SUARANEWS86.COM || Satgas Kodim 0302/Inhu terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur bagi masyarakat. Memasuki hari ke-5, progres pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Desa Sukaraja, Kecamatan Logas Tanah Darat, Kabupaten Kuantan Singingi, terus dipacu, Kamis (16/4/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB hingga 17.00 WIB ini melibatkan personel gabungan dari Kodim 0302/Inhu bersama masyarakat setempat, serta didukung tenaga teknisi dari tukang lokal.
Pada hari kelima pelaksanaan, pembangunan jembatan telah memasuki tahap awal berupa penggalian lubang pondasi, perakitan besi, serta mobilisasi peralatan guna mendukung kelancaran proses konstruksi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dandim 0302/Inhu, Letkol Arh Bangun Bara Kurniawan Prabowo, S.E., M.I.P., saat dihubungi menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari program Presiden Prabowo Subianto, dengan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) sebagai Dansatgas pembangunan Jembatan Perintis Garuda.
“Pembangunan ini bertujuan untuk mendukung pembangunan dari desa, khususnya membuka akses yang sebelumnya sulit dijangkau,” ujarnya.
Jembatan gantung ini nantinya akan menghubungkan Desa Sukaraja dan Desa Hulu Tesso, sehingga memudahkan mobilitas masyarakat serta mendorong pemerataan pembangunan di wilayah tersebut.
Selain itu, jembatan ini juga diharapkan dapat membantu anak-anak sekolah dan warga saat kondisi banjir, serta memperlancar distribusi hasil pertanian, perdagangan, dan aktivitas sosial ekonomi lainnya.
“Dengan adanya jembatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat setempat,” tambahnya.
Lebih lanjut, pembangunan Jembatan Gantung Garuda juga menjadi bentuk nyata peran pemerintah dalam memperkuat ekonomi nasional melalui pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Melalui sinergi antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah, kita mendukung harmoni sosial dan persatuan bangsa, sejalan dengan program Asta Cita Presiden,” tegas Dandim.
Sementara itu, Pelda Edi menjelaskan bahwa pelaksanaan pekerjaan melibatkan personel Kodim bersama masyarakat, dimulai dari pagi hingga menjelang petang.
Saat ini, progres pembangunan telah memasuki tahap penggalian dan perakitan besi sebelum dilanjutkan ke tahap konstruksi berikutnya, termasuk mobilisasi peralatan pendukung.
Ia menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam menunjang akses transportasi warga di dua desa.
“Dengan meningkatnya konektivitas antar wilayah, aktivitas masyarakat dapat berjalan lebih lancar, aman, dan efisien,” ujar Pelda Edi.
Sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi kunci utama dalam percepatan pembangunan ini, sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas yang dibangun.
Diharapkan, Jembatan Gantung Garuda segera rampung dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Sukaraja dan Desa Hulu Tesso sebagai sarana penyeberangan yang aman dan layak. **
(Pras)


























