Hebohnya Pemberitaan Warganya Berkebun Sawit di Kampar Kiri, Ini Kata Kades Perhentian Raja

- Redaksi

Rabu, 14 Mei 2025 - 15:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM | KAMPAR — Belakangan ini, viral hal berita yang sudah dilansir sejumlah media. Yaitu terkait adanya warga Perhentian Raja, di Kecamatan Siak Hulu berkebun didaerah Desa Mentulik di Kecamatan Kampar Kiri.

Terkait viral pemberitaan itu, Kepala Desa Perhentian Raja Khairud Zaman dihubungi wartawan, mengatakan, memang kini agak viral berita tersebut dilansir media. Namun katanya, tak seperti hal demikian informasi yang beredar.

“Saya melihat memang agak viral ini berita dilansir sejumlah media. Maka, saya pihak Pemdes Perhentian Raja, Kecamatan Siak Hulu. Ingin masalah ini, betul betul selesai sebaik mungkin. Informasi ini, harus jelas,” ungkap Kades.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kades yang bertugas sejak 2015 silam ini mengatakan, pihaknya berharap yakni ada pihak pemerintah ataupun instansi terkait dengan membentuk tim itu turun ke lokasi atau lapangan. Dengan verifikasi ulang, hal kelompok tani.

Baca Juga :  Langit Indonesia saat Ramadhan 1447 H akan Dihiasi Gerhana Bulan Total, Catat Waktunya!

“Saya harapkan pihak pemerintah ataupun instansi terkait dengan membentuk tim itu turun ke lokasi atau lapangan. Yakni, suatu upaya verifikasi ulang halnya itu, kelompok tani diketuai Hanafi. Yakni apa betul petani itu,” sebutnya.

Karena sambungnya, apa betul nama yang diajukanya Hanafi selaku Ketua Kelompok Tani tersebut, apa betul itu petani yang ada mengelola atau kuasai hal lahan demikian. Selanjutnya juga berharap ini bisa diproses atau verifikasi.

“Saya berharap tim verifikasi dibentuk. Hal itu untuk dapat memastikan yang sehingga keluar izin untuk Kelompok Tani Hanafi dari Kementerian Kehutanan tersebut. Dikarena ini merupakan salah satu langkah untuk ha solusi,” ujarnya.

Katanya, jika ini bisa diproses tim verifikasi yang sehingga keluar izin untuk Hanafi dari Kementerian Kehutanan. Baik yang secara perdata maupun pidana. Tentunya tim dari yang menandatangani SK itu, maka dipasti semua terbuka.

Baca Juga :  Babinsa Koramil 01/Rengat Rutin Komsos dengan Tokoh Masyarakat di Wilayah Binaan

“Harapan kami kedepan adalah betul-betul masyarakat yang telah susah payah untuk membuka lahan tersebut. Jangan kebunya mereka itu dirampas dengan berkedok izin Kementerian Kehutanan diberi pada Hanafi Cs,” sebutnya.

Dikarena itu lanjutnya, agar tidak simpang siur diinformasi yang ditulis dipemberitaan tersebut, makanya turun ke lokasi, dengan mengecek langsung. Itu Agar berita dibuat bisa dipertanggungjawabkan. Sehingga ini tak berpolemik.

“Saya selaku Kades Perhentian Raja. Saya hanya meminta untuk kiranya itu turunkan yaitu tim verifikasi. Kalau bisa juga panggil semua pihak tandatangani di SK tersebut, agar ini tak terjadi konflik berkepanjangan,” ujar Kades ini.

Baca Juga :  Tim KPK Geledah Kantor Dinas PUPR Riau

Disinggung adanya pernyataan Hanafi itu menyebut bahwa yang membuka lahan di daerah tersebut bukanya warga Mentulik atau dari Kampar Kiri. Bahkan dinyatakan dengan pernyataan itu untuk salah aturan seperti hal ini.

Dalam hal ini, Kades Perhentian Raja pun mengatakan, maka diminta adanya turun tim ke lapangan atau lokasi. Kalau hanya ada cerita di kertas (meja) atau itu media, hal itu tidak pasti. “Untuk jelasnya ini turun lokasi,” ujarnya.

Kades Khairud Zaman mengatakan, kalau turun ke lokasi, tentu dapat ditengok fisik siapa yang mengelola. Jadi itu, nanti bisa diketahui dan tidak bisa ditututupi. Maka, ditegaskan bahwa yang telah diberitakan itu tidak benar. (Fa)

 

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Logo HUT Pekanbaru ke 242 Resmi di Launching dengan Tema ‘Berkolaborasi Menjadi Aksi’
Ribuan Paket Sembako akan Diberikan kepada Petugas Kebersihan di HUT Pekanbaru ke 242
Berantas Pekat, Satpol PP Pekanbaru Kembali Akan Razia Warung Remang-remang
Pakta Integritas SPMB 2026/2027 Ditandatangani, Sahrial Abdi: Semua Anak Riau Berhak Sekolah
Viral di Medsos! Dugaan Permainan di Penyeberangan Dumai-Rupat, DPRD akan Panggil Dishub
Mulai 8 Juni, Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Sasar Knalpot Brong, Travel Ilegal hingga Pengendara Tanpa Helm
DPP-SPKN Soroti Dugaan Tumpang Tindih Bansos Rp5,3 Miliar di Kampar, Desak Audit Menyeluruh
BASMI Riau: Guru Dituntut Cerdaskan Bangsa, Tapi Kesejahteraannya Masih Terabaikan

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:28 WIB

Logo HUT Pekanbaru ke 242 Resmi di Launching dengan Tema ‘Berkolaborasi Menjadi Aksi’

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:23 WIB

Ribuan Paket Sembako akan Diberikan kepada Petugas Kebersihan di HUT Pekanbaru ke 242

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:22 WIB

Berantas Pekat, Satpol PP Pekanbaru Kembali Akan Razia Warung Remang-remang

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:22 WIB

Pakta Integritas SPMB 2026/2027 Ditandatangani, Sahrial Abdi: Semua Anak Riau Berhak Sekolah

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:56 WIB

Viral di Medsos! Dugaan Permainan di Penyeberangan Dumai-Rupat, DPRD akan Panggil Dishub

Berita Terbaru