KRI Bung Hatta dan KRI Panah Amankan Kapal Asing pada Latihan Operasi Laut di Morowali

- Redaksi

Kamis, 20 November 2025 - 22:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin, bersama Jaksa Agung ST Burhanuddin dan Kepala BPKP Muhammad Yusuf, menyaksikan secara langsung demonstrasi kemampuan operasi terpadu dalam Latihan Terintegrasi TNI 2025.

Pada skenario utamanya, KRI Bung Hatta-370 bersama KRI Panah-626 sukses melaksanakan penyergapan terhadap kapal asing yang diduga melakukan aktivitas ilegal di wilayah yurisdiksi Indonesia, yang berlangsung di perairan Morowali, Sulawesi Tengah, Kamis (20/11/2025).

Dalam latihan ini, TNI AL memfokuskan kemampuan pada operasi maritim, terutama pada aspek penyekatan, pengejaran, pemeriksaan, dan penggeledahan.

Dua unsur kapal perang, KRI Bung Hatta-370 dan KRI Panah-626 bertugas sebagai unsur sekat yang menempati sektor operasi menghadapi simulasi pergerakan kapal MV Jefry-88, yang digambarkan bermanuver berbahaya dan mencoba menerobos blokade.

Kedua kapal TNI AL tersebut melaksanakan rangkaian prosedur penting, mulai dari commcheck, penempatan sektor, komunikasi terhadap kapal target, hingga pelaksanaan Peran Tempur Bahaya Permukaan dan pengerahan Tim VBSS.

Dalam simulasi, MV Jefry-88 akhirnya dapat dihentikan, diamankan, dan dikuasai oleh Tim VBSS melalui tahapan clearing area hingga boarding yang berjalan lancar dan terukur.

Baca Juga :  Humanis dan Edukatif, Polwan Ditlantas Polda Riau Sosialisasi Keselamatan Lalu Lintas di CFD Pekanbaru

Pada sesi penyergapan, Tim VBSS berhasil menguasai seluruh titik strategis kapal sasaran, memeriksa dokumen, muatan, hingga kru kapal dalam waktu yang ditentukan.

KRI Panah-626 memberikan dukungan kecepatan, pengamanan perimeter, dan fire support selama proses penindakan berlangsung, memastikan operasi berjalan efektif dan aman.

Latihan aksi Unsur KRI berlangsung aman, tertib, dan memenuhi seluruh target yang ditetapkan. Melalui keterlibatan dua kapal perangnya, TNI AL menegaskan komitmennya menjaga kedaulatan laut Indonesia, memperkuat interoperabilitas antar matra, dan meningkatkan kemampuan prajurit dalam operasi laut yang membutuhkan kecepatan, ketepatan, serta integrasi penuh. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Sumber Berita: Puspen TNI

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terkait Kasus Pemerasan, Andi Syafrani Minta Media Akurat: Yusril Koto Kader LSMLIRA Indonesia Bukan LIRA
Luhut Usul ke Prabowo Kerugian Negara Bukan Tindak Pidana Korupsi
Viral! Aksi Arogan Ajudan Gubernur Kaltim ke Mahasiswa Demo
Bareskrim Polri Tangkap Ketua LSM LIRA Kepri Yusril Koto, Diduga Terlibat Pengancaman Pengusaha Lewat Narasi Berita
Posting soal Batam Blackout, Warganet Dipanggil Polda Kepri
TNI Pastikan Tunduk Putusan MK soal Revisi UU Peradilan Militer
Putusan MK: Prajurit TNI Terlibat Tindak Pidana Umum Harus Diadili di Peradilan Umum
Rotasi Jabatan Strategis TNI, Dua Jenderal TNI Emban Amanah Baru

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Luhut Usul ke Prabowo Kerugian Negara Bukan Tindak Pidana Korupsi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Viral! Aksi Arogan Ajudan Gubernur Kaltim ke Mahasiswa Demo

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:19 WIB

Bareskrim Polri Tangkap Ketua LSM LIRA Kepri Yusril Koto, Diduga Terlibat Pengancaman Pengusaha Lewat Narasi Berita

Senin, 19 Oktober 2026 - 06:02 WIB

Posting soal Batam Blackout, Warganet Dipanggil Polda Kepri

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:26 WIB

TNI Pastikan Tunduk Putusan MK soal Revisi UU Peradilan Militer

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page