Lahan Tembakau di Sumenep Menyusut, ini penyebabnya!

- Redaksi

Selasa, 30 September 2025 - 20:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Sumenep — Luas lahan pertanian tembakau di Sumenep tahun ini menyusut dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep menilai faktor iklim menjadi penyebab utama.

Berdasarkan data DKPP Sumenep, pada 2024, luas lahan tanam tembakau mencapai 15 ribu hektare.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, di tahun ini angka tersebut turun drastis menjadi hanya 8.000 hektare. Pertanian itu sangat erat kaitannya dengan cuaca.

Tahun ini terjadi kemarau basah, sehingga banyak petani yang mengurangi luas tanamnya, terang Kepala DKPP Sumenep Chainur Rasyid.

Baca Juga :  IRT di Kampar Diintimidasi Usai Kritik MBG, DPRD Riau Turun Tangan

Pria yang akrab disapa Inung itu menerangkan, bahwa banyak petani yang beralih ke komoditas lain. Mereka menanam bawang, cabai, dan lainnya. Itu mungkin menjadi opsi lain dari petani, jelasnya.

Seorang petani asal Kecamatan Guluk-Guluk Moh. Faiq menyampaikan, pada 2024 dirinya menanam 20.000 bibit tembakau.

Sementara tahun ini hanya separuhnya. ”Karena faktor cuaca yang tidak menentu. Jadi, kami khawatir nanti malah merugi”.

Namun demikian, tembakau di Sumenep masih menjadi harapan bagi banyak petani. Namun, risiko merugi akibat perubahan iklim membuat petani lebih berhati-hati.
Kami berharap kondisi iklim di tahun depan lebih mendukung. Kalau bagus, para petani pasti akan kembali menanam lebih banyak, ungkapnya. (Ions)

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rencana Pembangunan Koperasi Merah Putih di Taman Poltek Rumbai Menuai Sorotan Warga
Pastikan Kesiapan Open Traffic, Ditlantas Polda Riau Tinjau Overpass STA 203+285
Asyifa Berlaga di Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Keluarga dan SMAN 5 Pekanbaru Kompak Beri Dukungan
Poster “STOP INTIMIDASI” FMK2S Riau Mencuat, Konteks dan Pihak yang Dimaksud Masih Dipertanyakan
Berenang di Kolam Bekas Galian Green City, Warga Pekanbaru Tenggelam dan Ditemukan Tewas oleh Tim SAR
Kualitas Udara di Pekanbaru Kembali Memburuk, Pemko Kembali Perpanjang PJJ Hingga 2 Hari Kedepan
Gerak Cepat, Polantas Karib Riau Amankan Terduga Pelaku Pengeroyokan Pengemudi Truk di Tol Permai
Polantas Karib Edukasi Mahasiswa UMRI tentang Bahaya Kantuk dan Keselamatan Berkendara

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 07:49 WIB

Rencana Pembangunan Koperasi Merah Putih di Taman Poltek Rumbai Menuai Sorotan Warga

Senin, 21 September 2026 - 22:59 WIB

Pastikan Kesiapan Open Traffic, Ditlantas Polda Riau Tinjau Overpass STA 203+285

Senin, 21 September 2026 - 21:17 WIB

Asyifa Berlaga di Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Keluarga dan SMAN 5 Pekanbaru Kompak Beri Dukungan

Senin, 21 September 2026 - 07:24 WIB

Poster “STOP INTIMIDASI” FMK2S Riau Mencuat, Konteks dan Pihak yang Dimaksud Masih Dipertanyakan

Minggu, 20 September 2026 - 22:45 WIB

Berenang di Kolam Bekas Galian Green City, Warga Pekanbaru Tenggelam dan Ditemukan Tewas oleh Tim SAR

Berita Terbaru