Waspada Campak! Pekanbaru Tertinggi Catat 90 Kasus Positif, 1 Orang Meninggal

- Redaksi

Senin, 3 November 2025 - 21:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Warga Kota Pekanbaru diimbau mewaspadai penularan penyakit campak. Pasalnya, Kota Pekanbaru menjadi salah satu daerah dengan jumlah kasus tinggi di Provinsi Riau pada tahun 2025.

Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru mencatat, sepanjang 2025 ini sudah terdapat sebanyak 90 kasus positif campak di wilayah setempat.

Selain 90 kasus positif, juga tercatat sebanyak 600 kasus suspek atau terindikasi campak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Diskes Kota Pekanbaru, Hazli Fendriyanto mengatakan, dari 90 kasus positif, satu penderita di antaranya meninggal dunia. Satu kasus meninggal merupakan anak usia sekolah dasar (SD) yang berdomisili di Kelurahan Jadirejo, Kecamatan Sukajadi.

Baca Juga :  Sang Prajurit Visioner, Gotong Royong Bermasyarakat Terwujudnya Kantor Koramil 07 Tenayan Raya

“Jadi untuk campak, suspek ada 600, positif 90, dan meninggal 1. Yang meninggal ini anak SD satu bulan lalu, karena ada penyakit lain,” kata Hazli, Senin (3/11).

Disampaikan Hazli, campak merupakan penyakit menular yang perlu diwaspadai. Campak dapat diketahui dengan gejala seperti demam tinggi, batuk, pilek, sakit tenggorokan, mata merah, serta ruam khas di kulit yang dimulai dari wajah lalu menyebar ke seluruh tubuh.

“Apabila terdapat gejala, warga kita himbau supaya segera melakukan pemeriksaan kesehatan ke fasilitas kesehatan terdekat,” ucapnya.

Baca Juga :  Kisruh Gubernur dan Wakil Gubernur Soal Angka Defisit, Ketua KNPI Riau Ajak Keduabelah Pihak Duduk Bersama

Untuk pencegahan dan mengantisipasi penularan, warga dihimbau menggunakan masker, rajin mencuci tangan, menghindari kerumunan, serta selalu menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

“Kemudian ketika kondisi badan kurang sehat, flu, utamakan istirahat untuk pemulihan, supaya tidak menular ke orang lain. Mari kita lindungi diri dan orang sekitar,” pungkasnya. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Seragam Sudah Gratis dari APBD, DPP SPKN: Tak Ada Lagi Alasan Sekolah Pungut Biaya atau Arahkan ke Penjahit Tertentu
Seragam Sekolah Jadi Sorotan! DPP SPKN Siap Laporkan Dugaan Pelanggaran Aturan di SD dan SMP Negeri Kampar
Peringati HUT ke 1 Kodam XIX/TT, Kodim 0302/Inhu Gelar Bakti Kesehatan Donor Darah, 143 Kantong Terkumpul
Nekat Jual Seragam Sekolah, Disdik Pekanbaru akan Sangsi Pihak Sekolah
Pastikan Seluruh Laporan Masyarakat Tetap Dilayani, Pemko Pekanbaru Evaluasi Operator TRC 112
Kabar Gembira! Pemko Pekanbaru akan Berikan Seragam Gratis untuk Seluruh Peserta Didik Baru SD dan SMP Negeri
Dandim 0302/Inhu Diwakili Pasi Pers Hadiri Rapat Bersama Pemkab Inhu Matangkan Persiapan HUT RI ke 81
Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau Tebar Semangat Kemerdekaan di Pedalaman Suku Talang Mamak

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:51 WIB

Seragam Sudah Gratis dari APBD, DPP SPKN: Tak Ada Lagi Alasan Sekolah Pungut Biaya atau Arahkan ke Penjahit Tertentu

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:21 WIB

Seragam Sekolah Jadi Sorotan! DPP SPKN Siap Laporkan Dugaan Pelanggaran Aturan di SD dan SMP Negeri Kampar

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Peringati HUT ke 1 Kodam XIX/TT, Kodim 0302/Inhu Gelar Bakti Kesehatan Donor Darah, 143 Kantong Terkumpul

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:14 WIB

Nekat Jual Seragam Sekolah, Disdik Pekanbaru akan Sangsi Pihak Sekolah

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:12 WIB

Pastikan Seluruh Laporan Masyarakat Tetap Dilayani, Pemko Pekanbaru Evaluasi Operator TRC 112

Berita Terbaru