SUARANEWS86.COM || NUSA TENGGARA TIMUR — Gempa bumi kuat mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) pagi. Guncangan menyebabkan sejumlah bangunan mengalami kerusakan dan dilaporkan menelan korban jiwa.
Gempa yang oleh BMKG dimutakhirkan berkekuatan magnitudo 7,7 tersebut berpusat di laut, sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, dengan kedalaman sekitar 15 kilometer.
Dampak gempa dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah Flores. Di kawasan Pelabuhan Lorens Say, Kabupaten Sikka, sebuah bangunan ambruk dan menyebabkan korban tertimpa reruntuhan. Laporan awal menyebut terdapat korban meninggal dunia dan korban luka-luka, sementara proses evakuasi masih dilakukan oleh tim gabungan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kerusakan bangunan juga dilaporkan terjadi di wilayah Ruteng, Kabupaten Manggarai. Salah satu laporan menyebut bangunan Kampus Unika St. Paulus mengalami kerusakan akibat kuatnya guncangan. Pendataan kerusakan di berbagai lokasi masih berlangsung.
Gempa tersebut sebelumnya juga memicu peringatan dini tsunami. Sejumlah wilayah sempat melakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih tinggi. BMKG kemudian menyatakan peringatan dini tsunami telah berakhir.
Hingga berita ini diterbitkan, petugas gabungan masih melakukan penanganan dan pendataan dampak gempa. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan serta mengikuti informasi resmi dari BMKG dan pemerintah daerah. **
Editor : Reza


























