Terkait Proyek Whoosh, Luhut: Saya Terima Sudah Busuk itu Barang

- Redaksi

Minggu, 19 Oktober 2025 - 10:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengakui proyek kereta cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) sudah bermasalah sejak awal.

Luhut mengaku, saat diminta menjadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung, proyek sudah dalam kondisi ‘busuk’ dan membutuhkan audit dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

“Saya yang dari awal mengerjakan itu, karena saya nerima sudah busuk itu barang,” kata Luhut di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Kamis (16/10).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Lalu kita coba perbaiki, kita audit, BPKP ikut, kemudian kita berunding dengan China,” sambungnya.

Baca Juga :  Sebanyak 13 Warga Binaan Beragama Buddha Dapat Remisi di Hari Raya Waisak 2569 BE

Luhut menegaskan tidak ada yang meminta dana APBN untuk membayar utang proyek tersebut. Fokus pemerintah saat ini, kata dia, adalah menyelesaikan proses restrukturisasi utang dengan China agar proyek bisa dikelola secara lebih sehat.

“Kita ribut soal Whoosh, masalahnya apa sih? Whoosh itu kan tinggal restrukturisasi aja. Siapa yang minta APBN? Tak ada yang pernah minta APBN,” tuturnya.

Dia menyebut pemerintah China juga telah menyatakan kesediaannya untuk melakukan restrukturisasi. Namun, prosesnya sempat tertunda karena pergantian pemerintahan.

“China sudah bersedia kok, enggak ada masalah. Tapi kemarin pergantian pemerintah agak terlambat, jadi sekarang tinggal menunggu Keppres supaya timnya segera berunding,” ujarnya.

Baca Juga :  TNI dan Bahaya Politik Praktis: Panggilan Untuk Membenahi Manajemen dan Menegakkan Netralitas

Menurut Luhut, proses restrukturisasi akan dipercepat begitu Keputusan Presiden (Keppres) terkait pembentukan tim negosiasi diterbitkan. Dia juga mengaku telah berkoordinasi dengan CEO Danantara Rosan Roeslani perihal Keppres ini.

“Tadi saya sudah bilang sama Pak Rosan, segera aja bikin itu timnya, orangnya ini, ini, ini. Kalau Keppres-nya sudah keluar, dia bilang akan bicara ke presiden,” kata Luhut.

Luhut juga menyesalkan munculnya berbagai spekulasi di publik, termasuk tudingan bahwa proyek kereta cepat akan diganti dengan aset di Laut China Selatan. Dia menyebut tudingan seperti itu tidak berdasar dan hanya menunjukkan kurangnya pemahaman data.

Baca Juga :  Pemko Pekanbaru Pasang 35 CCTV Baru di Lokasi Strategis untuk Pengawasan Ruang Publik

Mantan Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi tersebut optimistis restrukturisasi proyek Whoosh bisa diselesaikan dengan baik jika pemerintah bekerja kompak.

Dia mencontohkan penanganan proyek LRT Jabodebek yang sebelumnya juga bermasalah, namun bisa diselesaikan setelah dilakukan restrukturisasi.

“Sama dengan LRT. LRT juga masalah, tapi kita restrukturisasi, kan beres. Ini juga sama,” ujar Luhut. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Resmi! Harga Pertamax Naik Per Hari Ini, dari Rp12.300 Kini Naik Menjadi Rp16.250
Natalius Pigai: Jika Polisi Bisa ke Kementerian, Sipil juga Berpeluang Isi Jabatan di Polri
Resmi Dilantik Jadi Penasehat Khusus Presiden, Said Iqbal Janji akan Hapus Outsourcing
Heboh! Banyak SPPG yang Belum Mendapatkan Dana Operasional MBG, BGN Buka Suara
Prajurit Kodam IX/Udayana Raih Dua Medali Emas di Kejuaraan Menembak Internasional
BGN Atur Strategi Baru, Kantin Sekolah akan Dilibatkan dalam Memproduksi MBG
Ketum Partai Buruh Said Iqbal Bakal Masuk Kabinet, Mensesneg: Sedang Kita Diskusikan
Draf RUU Polri: DPR RI Usulkan Perpanjang Usia Pensiun Kapolri Jadi 63 Tahun

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:35 WIB

Resmi! Harga Pertamax Naik Per Hari Ini, dari Rp12.300 Kini Naik Menjadi Rp16.250

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:08 WIB

Natalius Pigai: Jika Polisi Bisa ke Kementerian, Sipil juga Berpeluang Isi Jabatan di Polri

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:51 WIB

Resmi Dilantik Jadi Penasehat Khusus Presiden, Said Iqbal Janji akan Hapus Outsourcing

Senin, 8 Juni 2026 - 14:55 WIB

Heboh! Banyak SPPG yang Belum Mendapatkan Dana Operasional MBG, BGN Buka Suara

Senin, 8 Juni 2026 - 06:12 WIB

Prajurit Kodam IX/Udayana Raih Dua Medali Emas di Kejuaraan Menembak Internasional

Berita Terbaru