatanan yang tak lagi sejalan dengan hati nurani,” tulis Netty dalam keterangan unggahannya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menegaskan, keputusannya untuk pergi bukan karena kehilangan keberanian.
“Saya tidak pergi karena kehilangan keberanian, tetapi karena saya tidak ingin kehilangan prinsip. Saya tidak takut melepaskan jabatan, tetapi saya takut mengkhianati kebenaran yang saya yakini,” lanjutnya.
Netty juga menekankan bahwa seragam dan jabatan bisa ditinggalkan, tetapi harga diri dan hati nurani tidak boleh diperjualbelikan.
“Saya memilih mundur dengan luka, daripada bertahan dengan mengorbankan prinsip. Sebab pengabdian sejati bukan sekadar tentang di mana kita berdiri, melainkan tentang nilai apa yang tetap kita pertahankan,” tulisnya.
Rekam Jejak Karier AKBP Netty
AKBP Netty pernah menjabat sebagai Penyidik Madya 2 Ditreskrimsus Polda Metro Jaya sejak September 2022. Sebelumnya, ia juga pernah menduduki posisi Kapolsek Menteng.
Kariernya di Polri terbilang cemerlang. Pada 2018, ia tercatat menjabat sebagai Kapolsek Sunda Kelapa saat masih berpangkat Komisaris Polisi (Kompol). Ia juga pernah meraih penghargaan Indonesia Women Excellence Award 2021 dalam ajang Indonesia Award Magazine.
Netty juga pernah bertugas sebagai Kanit Brigadir Motor (BM) Ditlantas Polda Metro Jaya. Di bawah unit tersebut, pada 2005 terbentuk komunitas motor bernama The Road Force Blue dengan anggota sekitar 25–30 polwan.
Pada 2009, komunitas tersebut berhasil meraih rekor MURI dan rekor dunia sebagai pasukan wanita pengawal kenegaraan pertama di dunia. The Road Force Blue juga pernah dipercaya mengawal Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton serta jenazah Ainun Habibie.
Dalam bidang pendidikan, AKBP Netty berhasil meraih predikat cumlaude saat menyelesaikan pendidikan Doktor Ilmu Hukum.
Riwayat pendidikannya meliputi SMA Plus Negeri 17 Palembang (2005), pendidikan Bintara/Perwira Sumber Sarjana, Sarjana Hukum Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang, serta Magister Manajemen (M.M.) dan Magister Hukum (M.H.).
Suami Juga Purnawirawan Polri
AKBP Netty memiliki suami yang juga merupakan anggota Polri berpangkat bintang satu, Brigjen Pol. Puji Santosa.
Puji terakhir menjabat sebagai Kepala Biro Perencanaan dan Administrasi Staf Utama Operasi (Karorenmin Stamaops) Mabes Polri. Pada 10 September 2026, ia menyelesaikan masa tugasnya sebagai anggota Polri.
Sebelumnya, Brigjen (Purn.) Puji Santosa pernah menjabat sebagai Kapolres Lingga, Kepulauan Riau, saat masih berpangkat AKBP, serta menduduki sejumlah jabatan lainnya di lingkungan Polda Kepri. **
Editor : Reza


























