Viral Video Guru Honorer di Tanjung Morawa Tinggal Digubuk Reyot, Ternyata Hoax, Marsiah Minta Maaf

- Redaksi

Minggu, 7 September 2025 - 13:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfostan) Deliserdang, Anwar Sadat Siregar SE MSi, mengimbau masyarakat Kabupaten Deliserdang untuk cerdas dan cermat dalam menyikapi segala informasi yang berkembang di media sosial maupun media online.

Menyikapi viralnya seorang guru honorer di Madrasah Aliyah (MA) Alwashliyah Tanjungmorawa, Mariasih SPd yang tinggal di sebuah gubuk reyot tak layak huni di Dusun III, Desa Bandar Labuhan, Kecamatan Tanjungmorawa.

“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat, agar tidak mudah percaya dan gampang merespon informasi yang beredar di media. Sebab, jika yang diinformasikan di media tersebut salah, maka akan memberi dampak negatif. Kita harus selalu tabayyun. Teliti dan verifikasi informasi sebelum menerima atau menyebarkannya,” kata Anwar Sadat Siregar, Sabtu (6/9/25), Mengutip dari Waspada.id.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dijelaskannya, berdasarkan informasi yang telah dikumpulkan dari Dinas Sosial dan pemerintah setempat, Mariasih SPd merupakan seorang Wakil Kepala Sekolah bagian kesiswaan salah satu Madrasah Aliyah di Tanjungmorawa.

Baca Juga :  Tokoh Masyarakat Rumbai Angkat Bicara Terkait Caffe Sevendoors Diserang Isu Miring

Suami pertama Mariasih meninggal dunia. Mariasih dan almarhum suami pertamanya memiliki dua orang anak. Bahkan, seorang anaknya telah menyelesaikan pendidikan Strata I atau sarjana. Sedangkan salah satunya sudah berumahtangga.

Kemudian, Mariasih kembali menikah dengan seorang pria yang bekerja sebagai penarik becak bermotor (betor).

“Berdasarkan keterangan dari Dinas Sosial dan pemerintahan setempat yang turun langsung ke lapangan, Ibu Mariasih bersama anak gadisnya mengontrak rumah. Ibu Mariasih ini juga sebenarnya sudah memiliki rumah, tapi karena anaknya telah berumahtangga, maka rumah miliknya diberikan kepada anaknya,” papar Anwar.

Juga berdasarkan keterangan dari Dinas Sosial dan pemerintah setempat pula, tambahnya, Mariasih tidak tinggal di gubuk reyot tersebut. Gubuk itu hanya dijadikan tempat untuk menjaga ternak, seperti ayam, bebek dan kebunnya. Itu dilakukan untuk menambah penghasilan, karena sang suami hanya bekerja sebagai penarik betor.

“Mereka menyewa rumah permanen tidak jauh dari gubuk tersebut bersama anak-anaknya yang saat itu sedang kuliah, sampai anaknya menikah,” ungkap Anwar.

Baca Juga :  Diduga Berawal dari Geber Gas Motor, Anggota TNI dan Polri Terlibat Bentrok di Mappi Papua Selatan

Pada kesempatan itu, keluarga Mariasih meminta agar viralnya video itu di media sosial bisa segera diklarifikasi, agar ia tidak mendapat masalah di kemudian hari. Bahkan, dalam video Mariasih di rumah sewanya, ia juga meminta maaf karena ada yang memviralkan gubuknya.

Sementara itu, Sekretaris Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Tanjungmorawa, Rahmat yang turun langsung menemui Mariasih, membenarkan apa yang disampaikan Plt Kadis Kominfostan Deliserdang, Anwar Sadat Siregar.

Rahmat menyebutkan, bahwa suami Mariasih bernama Ahmad Razali. “Hasil klarifikasi kami langsung di lapangan, Ibu Mariasih mengajar di dua sekolah yakni MA Al Washliyah dan SMP Swasta Bersubsidi. Penghasilannya sebesar Rp3 juta per bulan,” tutur Rahmat.

Ia juga menyebutkan bahwa Mariasih mendapat uang sertifikasi guru, honor per jam mengajar dan tunjangan jabatan sebagai Wakil Kepala MA di salah satu sekolah swasta.

“Ibu Mariasih tinggal di rumah permanen dan layak untuk ditempati. Sementara suami ibu Mariasih tinggal di gubuk. Dulunya gubuk itu dibuat untuk ternak ayam, bebek dan suami Ibu Mariasih sekalian menjaga ternaknya itu,” jelas Rahmat.

Baca Juga :  Ditreskrimum Polda Riau Kembali Gagalkan Pengiriman PMI Ilegal ke Malaysia

Perlu diketahui, dari hasil asesmen yang dilakukan Dinas Sosial, keluarga ini tidak termasuk miskin walaupun berdasarkan pemeriksaan melalui aplikasi SIKS-NG, suami Mariasih, Ahmad Razali masuk dalam desil 5 dan merupakan Penerima Bantuan Iuran (PBI) dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Deliserdang, sedangkan Mariasih dan anak-anaknya masuk dalam kategori BPJS Mandiri Kelas 3.

Berhubung Mariasih dan anaknya masuk dalam kategori warga yang dapat diberikan BPJS gratis oleh Pemkab Deliserdang, karena tidak memiliki mobil, tidak punya sepeda motor lebih dari dua unit, tidak punya sambungan listrik rumah lebih dari 2.200 dan bukan aparatur sipil negara (ASN) atau pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN)/Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), maka bulan September ini akan diusulkan mendapat BPJS gratis dari Pemkab Deliserdang. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Taufik Hidayat Pelaku Penyekap dan Penganiaya Wanita di Bandung Akan Ditahan di Sel Khusus
DePA-RI Desak Revisi UU Advokat, Berorientasi pada Kualitas Profesi dan Kepentingan Pencari Keadilan
Breaking News! Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Penyekap dan Penganiayaan Wanita di Bandung
Niat Tangkap Ular, Warga Rantau Kopar Rohil Koma dan Jalani Perawatan Instensif di RSUD Mandau
Nenek Jukir di Brebes Dapat Hadiah Umroh dari Pemilik Uang Usai Gagalkan Aksi Perampokan Rp 3,6 Milyar
Bitcoin Terkoreksi Pasca FOMC, INDODAX Ajak Investor Tetap Fokus pada Fundamental
Polisi akan Berikan Reward kepada Nenek Jukir di Brebes yang Gagalkan Aksi Perampokan Rp 3,6 Milyar
Gagalkan Aksi Perampokan Rp3,6 Milyar, Nenek Jukir di Brebes Bagi 4 Hadiah Rp100 Ribu dari Pemilik

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 00:43 WIB

Taufik Hidayat Pelaku Penyekap dan Penganiaya Wanita di Bandung Akan Ditahan di Sel Khusus

Rabu, 24 Juni 2026 - 00:41 WIB

DePA-RI Desak Revisi UU Advokat, Berorientasi pada Kualitas Profesi dan Kepentingan Pencari Keadilan

Selasa, 23 Juni 2026 - 23:05 WIB

Breaking News! Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Penyekap dan Penganiayaan Wanita di Bandung

Sabtu, 20 Juni 2026 - 11:12 WIB

Niat Tangkap Ular, Warga Rantau Kopar Rohil Koma dan Jalani Perawatan Instensif di RSUD Mandau

Sabtu, 20 Juni 2026 - 00:54 WIB

Nenek Jukir di Brebes Dapat Hadiah Umroh dari Pemilik Uang Usai Gagalkan Aksi Perampokan Rp 3,6 Milyar

Berita Terbaru