Satgas TNI Koops Habema Berhasil Kuasai Markas Utama KKB, Bendera Merah Putih Dikibarkan Dilokasi

- Redaksi

Jumat, 10 Oktober 2025 - 01:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Satgas TNI dari Koops Habema berhasil menguasai salah satu markas utama Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB)/OPM Kodap XII/Lanny Jaya pimpinan Purom Okiman Wenda di wilayah pegunungan Unambunggu, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan.

Mengutip dari Okezone, markas utama KKB tersebut berada jauh di pedalaman Papua. Markas tersebut berbentuk honai atau rumah tradisional masyarakat Papua Pegunungan.

Pasukan khusus TNI itu juga terlihat menghancurkan plang dan mengibarkan bendera merah putih di lokasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Panglima Komando Operasi Satgas Habema Mayjen TNI Lucky Avianto mengatakan, markas tersebut diketahui menjadi pusat koordinasi kelompok bersenjata yang selama ini aktif melakukan aksi kekerasan terhadap aparat keamanan dan masyarakat sipil.

Baca Juga :  Pajak Kripto Tembus Rp1,96 Triliun, INDODAX Soroti Peran Strategis Industri Terhadap Negara

“Keberhasilan TNI menguasai markas itu memukul kekuatan OPM di kawasan Lanny Jaya,”ujar Mayjen TNI Lucky Avianto, dalam keterangannya yang diterima Okezone, Kamis (9/10/2025).

Dikatakan Lucky, kelompok teroris tersebut juga melancarkan serangan balasan, yang kemudian berujung pada kontak senjata dengan satuan tugas TNI.

Dalam kontak senjata tersebut, satu orang teroris OPM atas nama Mayu Waliya berhasil dilumpuhkan.

“Identitas korban baru dapat dipastikan, setelah tim berhasil membuka dan mengidentifikasi data dalam telepon genggam yang ditemukan di lokasi kejadian,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa Mayu Waliya menjabat sebagai Komandan Operasi Kodap XII/Lanny Jaya di bawah pimpinan langsung Purom Okiman Wenda.

Baca Juga :  Maraknya Aksi Pengoplosan Beras, Pemerintah Resmi Hapus Kategori Beras Medium dan Premium

Dari hasil penguasaan Markas OPM Kodap XII/Lannya Jaya, prajurit TNI menemukan sejumlah barang bukti  berupa lat-alat perang, Amunisi kaliber 7,62 dan 5,56 mm, teleskop, NVG, HT,  Handphone, dokumen strategis serta atribut OPM bendera bintang kejora.

Pangkoops Habema menegaskan bahwa keberhasilan operasi bukan hanya hasil kemampuan satuan, tetapi juga buah dari sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat.

“Papua akan damai dan maju bila aparat dan masyarakat terus berjalan bersama menjaga keamanan. Ini adalah wujud bagian dari upaya membangun kehidupan yang aman dan sejahtera bagi warga Papua,” tutup jenderal Kopassus tersebut. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terkait Kasus Pemerasan, Andi Syafrani Minta Media Akurat: Yusril Koto Kader LSMLIRA Indonesia Bukan LIRA
Luhut Usul ke Prabowo Kerugian Negara Bukan Tindak Pidana Korupsi
Viral! Aksi Arogan Ajudan Gubernur Kaltim ke Mahasiswa Demo
Bareskrim Polri Tangkap Ketua LSM LIRA Kepri Yusril Koto, Diduga Terlibat Pengancaman Pengusaha Lewat Narasi Berita
Posting soal Batam Blackout, Warganet Dipanggil Polda Kepri
TNI Pastikan Tunduk Putusan MK soal Revisi UU Peradilan Militer
Putusan MK: Prajurit TNI Terlibat Tindak Pidana Umum Harus Diadili di Peradilan Umum
Rotasi Jabatan Strategis TNI, Dua Jenderal TNI Emban Amanah Baru

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 00:02 WIB

Terkait Kasus Pemerasan, Andi Syafrani Minta Media Akurat: Yusril Koto Kader LSMLIRA Indonesia Bukan LIRA

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Luhut Usul ke Prabowo Kerugian Negara Bukan Tindak Pidana Korupsi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Viral! Aksi Arogan Ajudan Gubernur Kaltim ke Mahasiswa Demo

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:19 WIB

Bareskrim Polri Tangkap Ketua LSM LIRA Kepri Yusril Koto, Diduga Terlibat Pengancaman Pengusaha Lewat Narasi Berita

Senin, 19 Oktober 2026 - 06:02 WIB

Posting soal Batam Blackout, Warganet Dipanggil Polda Kepri

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page