AKBP Netty Rosdiana Siagian Mundur dari Polri, Singgung Hati Nurani dan Prinsip

- Redaksi

Minggu, 1 November 2026 - 16:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || JAKARTA — Kabagrenmin Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, AKBP Dr. Netty Rosdiana Siagian, S.H., M.M., M.H., menyatakan mundur dari kepolisian. Polwan berprestasi itu membagikan pernyataan pengunduran dirinya melalui akun Instagram pribadi, @netty_diana, pada Sabtu, 31 Oktober 2026.

Dalam pernyataan resminya, istri Purnawirawan Brigjen Puji Santosa tersebut mengajukan pengakhiran masa dinas aktif terhitung sejak 1 September 2026.

Tangkapan layar dari Instagram @Netty_diana

“Tidak mudah meninggalkan institusi yang pernah menjadi bagian dari hidup dan pengabdian. Namun, lebih menyakitkan jika harus bertahan dalam tatanan yang tak lagi sejalan dengan hati nurani,” tulis Netty dalam keterangan unggahannya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan, keputusannya untuk pergi bukan karena kehilangan keberanian.

“Saya tidak pergi karena kehilangan keberanian, tetapi karena saya tidak ingin kehilangan prinsip. Saya tidak takut melepaskan jabatan, tetapi saya takut mengkhianati kebenaran yang saya yakini,” lanjutnya.

Baca Juga :  Polri Resmi Ubah Tagline dari "Presisi" Menjadi "Polisi Bersama Masyarakat"

Netty juga menekankan bahwa seragam dan jabatan bisa ditinggalkan, tetapi harga diri dan hati nurani tidak boleh diperjualbelikan.

“Saya memilih mundur dengan luka, daripada bertahan dengan mengorbankan prinsip. Sebab pengabdian sejati bukan sekadar tentang di mana kita berdiri, melainkan tentang nilai apa yang tetap kita pertahankan,” tulisnya.

Rekam Jejak Karier AKBP Netty

AKBP Netty pernah menjabat sebagai Penyidik Madya 2 Ditreskrimsus Polda Metro Jaya sejak September 2022. Sebelumnya, ia juga pernah menduduki posisi Kapolsek Menteng.

Kariernya di Polri terbilang cemerlang. Pada 2018, ia tercatat menjabat sebagai Kapolsek Sunda Kelapa saat masih berpangkat Komisaris Polisi (Kompol). Ia juga pernah meraih penghargaan Indonesia Women Excellence Award 2021 dalam ajang Indonesia Award Magazine.

Baca Juga :  Dandim 0302/Inhu Hadiri Upacara Peringatan HUT RI ke 80 ‎ ‎

Netty juga pernah bertugas sebagai Kanit Brigadir Motor (BM) Ditlantas Polda Metro Jaya. Di bawah unit tersebut, pada 2005 terbentuk komunitas motor bernama The Road Force Blue dengan anggota sekitar 25–30 polwan.

Pada 2009, komunitas tersebut berhasil meraih rekor MURI dan rekor dunia sebagai pasukan wanita pengawal kenegaraan pertama di dunia. The Road Force Blue juga pernah dipercaya mengawal Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton serta jenazah Ainun Habibie.

Dalam bidang pendidikan, AKBP Netty berhasil meraih predikat cumlaude saat menyelesaikan pendidikan Doktor Ilmu Hukum.

Baca Juga :  Danrem 031/WB Pimpin Sidang Pantukhirda Calon Taruna Akademi TNI Tahun 2025

Riwayat pendidikannya meliputi SMA Plus Negeri 17 Palembang (2005), pendidikan Bintara/Perwira Sumber Sarjana, Sarjana Hukum Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang, serta Magister Manajemen (M.M.) dan Magister Hukum (M.H.).

Suami Juga Purnawirawan Polri

AKBP Netty memiliki suami yang juga merupakan anggota Polri berpangkat bintang satu, Brigjen Pol. Puji Santosa.

Puji terakhir menjabat sebagai Kepala Biro Perencanaan dan Administrasi Staf Utama Operasi (Karorenmin Stamaops) Mabes Polri. Pada 10 September 2026, ia menyelesaikan masa tugasnya sebagai anggota Polri.

Sebelumnya, Brigjen (Purn.) Puji Santosa pernah menjabat sebagai Kapolres Lingga, Kepulauan Riau, saat masih berpangkat AKBP, serta menduduki sejumlah jabatan lainnya di lingkungan Polda Kepri. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pendiri Ayam Goreng Suharti Meninggal Dunia, Ini Sosok Hj. Suharti
Viral! Pukul Warga di Warung Kopi, Kapolres Kapuas Hulu Minta Maaf, Sepakat Diselesaikan Lewat Hukum Adat
Terkait Pembakaran Warung Mi Babi di Sukoharjo, Polisi Geledah 2 Pondok Pesantren
Limit Lelang di Bawah Nilai Appraisal, BRI Kramat Hadapi Ancaman Gugatan Hukum
Polisi Larang Jurnalis Meliput Demo di Bundaran HI, Polda Metro Jaya Sampaikan Permintaan Maaf
Terkait Kasus Pemerasan, Andi Syafrani Minta Media Akurat: Yusril Koto Kader LSMLIRA Indonesia Bukan LIRA
Luhut Usul ke Prabowo Kerugian Negara Bukan Tindak Pidana Korupsi
Viral! Aksi Arogan Ajudan Gubernur Kaltim ke Mahasiswa Demo

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 16:24 WIB

AKBP Netty Rosdiana Siagian Mundur dari Polri, Singgung Hati Nurani dan Prinsip

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:12 WIB

Pendiri Ayam Goreng Suharti Meninggal Dunia, Ini Sosok Hj. Suharti

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:11 WIB

Viral! Pukul Warga di Warung Kopi, Kapolres Kapuas Hulu Minta Maaf, Sepakat Diselesaikan Lewat Hukum Adat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Terkait Pembakaran Warung Mi Babi di Sukoharjo, Polisi Geledah 2 Pondok Pesantren

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Limit Lelang di Bawah Nilai Appraisal, BRI Kramat Hadapi Ancaman Gugatan Hukum

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page