Kenalan Lewat Aplikasi WALLA, Remaja 16 Tahun Jadi Korban Curas di Rumbai

- Redaksi

Kamis, 3 September 2026 - 16:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || PEKANBARU — Seorang remaja laki-laki berusia 16 tahun menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas) di kawasan Jalan Lingkar Danau Buatan, Kelurahan Sungai Ambang, Kecamatan Rumbai Timur, Pekanbaru.

Korban berinisial SH (16) kehilangan satu unit handphone yang ditaksir bernilai sekitar Rp18 juta. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (9/7/2026).

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi mengamankan enam orang yang diduga terlibat. Mereka masing-masing berinisial AP (21), MR (18), RV (23), MS (18), RD (24), dan AD (21).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kanit Reskrim Iptu Rafles Simon mengatakan, kasus tersebut bermula ketika korban berkenalan dengan salah satu pelaku melalui aplikasi WALLA.

“Korban sebelumnya berkenalan dengan salah satu pelaku melalui aplikasi WALLA. Setelah berkomunikasi, keduanya kemudian sepakat untuk bertemu,” kata Rafles, Rabu (2/9/2026).

Pada malam kejadian, MR menjemput korban dari tempat kosnya di Jalan Ronggowarsito. Korban kemudian dibawa menuju kawasan Jalan Lingkar Danau Buatan.

Baca Juga :  Babinsa Koramil 01/Rengat Rutin Komsos dengan Tokoh Masyarakat di Wilayah Binaan

Setibanya di lokasi, korban diduga sudah ditunggu oleh pelaku lainnya. AP datang menggunakan sepeda motor dengan AD sebagai penumpang.

Saat korban bersama MR berada di lokasi, AP dan AD kemudian memepet korban menggunakan sepeda motor.

Aksi tersebut kemudian berubah menjadi kekerasan. MR diduga memiting leher korban, sementara AD memukul wajah korban hingga terjatuh.

Melihat korban sudah tidak berdaya, AD kemudian mengambil iPhone 14 Plus milik korban.

“Setelah korban terjatuh, pelaku AD mengambil HP milik korban. Setelah itu para pelaku meninggalkan korban di lokasi kejadian,” ujar Rafles.

Korban mengalami kerugian sekitar Rp18 juta dan selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Rumbai.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Opsnal Polsek Rumbai melakukan penyelidikan. Hampir satu bulan kemudian, polisi mendapatkan informasi mengenai keberadaan sejumlah pelaku.

Baca Juga :  Wali Kota Pekanbaru Minta Jajaran Beri Pelayanan Maksimal ke Masyarakat

Pada Minggu (23/8/2026) sekitar pukul 03.00 WIB, polisi mendapat informasi bahwa sejumlah pelaku berada di acara hiburan rakyat berupa orgen tunggal di Jalan Utama, Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru.

Tim Opsnal langsung bergerak ke lokasi. Di sana, polisi mengamankan AP, MR, dan AD tanpa perlawanan. Ketiganya kemudian dibawa ke Mapolsek Rumbai untuk menjalani pemeriksaan.

“Dari hasil penyelidikan, kami berhasil mengamankan tiga pelaku yang terlibat langsung dalam kejadian tersebut,” kata Rafles.

Saat diperiksa, para pelaku kemudian mengaku bahwa aksi serupa diduga telah dilakukan sebanyak tiga kali di lokasi berbeda.

“Dari hasil pemeriksaan, para pelaku mengaku sudah tiga kali melakukan aksi serupa di tiga lokasi berbeda,” ungkap Rafles.

Polisi kemudian mengembangkan keterangan tersebut. Hasilnya, petugas kembali mengamankan tiga orang lainnya yang diduga turut terlibat, yakni RV, MS, dan RD.

Baca Juga :  Cegah Tindak Kejahatan Babinsa Koramil 01/Rengat Melaksanakan Patroli Malam

Dengan demikian, total ada enam orang yang diamankan dalam kasus tersebut.

“Dari pengembangan pemeriksaan terhadap para pelaku, kami kemudian mengamankan tiga orang lainnya yang diduga terlibat dalam aksi serupa,” ujarnya.

Polisi turut menyita barang bukti berupa satu unit iPhone 14 Plus warna biru milik korban.

Keenam terduga pelaku kini masih menjalani pemeriksaan di Polsek Rumbai. Polisi masih mendalami peran masing-masing serta dugaan keterlibatan mereka dalam aksi serupa di sejumlah lokasi.

Para terduga pelaku dijerat Pasal 479 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait pencurian dengan kekerasan.

“Untuk peran masing-masing pelaku dan lokasi kejadian lainnya masih kami dalami. Penyidikan terus dilakukan untuk mengungkap seluruh rangkaian perbuatannya,” tutup Rafles. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pembangunan Restaurant Thai Street Dikaji, Ditlantas Polda Riau Minta Rekomendasi Andalalin Diterapkan
Klarifikasi SMAN 1 Pangkalan Kuras: Honor Sesuai Juknis, Realisasi BOS Dibantah Melebihi Pagu
Polemik Seragam SMPN 6 Siak Hulu Mengemuka, BASMI Riau Desak Pemeriksaan Sekolah dan Komite
Kemampuan Ekonomi Orang Tua Bukan Ukuran Harga Diri Anak: Menyorot Polemik Iuran di SMAN 1 Pekanbaru
Polantas Karib Sambangi STT Pekanbaru, Mahasiswa Baru Dibekali Edukasi Lalu Lintas dan Pancasila
Inspektorat Klaim Review Selesai, BPKAD Tunggu Usulan, Disdik Sebut Masih Review: BOSDA 2024 Jadi Misteri
Karhutla Masih Mengancam, Tim Mabes TNI Audiensi dengan Pemkab Inhu
Ikhtiar Hadapi Karhutla, Pemkab Inhu dan Forkopimda Gelar Salat Duha serta Doa Bersama

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 16:07 WIB

Kenalan Lewat Aplikasi WALLA, Remaja 16 Tahun Jadi Korban Curas di Rumbai

Kamis, 3 September 2026 - 15:54 WIB

Pembangunan Restaurant Thai Street Dikaji, Ditlantas Polda Riau Minta Rekomendasi Andalalin Diterapkan

Kamis, 3 September 2026 - 15:10 WIB

Klarifikasi SMAN 1 Pangkalan Kuras: Honor Sesuai Juknis, Realisasi BOS Dibantah Melebihi Pagu

Rabu, 2 September 2026 - 16:02 WIB

Polemik Seragam SMPN 6 Siak Hulu Mengemuka, BASMI Riau Desak Pemeriksaan Sekolah dan Komite

Selasa, 1 September 2026 - 12:58 WIB

Polantas Karib Sambangi STT Pekanbaru, Mahasiswa Baru Dibekali Edukasi Lalu Lintas dan Pancasila

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Kenalan Lewat Aplikasi WALLA, Remaja 16 Tahun Jadi Korban Curas di Rumbai

Kamis, 3 Sep 2026 - 16:07 WIB