Sambut Siswa Pulang dari Barak, Ortu: Anak Saya Berubah Lebih Sopan

- Redaksi

Senin, 19 Mei 2025 - 21:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARANEWS86.COM || Sebanyak 39 siswa SMP di Purwakarta, Jawa Barat, telah selesai mengikuti pendidikan berkarakter bela negara di barak TNI atau Markas Resimen Armed 1/Sthira Yudha.

Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein menyebut siswa yang telah menjalani program pendidikan selama dua minggu itu juga telah dikembalikan ke orang tua masing-masing.

“Alhamdulillah, setelah menjalani pendidikan berkarakter bela negara selama 14 hari, akhirnya mereka (para pelajar) bisa pulang,” jelasnya kepada wartawan, Minggu (18/5).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saepul menjelaskan meskipun meski pendidikan di barak militer tersebut telah berakhir, para siswa tersebut masih akan tetap mendapatkan pembinaan.

Baca Juga :  Kapolda dan Wakapolda Riau Serahkan Hadiah Kepada Para Juara Riau Bhayangkara Run 2025

Ia menyebut selama dua pekan ke depan akan ada sesi refresh yang bertujuan memastikan perubahan bagi para pelajar yang telah mengikuti pendidikan berkarakter tersebut.

Hal itu, kata dia, dilakukan agar perubahan ataupun perbaikan yang terjadi tidak bersifat sementara. Ia mengatakan para pelajar yang dikirim ke barak itu sebelumnya dikenal nakal karena terlibat tawuran, bolos sekolah, bahkan mengonsumsi minuman keras.

Saepul mengklaim lewat program pendidikan di barak militer itu para pelajar dapat berubah menjadi lebih disiplin, serta mampu berjanji pada diri sendiri, lingkungan, dan Tuhan. Program pendidikan berkarakter ini juga diawasi Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID).

Baca Juga :  Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Payung Sekaki Tanam Jagung Tahap III di Lahan Produktif Tirta Siak

Klaim orang tua: anak jadi lebih tenang

Sementara itu, salah satu orang tua siswa, Yeni mengaku ada perubahan pada anaknya setelah menjalani pendidikan berkarakter bela negara.

“Anak saya berubah, lebih tenang, dan sopan,” jelasnya.

Ia menceritakan perubahan anaknya yang dulunya terlibat tawuran, kini malah mencium tangannya sambil meminta maaf.

“Mudah-mudahan terus bertahan dan dia bisa jadi anak yang lebih baik,” tuturnya. **

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Follow WhatsApp Channel suaranews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

AKBP Netty Rosdiana Siagian Mundur dari Polri, Singgung Hati Nurani dan Prinsip
Pendiri Ayam Goreng Suharti Meninggal Dunia, Ini Sosok Hj. Suharti
Viral! Pukul Warga di Warung Kopi, Kapolres Kapuas Hulu Minta Maaf, Sepakat Diselesaikan Lewat Hukum Adat
Terkait Pembakaran Warung Mi Babi di Sukoharjo, Polisi Geledah 2 Pondok Pesantren
Limit Lelang di Bawah Nilai Appraisal, BRI Kramat Hadapi Ancaman Gugatan Hukum
Polisi Larang Jurnalis Meliput Demo di Bundaran HI, Polda Metro Jaya Sampaikan Permintaan Maaf
Terkait Kasus Pemerasan, Andi Syafrani Minta Media Akurat: Yusril Koto Kader LSMLIRA Indonesia Bukan LIRA
Luhut Usul ke Prabowo Kerugian Negara Bukan Tindak Pidana Korupsi

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 16:24 WIB

AKBP Netty Rosdiana Siagian Mundur dari Polri, Singgung Hati Nurani dan Prinsip

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:12 WIB

Pendiri Ayam Goreng Suharti Meninggal Dunia, Ini Sosok Hj. Suharti

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:11 WIB

Viral! Pukul Warga di Warung Kopi, Kapolres Kapuas Hulu Minta Maaf, Sepakat Diselesaikan Lewat Hukum Adat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Terkait Pembakaran Warung Mi Babi di Sukoharjo, Polisi Geledah 2 Pondok Pesantren

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Limit Lelang di Bawah Nilai Appraisal, BRI Kramat Hadapi Ancaman Gugatan Hukum

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page