ODGJ di OKU Tewas Ditembak Oknum Polisi, Keluarga Tuntut Keadilan

- Redaksi

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Suasana duka menyelimuti rumah keluarga Fadli, warga Kelurahan Kemelak, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Pria 35 tahun itu tewas dengan dua luka tembak di tubuhnya, diduga ditembak oleh oknum anggota kepolisian pada Selasa (28/10/2025) pagi.

Peristiwa yang terjadi di kawasan Jalan Lintas Sumatera itu sontak menghebohkan warga sekitar. Warga dan pengendara yang melintas sempat menyaksikan detik-detik pasca penembakan, sebelum korban dibawa menggunakan mobil minibus menuju RSUD Ibnu Sutowo Baturaja. Namun nahas, nyawa Fadli tak tertolong setibanya di rumah sakit.

Baca Juga :  Ungkap Fakta Kematian Pasien di Puskesmas Bluto, Kuasa Hukum Minta Buka CCTV

Keluarga korban tak kuasa menahan emosi saat mengetahui kabar duka tersebut. Mereka menuntut keadilan dan meminta penjelasan transparan dari pihak kepolisian atas tindakan yang dianggap berlebihan itu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sudah kami bilang kalau keluarga kami itu mengidap gangguan jiwa (ODGJ), kenapa masih ditembak? Dia bukan pelaku kejahatan, hanya butuh pengawasan,” ujar Rahmalina Alin, kakak korban, sambil menangis di depan rumah sakit.

Aldi, kakak korban lainnya, mengaku polisi sempat mendatangi rumah mereka untuk menangkap Fadli dengan alasan laporan pencemaran nama baik. Namun pihak keluarga sudah menjelaskan kondisi kesehatan mental korban sejak awal.

Baca Juga :  Kasus Wabah Penyakit Campak di Riau Meningkat, Pekanbaru Tertinggi

“Dia pernah kerja pelayaran, tapi pulang-pulang jadi depresi. Kami sudah bilang dia sakit jiwa, tapi tetap saja diperlakukan seperti penjahat,” ucap Aldi penuh sesal.

Melansir dari laman Kumparan, Wakapolres OKU Kompol Eryadi Yuswanto mengonfirmasi adanya peristiwa tersebut dan menyatakan pihaknya tengah melakukan penyelidikan internal. Ia menegaskan kepolisian tidak akan menutup-nutupi kasus ini.

“Terhadap anggota kita, akan dilaksanakan proses sesuai prosedur. Kami juga akan menemui keluarga korban dan menyampaikan permintaan maaf. Yang pasti, oknum akan ditindak bila terbukti melanggar,” ujar Kompol Eryadi.

Baca Juga :  TNI AL Kerahkan KRI dan Helikopter untuk Bantu Korban Bencana di Aceh, Sumut dan Sumbar

Kini, jenazah Fadli telah dimakamkan di TPU Kelurahan Kemelak. Sementara keluarga berharap keadilan ditegakkan dan nyawa korban tak sia-sia menjadi pelajaran penting dalam penegakan hukum yang lebih beradab. **

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Taja Giat Outbond di Rakernas LIRA, Membangun Kekompakan LIRA se Indonesia
Usai Diberitakan, Petugas Tebang Pohon Tua di Bluto
Guru SMK di Jambi yang Adu Jotos Sama Siswanya Lapor Polisi
Rakernas II LIRA : Menguatkan Publik dalam Pembangunan Nasional
Pangdivif 1 Kostrad Pimpin Sertijab Danyonkes 1 dan Tradisi Korps Prajurit Divif 1 Kostrad
Pohon Mengancam Maut di Bluto, Warga Terancam, Pemerintah Lempar Tangan !
Menakar Urgensi Proof of Reserve (PoR) dan UU P2SK dalam Menjamin Keamanan Dana Investor Kripto di Indonesia
Heboh! Guru di Jambi Dikeroyok Siswa Sendiri, Begini Kronologinya

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 17:08 WIB

Taja Giat Outbond di Rakernas LIRA, Membangun Kekompakan LIRA se Indonesia

Sabtu, 17 Januari 2026 - 13:26 WIB

Usai Diberitakan, Petugas Tebang Pohon Tua di Bluto

Jumat, 16 Januari 2026 - 22:40 WIB

Guru SMK di Jambi yang Adu Jotos Sama Siswanya Lapor Polisi

Jumat, 16 Januari 2026 - 22:38 WIB

Rakernas II LIRA : Menguatkan Publik dalam Pembangunan Nasional

Jumat, 16 Januari 2026 - 20:02 WIB

Pangdivif 1 Kostrad Pimpin Sertijab Danyonkes 1 dan Tradisi Korps Prajurit Divif 1 Kostrad

Berita Terbaru

Daerah

Usai Diberitakan, Petugas Tebang Pohon Tua di Bluto

Sabtu, 17 Jan 2026 - 13:26 WIB

You cannot copy content of this page