Bulan Literasi Kripto 2026 Resmi Digelar, CEO INDODAX Soroti Peran Influencer dalam Edukasi Aset Ekonomi Digital

- Redaksi

Jumat, 10 April 2026 - 14:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Jakarta – Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali menggelar Bulan Literasi Kripto (BLK) 2026 yang berlangsung sepanjang Apri hingga Mei 2026. Memasuki tahun keempat, program edukasi ini hadir dengan cakupan yang lebih luas dan inklusif dengan menyasar masyarakat umum, akademisi, influencer, developer teknologi, hingga aparat penegak hukum.

Mengusung tema “Integrasi Inovasi Blockchain dan Kripto: Mewujudkan Transformasi Ekosistem Digital yang Inklusif”, BLK 2026 menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendorong transformasi digital nasional yang lebih merata, berkelanjutan, dan dapat diakses oleh berbagai lapisan masyarakat.

Dalam salah satu sesi panel, peran influencer dan konten kreator menjadi sorotan dalam ekosistem kripto. Seiring meningkatnya konsumsi informasi digital, mereka dinilai memiliki peran strategis dalam menyampaikan edukasi sekaligus membentuk persepsi publik yang lebih positif terhadap aset kripto. Karena itu, BLK 2026 menekankan pelibatan influencer dan konten kreator untuk meminimalkan misinformasi serta mendorong literasi kripto secara lebih luas.

CEO INDODAX, William Sutanto, menyampaikan bahwa kehadiran influencer tidak dapat dipisahkan dari perkembangan industri kripto di Indonesia, namun tetap memerlukan standarisasi atau batasan yang jelas.

“Platform seperti Instagram, YouTube, Twitter, dan lainnya banyak dimanfaatkan oleh para influencer untuk menyampaikan berita. Namun di luar itu, ini juga menjadi ladang bisnis bagi para influencer, karena di dalamnya ada aktivitas pemasaran, distribusi informasi, serta edukasi,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kontribusi influencer selama ini berperan penting dalam pertumbuhan industri kripto, khususnya dalam menjembatani kompleksitas informasi kepada masyarakat.

“Kripto merupakan topik yang tidak mudah karena cukup teknis, dan banyak sekali proyek di luar sana. Tanpa peran pihak yang mengedukasi masyarakat, pesan yang disampaikan berpotensi keliru atau tidak tersampaikan dengan baik. Ekosistem kripto di Indonesia pun tidak akan berkembang seperti saat ini tanpa kontribusi influencer dan konten kreator yang menggaungkan pasar kripto,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kepala Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai Pimpin Apel Pagi, "Perkuat Disiplin dan Integritas Petugas"

Lebih lanjut, William juga menyoroti perlunya penguatan pengawasan terhadap akun-akun anonim yang berpotensi menyebarkan misinformasi atau melakukan black campaign “Seiring berkembangnya industri, mulai muncul akun-akun anonim yang suaranya tidak dapat dipertanggungjawabkan namun memiliki pengaruh besar. Dalam beberapa kasus, termasuk yang dialami INDODAX, akun-akun tersebut melakukan pencemaran nama baik dan black campaign yang merugikan, baik bagi perusahaan maupun individu. Karena itu, diperlukan pengaturan dan pengawasan yang lebih ketat agar ekosistem kripto tetap sehat dan berintegritas,” ujarnya.

Menurutnya, di satu sisi peran influencer sangat membantu dalam menyebarkan pemahaman kepada masyarakat, namun di sisi lain tetap memerlukan pengaturan yang jelas untuk melindungi publik.

“Ketika berbicara tentang aset finansial, tidak dapat dipungkiri ada pihak-pihak yang memanfaatkan momen tersebut secara merugikan. Oleh karena itu, saya sangat mendukung adanya pengaturan dari otoritas agar kondisi tetap terkendali dan masyarakat terlindungi. Di sisi lain, langkah-langkah edukasi yang dilakukan oleh influencer dan konten kreator tetap perlu berjalan, selama memiliki batasan yang jelas dan tidak merugikan orang lain,” jelasnya.

Baca Juga :  Pekanbaru Disebut Kota Intoleran, Zulkardi: Saya Protes dan Akan Tuntut Lembaga Riset SETARA Institute

Sejalan dengan upaya tersebut, BLK 2026 juga menggandeng influencer dan konten kreator sebagai langkah konkret dalam memperkuat literasi dan pemahaman masyarakat terhadap aset kripto. Program ini turut menghadirkan rangkaian kegiatan edukasi di berbagai kota melalui diskusi dan workshop yang melibatkan komunitas, akademisi, developer, aparat penegak hukum, serta pemangku kepentingan lainnya.

Mendukung inisiatif ini, INDODAX terus mendorong edukasi yang komprehensif lewat INDODAX Academy, serta menghadirkan platform yang aman dan transparan sebagai bagian dari komitmen untuk meningkatkan literasi dan kepercayaan masyarakat terhadap industri kripto nasional.***

 

 

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PLN akan Lakukan Pemadaman Listrik Bergilir di Riau Mulai Hari ini Hingga 3 November, Cek Jadwalnya!
Polres Inhu Amankan 4 Sopir dan 8.300 Liter Bio Solar, Dugaan Penyalahgunaan BBM Diselidiki
Tragedi Pelajar Tapung, Tim Media Telusuri Dugaan Penugasan Siswa dan Pengawasan Keselamatan Sekolah
Dua SHGB Aktif Jadi Dasar Klaim, Kuasa Hukum CV Kaluku Minta Polemik Lahan Pesisir Rumbai Diuji Lewat Jalur Hukum
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Polda Riau Sasar 10 Pelanggaran Prioritas
Polemik Pelantikan 247 Kepala Sekolah di Inhu, LIRA Dorong Pembentukan Pansus
Siswa Tewas Saat Mengambil Piala, BASMI Riau Soroti SMAN 1 Tapung dan Desak Evaluasi Kepsek
Kampung Narkoba Menuju Kampung Bersinar, Polda dan Pemda Perlu Hadirkan Program Nyata

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:27 WIB

PLN akan Lakukan Pemadaman Listrik Bergilir di Riau Mulai Hari ini Hingga 3 November, Cek Jadwalnya!

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Polres Inhu Amankan 4 Sopir dan 8.300 Liter Bio Solar, Dugaan Penyalahgunaan BBM Diselidiki

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Tragedi Pelajar Tapung, Tim Media Telusuri Dugaan Penugasan Siswa dan Pengawasan Keselamatan Sekolah

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Dua SHGB Aktif Jadi Dasar Klaim, Kuasa Hukum CV Kaluku Minta Polemik Lahan Pesisir Rumbai Diuji Lewat Jalur Hukum

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:36 WIB

Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Polda Riau Sasar 10 Pelanggaran Prioritas

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page