Wali Kota Pekanbaru Tegaskan PBB Naik Dimasa Pemimpin Sebelumnya, Janji Usulkan Revisi Perda

- Redaksi

Jumat, 15 Agustus 2025 - 18:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, memberikan klarifikasi terkait polemik kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kota Pekanbaru.

Ia menegaskan, kenaikan tarif tersebut bukan kebijakan yang diambil di masa kepemimpinannya, melainkan telah diusulkan dan disahkan jauh sebelum dirinya bersama Markarius Anwar dilantik.

“Saya ingin meluruskan, kenaikan PBB ini sudah diusulkan pada Februari 2023, pada masa Pj Wali Kota (Muflihun), dan disahkan menjadi Perda di Januari 2024. Saat itu saya belum menjabat. Saya dilantik setahun setelahnya, yaitu Februari 2025,” jelas Agung, Jumat 15 Agustus 2025.

Agung menyampaikan, sejak awal menjabat dirinya langsung menggelar rapat bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk membahas kemungkinan penurunan tarif PBB. Menurutnya, kenaikan yang terjadi saat ini kurang tepat untuk kondisi ekonomi masyarakat Pekanbaru.

“Begitu saya dan Pak Markarius dilantik, kami langsung membahas bagaimana caranya menurunkan tarif PBB. Sama halnya ketika saya menurunkan tarif parkir dari mobil Rp3.000 menjadi Rp2.000, motor dari Rp2.000 menjadi Rp1.000, bahkan saat HUT Pekanbaru, parkir di pusat perbelanjaan gratis. Niat saya sama, memberikan kelonggaran dan kenyamanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Pastikan Arus Mudik Aman, Dirlantas Polda Riau Tinjau Kondisi Jembatan Ujung Batu Rohul

Ia menilai kenaikan tarif PBB dari 0,01 menjadi 0,03 cukup memberatkan masyarakat. Karena itu, pihaknya tengah menyiapkan langkah strategis untuk mengusulkan revisi Perda tersebut kepada DPRD Pekanbaru.

“Bagi saya, pajak bukan sekadar soal menaikkan PAD (Pendapatan Asli Daerah). Kalau tarifnya terlalu tinggi, orang akan enggan membayar pajak. Tapi kalau tarifnya lebih rendah, ibarat jualan ritel, yang bayar bisa lebih banyak, dan PAD justru meningkat,” terang Agung.

Sebagai langkah awal, Pemerintah Kota Pekanbaru telah memberikan berbagai stimulus, termasuk diskon PBB hingga 75% bagi pensiunan dan veteran.

Baca Juga :  TNI Beri Sanksi Disiplin kepada Babinsa yang Tuding Pedagang Es Gabus Gunakan Bahan Spons

“Bahkan saya sedang berpikir untuk menggratiskan PBB bagi veteran. Ini sedang kami kaji untuk diusulkan kembali ke DPRD,” tambahnya.

Agung menegaskan dirinya menghormati kebijakan para pendahulunya, namun tetap berupaya mencari solusi terbaik bagi masyarakat.

“Kami mohon doa dan dukungan agar rencana revisi tarif PBB ini bisa terwujud demi meringankan beban warga Pekanbaru,” tutupnya. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Siswa Tewas Saat Mengambil Piala, BASMI Riau Soroti SMAN 1 Tapung dan Desak Evaluasi Kepsek
Kampung Narkoba Menuju Kampung Bersinar, Polda dan Pemda Perlu Hadirkan Program Nyata
Dugaan Pungutan Parkir di Dekat RSUD Arifin Achmad, BASMI Riau Desak Pemeriksaan Lapangan
Pulang Mengambil Piala Berujung Petaka, Dua Siswa SMAN 1 Tapung Alami Kecelakaan
Jelang Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Dirlantas Polda Riau Pimpin Apel Pagi dan Pengecekan Kendaraan Patroli
Aksi Demo di Dinkes Pekanbaru Diduga Dibatalkan, Kadis Belum Beri Klarifikasi
Pajak Parkir di Pekanbaru Jadi Sorotan, Tim Media Minta Penjelasan Bapenda soal RSUD, Bandara hingga Minimarket
Polemik Fee Kayu Akasia Rantau Kasih Kembali Disorot, Datuk Marwas Sampaikan Klarifikasi

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Siswa Tewas Saat Mengambil Piala, BASMI Riau Soroti SMAN 1 Tapung dan Desak Evaluasi Kepsek

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Kampung Narkoba Menuju Kampung Bersinar, Polda dan Pemda Perlu Hadirkan Program Nyata

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Dugaan Pungutan Parkir di Dekat RSUD Arifin Achmad, BASMI Riau Desak Pemeriksaan Lapangan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Pulang Mengambil Piala Berujung Petaka, Dua Siswa SMAN 1 Tapung Alami Kecelakaan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Aksi Demo di Dinkes Pekanbaru Diduga Dibatalkan, Kadis Belum Beri Klarifikasi

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page