Prajurit POM TNI AD Gugur Saat Bantu Polisi Tangkap Bandar Narkoba di Aceh

- Redaksi

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Seorang prajurit Polisi Militer (POM) TNI AD, Pratu Galuh Nugraha, meninggal dunia dalam operasi penangkapan terduga bandar narkoba di Kabupaten Bireuen, Aceh, Sabtu (25/7). Militer Polda Aceh menyebut almarhum gugur saat membantu kepolisian mengejar para pelaku.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto membenarkan anggota TNI jadi korban saat penangkapan tersebut.

“Kami turut berbelasungkawa atas gugurnya anggota POM TNI AD Pratu Galuh Nugraha. Ia telah menunjukkan naluri prajurit penegak hukum yang luar biasa dalam membantu kepolisian saat penangkapan bandar narkoba,” kata Joko, Minggu (26/7).

Ia menjelaskan insiden itu bermula saat polisi melakukan operasi penangkapan terhadap 4 terduga bandar narkoba yang berada di dalam mobil di depan SPBU Juli, Desa Cot Meurak, Kabupaten Bireuen, Sabtu (25/7).

Dalam operasi tersebut, satu orang yang diduga merupakan oknum anggota Brimob berhasil ditangkap. Sementara tiga terduga pelaku lainnya melarikan diri dan hingga kini masih diburu petugas.

Saat pengejaran berlangsung, petugas melepaskan tembakan ke arah para pelaku.

Namun, peluru rekoset mengenai seorang warga yang ikut membantu proses penangkapan. Korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit dan belakangan diketahui merupakan anggota POM TNI AD, Pratu Galuh Nugraha.

Baca Juga :  Polres Siak Tangkap Pelaku Sindikat Pemalsuan Sertifikat Tanah

“Saat pengejaran berlangsung, petugas sempat melepaskan tembakan ke arah pelaku. Peluru rekoset kemudian mengenai seorang warga yang ikut membantu penangkapan dan belakangan diketahui merupakan anggota POM TNI,” ujarnya.

Polda Aceh menyatakan sejak insiden itu terjadi, Kapolda Aceh Irjen Pol Ruddi Setiawan sudah berkoordinasi dengan Pangdam Iskandar Muda untuk menyampaikan fakta-fakta awal kejadian.

“Atas nama keluarga besar Polda Aceh, kami kembali menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum Pratu Galuh Nugraha serta seluruh jajaran TNI ,” ucap Joko.

Di sisi lain, Polda Aceh mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Masyarakat juga diminta tidak menyebarkan foto, video, maupun narasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terkait Pembakaran Warung Mi Babi di Sukoharjo, Polisi Geledah 2 Pondok Pesantren
Limit Lelang di Bawah Nilai Appraisal, BRI Kramat Hadapi Ancaman Gugatan Hukum
Polisi Larang Jurnalis Meliput Demo di Bundaran HI, Polda Metro Jaya Sampaikan Permintaan Maaf
Terkait Kasus Pemerasan, Andi Syafrani Minta Media Akurat: Yusril Koto Kader LSMLIRA Indonesia Bukan LIRA
Luhut Usul ke Prabowo Kerugian Negara Bukan Tindak Pidana Korupsi
Viral! Aksi Arogan Ajudan Gubernur Kaltim ke Mahasiswa Demo
Bareskrim Polri Tangkap Ketua LSM LIRA Kepri Yusril Koto, Diduga Terlibat Pengancaman Pengusaha Lewat Narasi Berita
Posting soal Batam Blackout, Warganet Dipanggil Polda Kepri

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Terkait Pembakaran Warung Mi Babi di Sukoharjo, Polisi Geledah 2 Pondok Pesantren

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Limit Lelang di Bawah Nilai Appraisal, BRI Kramat Hadapi Ancaman Gugatan Hukum

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Polisi Larang Jurnalis Meliput Demo di Bundaran HI, Polda Metro Jaya Sampaikan Permintaan Maaf

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 00:02 WIB

Terkait Kasus Pemerasan, Andi Syafrani Minta Media Akurat: Yusril Koto Kader LSMLIRA Indonesia Bukan LIRA

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Luhut Usul ke Prabowo Kerugian Negara Bukan Tindak Pidana Korupsi

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page