SUARANEWS86.COM || Suasana peringatan 21 Tahun Damai Aceh di sekitar Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, sempat memanas, Sabtu, 15 Agustus 2026.
Suara tembakan peringatan terdengar ketika massa dan aparat penegak hukum (APH) terlibat ketegangan.
Di tengah situasi itu, Kapolda Aceh Irjen Pol Ruddi Setiawan turun langsung menemui massa. Ia datang bukan dari jauh, tetapi berdiri di tengah kerumunan untuk membuka ruang mediasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pertemuan itu berlangsung setelah lemparan batu dari arah massa ke APH masih terjadi.
Kapolda kemudian berdialog dengan massa yang meminta agar peserta aksi yang sempat diamankan aparat dilepaskan.
Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, mengatakan kepolisian berharap peringatan Hari Damai Aceh tetap berlangsung aman dan kondusif.
“Semoga Aceh ini pada Hari Damai Aceh tetap aman, damai, dan kondusif,” kata Joko saat ditemui awak media.
Saat ditanya mengenai korban dari massa maupun APH, Joko mengatakan pihaknya belum mengetahui jumlahnya.
“Belum tahu. Nanti akan segera kami informasikan secara resmi,” ujarnya.
Kehadiran Kapolda di tengah massa menjadi upaya untuk meredakan ketegangan yang sempat pecah di tengah peringatan hari yang seharusnya menjadi simbol berakhirnya konflik Aceh. **
Editor : Reza


























