Tuai Sorotan Publik, Guru BK SMKN 2 Garut Minta Maaf Usai Potong Rambut Siswi Berkerudung

- Redaksi

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Guru bimbingan konseling (BK) SMKN 2 Garut, Ani Rusaidah, menyampaikan permohonan maaf seusai video pemotongan rambut siswi yang viral di media sosial menuai sorotan publik.

Video tersebut memperlihatkan sejumlah siswi dipotong rambutnya karena dianggap melanggar aturan sekolah terkait kerapian dan pewarnaan rambut.

Melansir BeritaSatu.com Dalam video klarifikasi, Kamis (7/5/2026), Ani mengaku menyesalkan munculnya ketidaknyamanan di tengah masyarakat akibat beredarnya video tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya ibu Ani Rusaidah sebagai guru BK menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang terjadi terkait beredarnya informasi mengenai pelaksanaan razia kerapian rambut di lingkungan sekolah,” ujar Ani.

Baca Juga :  Diduga Mengantuk, Mobil Expander Tabrak Motor dan Pedagang Kaki lima di Sumenep

Ia menjelaskan, kegiatan razia dilakukan sebagai bagian dari penerapan tata tertib sekolah yang berlaku bagi seluruh peserta didik guna menjaga kedisiplinan dan kerapian di lingkungan sekolah.

“Perlu saya sampaikan bahwa kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari penegakan tata tertib sekolah yang telah ditetapkan, khususnya dalam menjaga kerapian dan kedisiplinan peserta didik,” katanya.

Meski demikian, Ani menyadari cara pelaksanaan razia tersebut menimbulkan persepsi negatif dan membuat sejumlah pihak merasa tidak nyaman.

“Oleh karena itu, dengan kerendahan hati saya memohon maaf kepada seluruh pihak, khususnya kepada siswa yang saya cintai, orang tua, dan masyarakat,” ucapnya.

Baca Juga :  Lapas Narkotika Rumbai Gandeng Baznaz Dalam Pemeriksaan Kesehatan Mata Warga Binaan

Ani juga berjanji akan melakukan evaluasi terhadap penerapan aturan di sekolah agar lebih bijak dan humanis ke depannya.

“Ke depan, saya berkomitmen untuk melakukan evaluasi serta memperbaiki pendekatan dalam penerapan aturan yang lebih bijak, humanis, dan komunikatif,” tambahnya.

Ia berharap persoalan tersebut tidak menimbulkan kesalahpahaman berkepanjangan dan dapat diselesaikan secara baik serta kekeluargaan.

Sebelumnya, video sejumlah siswi SMKN 2 Garut yang rambutnya dipotong oleh guru viral di media sosial dan memicu beragam tanggapan dari masyarakat.

Kasus tersebut juga mendapat perhatian dari UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kabupaten Garut yang telah memberikan pendampingan kepada para siswi. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Evaluasi Hardiknas dan Hari Buruh, GMNI Sumenep Desak Pemkab Benahi Pendidikan Kepulauan dan Lindungi Pekerja
Polemik Rambut Siswi SMKN 2 Garut Dipotong Paksa, Orang Tua Minta Guru Dipindahkan
Kasus Pemukulan Terhadap Bro Ron Berakhir Damai Melalui Mekanisme RJ dan Saling Memaafkan
OJK Catat 21 Juta Pengguna Kripto, INDODAX Sumbang 46,5% dari Total Pengguna Nasional
Terbukti Gunakan Vape Getar Isi Narkoba, Polda Sumut Pecat Kompol DK
Viral! Oknum Polisi Merokok Saat Nyetir, Polda Kalsel Minta Maaf dan Siap Tindak Tegas
Layanan Penyembuhan YPS, Penyakit Apa Saja Yang Penting Sembuh, Atas Izin Allah SWT
Kasus Pemukulan Waketum PSI “Bro Ron” Memasuki Babak Baru, 2 Terduga Pelaku Laporkan Balik Korban ke Polisi

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:11 WIB

Evaluasi Hardiknas dan Hari Buruh, GMNI Sumenep Desak Pemkab Benahi Pendidikan Kepulauan dan Lindungi Pekerja

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:49 WIB

Tuai Sorotan Publik, Guru BK SMKN 2 Garut Minta Maaf Usai Potong Rambut Siswi Berkerudung

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:47 WIB

Polemik Rambut Siswi SMKN 2 Garut Dipotong Paksa, Orang Tua Minta Guru Dipindahkan

Jumat, 8 Mei 2026 - 06:42 WIB

Kasus Pemukulan Terhadap Bro Ron Berakhir Damai Melalui Mekanisme RJ dan Saling Memaafkan

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:51 WIB

OJK Catat 21 Juta Pengguna Kripto, INDODAX Sumbang 46,5% dari Total Pengguna Nasional

Berita Terbaru