Dukung Kemajuan Industri Blockchain, OJK dan BlockDevId Hadirkan Mentoring Cara Memenangkan Hackathon

- Redaksi

Jumat, 26 September 2025 - 08:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Jakarta – Di tengah pesatnya perkembangan industri blockchain di Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama BlockDevId menghadirkan Infinity Hackathon sebagai wadah bagi para developer untuk menciptakan inovasi teknologi berbasis blockchain yang siap bersaing secara global. Melalui hackathon, para builder tidak hanya ditantang untuk membangun produk, tetapi juga menguji ketahanan ide mereka di hadapan para juri dan ekosistem.

Hackathon adalah acara di mana para peserta berkumpul untuk bekerja bersama dalam tim untuk mengembangkan solusi atau produk tertentu dalam waktu yang sangat terbatas. Biasanya, hackathon berlangsung selama 24 hingga 48 jam, dan peserta harus mengerjakan sebuah proyek dari awal hingga selesai dalam waktu singkat.

Namun, sebuah inovasi tidak akan cukup dikenal atau digunakan masyarakat luas jika hanya berhenti pada aspek teknis. Diperlukan kemampuan pitching yang kuat dengan menggabungkan public speaking, storytelling, serta pemahaman konteks kebutuhan pasar agar ide tersebut bisa tersampaikan dengan jelas dan meyakinkan. Menjawab tantangan ini, OJK dan BlockDevId dengan dukungan Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) serta Tether menyelenggarakan workshop “Win the Room, Win the Hackathon”.

Workshop ini dirancang untuk membantu para builder mengasah strategi komunikasi, menajamkan relevansi teknis, serta memperkuat mentalitas kompetitif mereka, baik selama proses hackathon maupun setelah meluncurkan inovasi ke masyarakat.

“Sebagai bagian dari mandat pengembangan inovasi dan penguatan perlindungan konsumen, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memandang penting untuk mendorong partisipasi publik dalam menciptakan solusi inovatif berbasis teknologi. Salah satu pendekatan yang efektif adalah penyelenggaraan Hackathon Inovasi Keuangan Digital, selain ditujukan untuk terus mendorong pengembangan digital talent di bidang keuangan juga menjadi wadah kolaborasi antara regulator, pelaku industri, pengembang teknologi, dan masyarakat,” ujar Ludy Arlianto, Kepala Grup Inovasi Keuangan Digital OJK, dalam keterangannya, Kamis (25 September 2025).

Baca Juga :  Dukung Program Asta Cita, Lapas Narkotika Rumbai melakukan Tanam Bibit Kelapa

Workshop ini turut dihadiri oleh para keynote speaker, yaitu Robby Bun (Ketua Umum Asosiasi Blockchain Indonesia), William Sutanto (Founder BlockDevId), dan Ludy Arlianto (Kepala Grup Inovasi Keuangan Digital Otoritas Jasa Keuangan) yang membagikan semangatnya membangun ekosistem blockchain Indonesia kepada para hadirin.

William Sutanto menambahkan, “Dulu ketika saya masuk industri (blockchain) ini, masih sangat susah untuk mengembangkan dan mendapatkan support, baik dari government maupun non-government. Sekarang syukurlah dari regulator dan government beserta asosiasi (ABI) sudah sangat support dalam industri Blockchain/Web3 di Indonesia untuk bisa berkembang lebih maju.”

Baca Juga :  Buaya Kian Meresahkan, Pemdes Kampung Pulau Pasang Baliho Peringatan di Sungai Batang Rengat

Sesi utama workshop dimentori oleh Eddy Christian, Expansion Lead di Tether. Dalam mentoring-nya, Eddy membagikan wawasan bagaimana memenangkan hackathon melalui strategi pitching yang relevan dengan kebutuhan user, persiapan materi yang matang, serta kemampuan menghadapi penolakan dengan sikap haus belajar. Ia juga menekankan pentingnya disiplin bagi generasi muda agar dapat menuai hasil yang baik di kemudian hari.

Eddy juga menegaskan, “Saat pitching, sangat penting untuk kita membuat presentasi kita sendiri. Desain boleh dibantu tim, tapi untuk isinya harus dibuat oleh orang yang membawakan. Karena tiap orang punya style berbeda, dan supaya yang membawakan bisa menjelaskan karena benar-benar mengerti apa yang dibawakan”. (Fa)

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Lokasi Penampungan Solar Subsidi Ilegal Merajalela, BASMI Riau Minta APH Lakukan Penertiban
Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, Tim Blue Light Patrol Polda Riau Bagikan Masker kepada Warga
Di Balik Iuran Rp385 Ribu SMAN 1 Pekanbaru: Orangtua Mengeluh, Kepsek Mengaku Tak Tahu
Kabut Asap Melanda Inhu, Disdik Terapkan Pembelajaran Daring untuk PAUD, SD dan SMP
Ditlantas Polda Riau Tinjau Kesiapan Open Traffic Tahap 2, Pastikan Akses Tol Aman bagi Pengguna Jalan
Dugaan Pungli SPMB SMAN 5 Tapung Bergulir, BASMI Riau Minta Proses Sesuai Fakta
Presiden Prabowo Tiba di Pekanbaru, Pantau Penanganan Karhutla di Rimbo Panjang Kampar
Pemko Pekanbaru Liburkan Sekolah Akibat Dampak dari Kabut Asap, MBG Tetap Disalurkan

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 15:18 WIB

Diduga Lokasi Penampungan Solar Subsidi Ilegal Merajalela, BASMI Riau Minta APH Lakukan Penertiban

Selasa, 25 Agustus 2026 - 06:40 WIB

Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, Tim Blue Light Patrol Polda Riau Bagikan Masker kepada Warga

Senin, 24 Agustus 2026 - 22:14 WIB

Di Balik Iuran Rp385 Ribu SMAN 1 Pekanbaru: Orangtua Mengeluh, Kepsek Mengaku Tak Tahu

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:12 WIB

Kabut Asap Melanda Inhu, Disdik Terapkan Pembelajaran Daring untuk PAUD, SD dan SMP

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:06 WIB

Dugaan Pungli SPMB SMAN 5 Tapung Bergulir, BASMI Riau Minta Proses Sesuai Fakta

Berita Terbaru