Permainan Perang Sarung di Pekanbaru Makan Korban, Seorang Pelajar Tewas

- Redaksi

Kamis, 6 Maret 2025 - 20:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Pekanbaru — Seorang pelajar laki-laki bernama Reyhan Apprilian (16), meninggal dunia setelah diduga dikeroyok.

Kejadian dimulai dari permainan perang sarung antar kelompok di Jalan Berdikari, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, pada Senin (3/3/2025) malam.

Dikutip daeri Tribunpekanbaru, Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Berry Juana Putra menyebut, empat orang diduga pelaku sudah diamankan dan sedang diperiksa lebih lebih lanjut oleh penyidik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sudah 4 orang diduga pelaku yang kita amankan, dan masih dilakukan pemeriksaan mendalam,” ungkapnya, Kamis (6/3/2025).

Baca Juga :  Gema Isra Mi'raj di Lapas Pekanbaru: Ratusan Warga Binaan Larut dalam Doa dan Syukur

Peristiwa tragis tersebut bermula dari sebuah permainan perang sarung yang dilakukan Reyhan bersama kelompoknya dengan kelompok lain.

Awalnya, permainan tersebut diadakan satu lawan satu, namun kemudian aturan berubah menjadi enam lawan enam.

Dalam duel tersebut, kelompok korban kalah dan melarikan diri, meninggalkan Reyhan yang akhirnya menjadi sasaran amukan kelompok lawan.

“Setelah kelompok korban kabur, tinggal korban yang melawan sendiri. Dari pelaku ini ada yang memukul korban dengan tangan, ada yang menggunakan sarung secara bersama-sama. Karena jumlah yang tidak seimbang, korban pun tidak berdaya dan tumbang,” ungkap Bery.

Baca Juga :  Kualitas Udara Memburuk, Pemprov Riau Terapkan PJJ bagi SMA-SMK di Pekanbaru Selama 3 Hari Kedepan

Reyhan yang sudah terkapar tak berdaya sempat dilarikan ke RS Awal Bros, namun nyawanya tak tertolong.

Sekitar pukul 03.00 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia akibat pendarahan hebat di kepala dan hidung.

Keluarga korban yang tidak terima dengan kejadian tersebut segera melaporkan peristiwa itu ke Polsek Rumbai, berharap agar kasus ini segera terungkap.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Polresta Pekanbaru bersama Polsek Rumbai bergerak untuk mencari para pelaku.

Polisi akhirnya berhasil mengidentifikasi dan menangkap para pelaku di beberapa lokasi berbeda pada.

Para pelaku yang diamankan adalah BA (14), HH (14), MRA (13), dan IP (14). Mereka kini menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polsek Rumbai.

Baca Juga :  Pencairan Tunda Bayar BOSDA 2024 Butuh Keseriusan Disdik dan Pemprov Riau, Jangan Sampai Sekolah Menanggung Beban Fiskal

Keempat pelaku dijerat dengan Pasal 80 Ayat (3) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, Jo Undang-Undang No. 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Anak. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sukses Ungkap Sindikat SIM Palsu, Dirlantas Polda Riau Beri Penghargaan Kepada Kapolres, Kasat Lantas dan Kasat Reskrim Polres Siak
Dirlantas Polda Riau Beri Penghargaan kepada 13 Personel Berprestasi
Kualitas Udara Memburuk, Pemprov Riau Terapkan PJJ bagi SMA-SMK di Pekanbaru Selama 3 Hari Kedepan
Revitalisasi SMAN 7 Pekanbaru Berjalan 70 Persen, Atap dan Kayu Bongkaran Menanti Kejelasan
Pencairan Tunda Bayar BOSDA 2024 Butuh Keseriusan Disdik dan Pemprov Riau, Jangan Sampai Sekolah Menanggung Beban Fiskal
Disdik Pekanbaru Tegaskan! Sekolah Dilarang Tatap Muka Selama PJJ Diterapkan
Diawali Salat Istisqa, Pangdam XIX/TT dan Kapolda Riau Tinjau Karhutla di Inhu
Pangdam XIX/TT dan Kapolda Riau Turun Langsung ke Lokasi Karhutla di Inhu

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:59 WIB

Sukses Ungkap Sindikat SIM Palsu, Dirlantas Polda Riau Beri Penghargaan Kepada Kapolres, Kasat Lantas dan Kasat Reskrim Polres Siak

Kamis, 17 September 2026 - 10:19 WIB

Dirlantas Polda Riau Beri Penghargaan kepada 13 Personel Berprestasi

Kamis, 17 September 2026 - 00:02 WIB

Kualitas Udara Memburuk, Pemprov Riau Terapkan PJJ bagi SMA-SMK di Pekanbaru Selama 3 Hari Kedepan

Rabu, 16 September 2026 - 23:14 WIB

Revitalisasi SMAN 7 Pekanbaru Berjalan 70 Persen, Atap dan Kayu Bongkaran Menanti Kejelasan

Rabu, 16 September 2026 - 19:24 WIB

Pencairan Tunda Bayar BOSDA 2024 Butuh Keseriusan Disdik dan Pemprov Riau, Jangan Sampai Sekolah Menanggung Beban Fiskal

Berita Terbaru