Plt Gubri SF Hariyanto Ingatkan Kadisdik dan Kepsek, Jangan Bermain dalam Pengadaan Seragam Sekolah

- Redaksi

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Plt Gubernur Riau SF Hariyanto menegur keras Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Riau Erisman Yahya dan para kepala SMA/SMK/SLB negeri terkait persoalan pengadaan baju seragam sekolah.

Teguran itu disampaikan SF Hariyanto usai melantik 77 kepala SMA/SMK/SLB negeri di Pekanbaru, Selasa (26/5/2026). Ia mengingatkan agar pihak sekolah tidak bermain-main dalam pengadaan seragam siswa karena telah ditemukan dugaan persoalan serius.

“Saya ingatkan, ini ada temuan bapak, luar biasa, angkanya bukan main sedikit. Kalau tidak hati-hati selesai bapak. Saya ingatkan, tuntaskan. Saya tidak main-main,” tegas SF Hariyanto.

Ia meminta Kadisdik dan kepala sekolah berhati-hati serta tidak “bermain api” dalam pengelolaan pengadaan seragam sekolah. Menurutnya, nilai uang yang harus dipertanggungjawabkan tidak sedikit.

“Saya berulang kali mengingatkan, hati-hati jangan bermain api. Oleh sebab itu saya ingatkan Kadisdik, jangan sampai apinya besar. Bukan sedikit uang yang harus dikembalikan,” ujarnya.

SF Hariyanto juga menyoroti keluhan orang tua siswa terkait pengadaan seragam tahun lalu. Ia menyebut banyak siswa telah membayar mahal untuk seragam, namun ukuran pakaian yang diterima tidak sesuai sehingga harus dijahit ulang dengan biaya tambahan.

Baca Juga :  SDN 86 Pekanbaru Serahkan Seragam dan Perlengkapan Sekolah Gratis kepada Siswa

“Coba bayangkan, tahun kemarin anak SMA negeri sudah disuruh membayar baju, diukur tapi tidak muat atau kebesaran. Padahal sekian ratus ribu hingga satu jutaan mereka membayar, tapi karena tidak muat orang tua siswa harus merombak ulang jahitannya. Itu artinya uang keluar lagi bagi mereka,” katanya.

Ia bahkan menyebut praktik tersebut sebagai bentuk pemerasan terhadap orang tua murid dan bertolak belakang dengan janji pemerintah untuk meringankan beban pendidikan masyarakat.

“Jangankan membantu gratis, tapi diperas orang tua murid. Kan sadis pak. Janji kampanye gratiskan baju, ini malah diperas pula orang tua murid,” tegasnya.

Baca Juga :  Piala AFF U-23, Timnas Indonesia Lolos ke Final, Usai Taklukan Thailand Lewat Adu Pinalti

Karena itu, SF Hariyanto meminta seluruh uang yang telah dipungut dalam pengadaan seragam bermasalah tersebut segera dikembalikan kepada orang tua siswa.

“Ini saya minta kembalikan uangnya kepada orang tua murid. Itu anak-anak kita semua,” katanya.

Ia juga menegaskan agar kepala sekolah tidak lagi terlibat dalam pengadaan seragam sekolah demi menghindari persoalan serupa di kemudian hari.

“Saya ingatkan! kepala sekolah jangan terlibat dalam pengadaan baju seragam. Semua pulangkan uangnya,” pungkasnya. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sukses Ungkap Sindikat SIM Palsu, Dirlantas Polda Riau Beri Penghargaan Kepada Kapolres, Kasat Lantas dan Kasat Reskrim Polres Siak
Dirlantas Polda Riau Beri Penghargaan kepada 13 Personel Berprestasi
Kualitas Udara Memburuk, Pemprov Riau Terapkan PJJ bagi SMA-SMK di Pekanbaru Selama 3 Hari Kedepan
Revitalisasi SMAN 7 Pekanbaru Berjalan 70 Persen, Atap dan Kayu Bongkaran Menanti Kejelasan
Pencairan Tunda Bayar BOSDA 2024 Butuh Keseriusan Disdik dan Pemprov Riau, Jangan Sampai Sekolah Menanggung Beban Fiskal
Disdik Pekanbaru Tegaskan! Sekolah Dilarang Tatap Muka Selama PJJ Diterapkan
Diawali Salat Istisqa, Pangdam XIX/TT dan Kapolda Riau Tinjau Karhutla di Inhu
Pangdam XIX/TT dan Kapolda Riau Turun Langsung ke Lokasi Karhutla di Inhu

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:59 WIB

Sukses Ungkap Sindikat SIM Palsu, Dirlantas Polda Riau Beri Penghargaan Kepada Kapolres, Kasat Lantas dan Kasat Reskrim Polres Siak

Kamis, 17 September 2026 - 10:19 WIB

Dirlantas Polda Riau Beri Penghargaan kepada 13 Personel Berprestasi

Kamis, 17 September 2026 - 00:02 WIB

Kualitas Udara Memburuk, Pemprov Riau Terapkan PJJ bagi SMA-SMK di Pekanbaru Selama 3 Hari Kedepan

Rabu, 16 September 2026 - 23:14 WIB

Revitalisasi SMAN 7 Pekanbaru Berjalan 70 Persen, Atap dan Kayu Bongkaran Menanti Kejelasan

Rabu, 16 September 2026 - 19:24 WIB

Pencairan Tunda Bayar BOSDA 2024 Butuh Keseriusan Disdik dan Pemprov Riau, Jangan Sampai Sekolah Menanggung Beban Fiskal

Berita Terbaru